Acer dan PPI Dunia Perluas Akses Pembelajaran Digital untuk Sekolah Indonesia melalui Acer Smart School Academy

- Penulis

Rabu, 26 November 2025 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan MoU antara Acer Indonesia dan PPI Dunia

Penandatanganan MoU antara Acer Indonesia dan PPI Dunia

JAKARTA, Mediakarya — Acer Indonesia melalui Acer Smart School Academy menjalin kolaborasi dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia untuk memperkuat transformasi pendidikan digital di Indonesia. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) berlangsung di Kantor Sekretariat Wakil Presiden RI dan turut disaksikan perwakilan pemerintah. Koordinator PPI Dunia, Ibrahim Andika Nasution, menghadiri acara secara virtual dari Yordania.

Melalui kemitraan ini, kelas-kelas online dengan akses gratis akan dibuka bagi pendidik dan siswa anggota Acer Smart School Academy di seluruh Indonesia. Para pelajar Indonesia di luar negeri akan hadir sebagai narasumber dan pengajar untuk berbagi wawasan ilmu dan pengalaman global, sehingga dapat memperkaya kualitas pembelajaran di Tanah Air.

President Director Acer Indonesia, Leny Ng, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen Acer dalam mendukung peningkatan kompetensi SDM Indonesia melalui pemanfaatan teknologi.

“Kami ingin membuka akses yang lebih luas terhadap pembelajaran digital berstandar global sehingga pemerataan kualitas pendidikan di Indonesia semakin kuat,” ujarnya. Leny juga mengapresiasi fasilitasi dari Sekretariat Wakil Presiden dalam mempertemukan dunia usaha dan diaspora pelajar untuk berkontribusi pada pendidikan nasional.

Staf Khusus Wakil Presiden RI, Achmad Adhitya, Ph.D., menyampaikan apresiasi atas kerja sama tersebut.

Baca Juga:  Satgas Anjurkan Sikap yang Tepat Hadapi Penurunan Efikasi Vaksin

“Inisiatif ini menunjukkan bahwa sektor swasta bersama diaspora dapat mengambil peran nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang inklusif dan mudah dijangkau,” katanya.

Koordinator PPI Dunia, Ibrahim Andika Nasution, menyebut bahwa kontribusi terhadap pembangunan pendidikan nasional menjadi panggilan bagi pelajar Indonesia di berbagai negara.

“Ilmu yang kami dapatkan di luar negeri harus kembali bermanfaat untuk Indonesia. Program ini menjadi jembatan bagi kami untuk memberikan kontribusi langsung,” tuturnya.

Acer Smart School Academy merupakan bagian dari program Acer for Indonesia, yang juga mencakup Acer Smart School Awards, Acer Edu Tech, Acer Edu Summit, dan komunitas pendidik Guraru. Program-program tersebut secara konsisten menghadirkan solusi pendidikan berbasis teknologi yang inklusif dan berkelanjutan.

Kelas online hasil kolaborasi Acer dan PPI Dunia akan digelar mulai November 2025 hingga Agustus 2026. Materi yang diberikan meliputi teknologi pendidikan, komunikasi digital, analisis data, hingga pemanfaatan AI dalam pembelajaran. Peserta akan mendapatkan e-sertifikat dan jam pelajaran (JP), sementara masyarakat umum juga dapat berkontribusi sebagai narasumber sesuai keahliannya.

Untuk mengikuti kelas online atau menjadi narasumber di platform pembelajaran jarak jauh Acer Smart School Academy, silakan kunjungi: https://acerid.com/smartschool/academy. (hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Lima Tuntutan, Satu Pertanyaan: Negara Masih Mendengar atau Tetap Abai?
Pemprov Disarankan Gandeng Polda Metro Hapus Denda ETLE
Bantah Halangi Penyidikan, Pendiri IAW Beberkan Sejumlah Fakta Dukungan Penegakan Hukum di KPK
PMPRI Kembali Soroti Kasus Korupsi di BGN: Apa Hubungannya Gizi Anak Dengan Kaos Kaki Militer?
Antara Daftar Nama dan Fakta Hukum: Cara Publik Menyaring Informasi di Tengah Kasus Dugaan Korupsi di BGN
Iskandar Sitorus Bantah Tudingan Jubir KPK, Praktisi Hukum Minta Kedepankan Fakta
Dukung Penegakan Hukum di KPK, Iskandar Bantah Lakukan Obstruction of Justice
IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 12:40 WIB

Lima Tuntutan, Satu Pertanyaan: Negara Masih Mendengar atau Tetap Abai?

Senin, 15 Juni 2026 - 08:45 WIB

Pemprov Disarankan Gandeng Polda Metro Hapus Denda ETLE

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:47 WIB

Bantah Halangi Penyidikan, Pendiri IAW Beberkan Sejumlah Fakta Dukungan Penegakan Hukum di KPK

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:28 WIB

Antara Daftar Nama dan Fakta Hukum: Cara Publik Menyaring Informasi di Tengah Kasus Dugaan Korupsi di BGN

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:08 WIB

Iskandar Sitorus Bantah Tudingan Jubir KPK, Praktisi Hukum Minta Kedepankan Fakta

Berita Terbaru