Chrisalia Tutup Kisah dengan Single “Akhir Cerita”, Persembahan untuk Rasa yang Harus Dilepaskan

- Editor

Sabtu, 8 November 2025 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Setelah sebelumnya merilis “Hari Bersamamu” dan “Rindu”, Chrisalia — yang akrab disapa Cici Fei atau Cici Suka Nyanyi — kembali hadir dengan karya terbaru. Single berjudul “Akhir Cerita” menjadi penutup dari rangkaian perasaan yang ia bangun dalam dua lagu sebelumnya, sekaligus pertanyaan final: apakah kisah ini layak diteruskan, atau berhenti di sini?

“Akhir Cerita” menggambarkan momen ketika seseorang akhirnya memilih mengakhiri, melepaskan, dan mengikhlaskan perasaan yang tidak lagi bisa dipertahankan. Lagu ini diproduseri oleh Racka Fandiana dan Beraldy Dean, dengan konsep cinematic pop ballad yang mengusung nuansa megah, emosional, dan dramatis melalui perpaduan orkestra serta elemen cinematic percussion.

Baca Juga:  Haidar Alwi Apresiasi Ketegasan dan Ketenangan Kapolri Jawab Kritik Mahfud MD

Proses produksi lagu ini berlangsung cukup cepat, mulai dari workshop, rekaman, hingga photoshoot dan pembuatan video musik.

Chrisalia berharap, “Akhir Cerita” dapat menjadi penguat bagi pendengar yang sedang berada di fase berat dalam hubungan. “Tidak apa-apa mengakhiri perasaan yang sudah tidak bisa dipaksakan,” pesan Chrisalia.

Single “Akhir Cerita” telah tersedia di seluruh platform digital mulai 24 Oktober 2025, sementara video musiknya akan dirilis pada 31 Oktober 2025 di kanal YouTube Ruang Dimensi Records. (hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki
PT NSHE Bangun Jembatan Arboreal Jaga Habitat Satwa Batang Toru
Petugas Gabungan Ungkap 1,2 Ton Sabu Cair dan Laboratorium Narkoba Raksasa di Pidie, 2 WNA Tiongkok Diamankan
Dugaan Surat Pernyataan Eka Hospital Tahun 2022 Beredar, Kuasa Hukum Berharap Putusan MA Dipatuhi
Sekjen LPKAN: Jangan Sederhanakan Korupsi Jadi Suap, Business Judgment Rule Bukan Tameng Kebal Hukum
Pakar Komunikasi Politik Ungkap Capaian Tinggi Tapi Kepuasan Menurun, Bukti Ada Kesenjangan Komunikasi Pemerintah
Direktur Program Daksinapati UI Sebut Karhutla 2026 Bukan Takdir, Tapi Pembiaran dan Pengkhianatan Terhadap Negara
MUI dan Kemenag Didesak Boikot Ceramah Alwi Assegaf: Dakwahnya Transaksional, Nodai Agama

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:22 WIB

PT NSHE Bangun Jembatan Arboreal Jaga Habitat Satwa Batang Toru

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:47 WIB

Petugas Gabungan Ungkap 1,2 Ton Sabu Cair dan Laboratorium Narkoba Raksasa di Pidie, 2 WNA Tiongkok Diamankan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Dugaan Surat Pernyataan Eka Hospital Tahun 2022 Beredar, Kuasa Hukum Berharap Putusan MA Dipatuhi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Sekjen LPKAN: Jangan Sederhanakan Korupsi Jadi Suap, Business Judgment Rule Bukan Tameng Kebal Hukum

Berita Terbaru

Para siswi SMP Negeri 5 Kota Bekasi saat berbelanja di Pasar Tradisional Seroja

Daerah

Mulai Tergerus Jaman, Pasar Tradisional Kini Adaptasi

Rabu, 28 Okt 2026 - 10:09 WIB