Diduga Viralkan Video Dirut PDAM Tirta Patriot Tidur saat Rapat,  DPRD Kota Bekasi Dituding “Buruk Rupa Cermin Dibelah”

- Penulis

Jumat, 28 November 2025 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Kasus viralnya direktur Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi, yang diduga tertidur saat rapat pembahasan penyertaan modal dengan DPRD Kota Bekasi mendapat tanggapan dari sejumlah kalangan.

Analisis Institute for Public Policy Studies (IPPS) Indonesia, Yusuf Blegur menilai bahwa kasus tersebut harus dilihat dan dinilai secara komprehensif.

“Tidak serta-merta karena viralnya video yang beredar membabi-buata dan menimbulkan kegaduhan hingga menyalahkan petinggi salah-satu BUMD tersebut,” ungkap Yusuf saat dimintai keterangannya oleh Mediakarya di Jakarta, Jumat (28/11/2025).

Dalam analisa Yusuf, rapat terbatas itu seharusnya menjadi konsumsi internal dan tertutup mengingat pesertanya terbatas. “Artinya hanya ada perwakilan eksekutif dan legislatif. Ketika itu menjadi video viral bisa dipastikan hanya dari pihak legislatif yang membuat dan menyebarkannya,” jelas Yusuf.

Yusuf menegaskan, jika terbukti anggota DPRD yang membuat video dan menyebarkannya hingga viral, berarti ada pelanggaran etis dan cenderung sarat muatan politis, pragmatis dan tendensius. Bahkan DPRD Kota Bekasi ibarat pribahasa “Buruk rupa cermin dibelah”.

Menurut dia, viralnya video Dirut PDAM Tirta Patriot tertidur saat rapat degan DPRD itu bisa dimaknai adanya benturan politik antara eksekutif dan legislatif. Harusnya, antara eksekutif dan legislatif harus menjaga iklim kondusif, sinergi dan elaborasi yang kuat.

“Sangat disayangkan publik jika hanya untuk kepentingan materil seperti jabatan, setoran penghasilan dan target  posisi tawar lainnya, membuat kegaduhan di masyarakat, terlebih dilakukan oleh DPRD yang secara umum imejnya juga sudah buruk,” ungkap Yusuf.

Baca Juga:  RI Tempuh Jalur Bilateral Soal Penangkapan Nelayan Aceh di Thailand

Dia juga menilai bahwa kasus viralnya video tersebut menunjukan kualitas DPRD Kota Bekasi, khususnya Anggota Pansus Penyertaan modal Perumda Tirta Patriot itu, di mata publik sudah buruk.

Padahal, lanjut Yusuf, anggota dewan memiliki fungsi pengawasan. “Pertanyaannya, kenapa seluruh peserta rapat saat melihat eksekutif tengah tertidur bukannya ditegur, malah divideokan kemudian diviralkan. Itu kan sebuah kekonyolan,” tegasnya.

Sebagai mantan aktivis dan menjadi kader GMNI, Yusuf menilai Ali Imam Feriyadi mungkin telah menunjukkan kerja kerasnya selama menjabat Dirut PDAM Tirta Patriot Bekasi. Wajar kelelahan itu mewujud tertidur lelap saat rapat dan itu manusiawi.

“Mungkin itu kurang pantas, namun selama Ali Imam Feriyadi tidak terbukti korupsi, kasus kantuk di ruang sidang itu bisa dinilai biasa terjadi pada siapapun bahkan di semua jabatan,” jelasnya.

Bagaimana dengan semua distorsi perilaku anggota legislatif di level pusat hingga daerah?. Terlalu banyak kesalahan dan dosa hingga tak lagi bisa dihitung  dan sudah menjadi keyakinan publik.

Yusuf menuding, dengan membuat dan memviralkan video itu, seolah-olah anggota DPRD Kota Bekasi ingin terlihat bersih dan baik serta menunjuk eksekutif tidak etis.

“Jadi lebih bijak menelisik, dibalik tidurnya Ali Imam Feriyadi Dirut Perumda Tirta Patriot Bekasi, setidaknya bisa membangunkan kesadaran publik bahwasanya anggota DPRD Kota Bekasi pernah melakukan hal yang sama berulang-ulang  dan semoga juga bukan kebiasaan korupsi,” pungkasnya. (Supri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah
Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?
BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan
Dibajak di Laut, Diabaikan di Darat: Ironi Perlindungan Pelaut di Hari Buruh
ITPLN Genjot Akreditasi Unggul, Rektor Iwa Garniwa Pastikan Lulusan Siap Kerja di Era Transisi Energi
Peringatan May Day 2026, Mbak Yuke Pastikan DPRD Akan Arahkan Kebijakan Anggaran Agar Lebih Berpihak Pada Buruh
Pakar Audit Ungkap Risiko Himbara dalam Kelola Rekening Dormant
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:20 WIB

Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:52 WIB

Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:34 WIB

BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:57 WIB

Dibajak di Laut, Diabaikan di Darat: Ironi Perlindungan Pelaut di Hari Buruh

Berita Terbaru

Seluruh rakyat Indonesia turut berduka atas terjadinya kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur wilayah Kota Bekasi-Jawa Barat yang menyebabkan korban meninggal dan luka. Peristiwa memilukan yang terjadi pada 27 April 2026

Headline

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Reshuffle Kabinet Pemerintahan Prabowo-Gibran (Foto: Int)

Headline

Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:52 WIB

Sekretaris Pendiri Indonesia Audit Watch (IAW) Iskandar Sitorus (Foto: Mediakarya)

Ekonomi & Bisnis

BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:34 WIB