Gubernur DKI Dukung Proyek Jakarta Integrated Tunnel 

- Penulis

Jumat, 5 Desember 2025 - 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya –  Gubernur DKI Pramono Anung menerima audensi dari komisaris utama PT. Antaredja Mulia Jaya Wibisono,SH MH yang didampingi oleh mantan wakil Gubernur DKI mayjen (purn) Prijanto, bertempat di kantor Gubernur DKI di Jakarta pusat.

Dalam audensi ini Wibisono bersama  Prijanto menjelaskan terkait rencana PT. Antaredja Mulia Jaya memberikan solusi  dalam mengatasi permasalahan banjir yang kerap terjadi di Jakarta,

Wibisono menjelaskan maksud dan tujuannya untuk melaporkan perkembangan proyek pengendali banjir terowongan multi fungsi Terpadu yang dikenal dengan nama Jakarta Integrated Tunnel (JIT).

“Saya dengan pak Priyanto melaporkan perkembangan proyek JIT, yang sudah menjalani proses yang panjang sejak tahun 2013, dari mulai perijinan, kajian teknis, dan upaya mencari investor sendiri dalam mewujudkan proyek tersebut,” ujar Wibi, Kamis (4/12/2025).

Saat ini, kata Wibi, proyek sudah mendapatkan investor yakni dari SBC Capital Kanada, dan sedang mempersiapkan closing financial bersama EPC kontraktor dari China.

Baca Juga:  Polemik Pemagaran Laut Tangerang, DKP Provinsi Banten Akhirnya Angkat Bicara

“Alhamdulillah pak Gubernur menyambut gembira atas progres proyek JIT, dan mendukung proyek ini sebagai solusi jangka menengah untuk atasi banjir di Jakarta,” ungkap Wibi.

Lanjutnya, pihaknya akan kordinasikan dengan menko Perekonomian dan kementerian PU guna mempercepat pembangunan demi solusi banjir di wilayah jakarta.

“Saya mengapresiasi langkah pak Gubernur ini, untuk upaya percepatan pembangunan proyek ini memang sangat di nantikan oleh masyarakat yang terdampak banjir, yang setiap tahunnya terulang akibat luapan sungai Ciliwung dan Pesanggrahan,” kata Wibi

“Semoga proyek ini bisa dijalankan mulai awal tahun depan, dan segera dibangun dalam mengatasi banjir Jakarta, terutama dari luapan sungai Ciliwung dan Pesanggrahan, sehingga untuk melengkapi proyek Giant sea wall untuk banjir ROB di jakarta Utara,” pungkasnya. (Mam)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Dipeluk, Bukan Dipukul
Dari Habibie hingga Prabowo, Nannie Hadi Tjahjanto Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SMA Pradita Dirgantara
Kapolri Diminta Evaluasi Kinerja Kapolda Riau, Dugaan Praktik Judi di Pekanbaru Disebut Masih Marak
Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi
Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Monel: Setiap Kader Miliki Kesempatan Sama untuk Mengabdi
Kasus Blueray Bea Cukai: IAW Soroti 20 Forwarder yang Belum Naik Penyidikan
Kukuhkan Fondasi Indonesia Emas 2045, Haidar Alwi: Polri Semakin Profesional, dan Dipercaya Rakyat
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:10 WIB

Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:42 WIB

Dipeluk, Bukan Dipukul

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:37 WIB

Kapolri Diminta Evaluasi Kinerja Kapolda Riau, Dugaan Praktik Judi di Pekanbaru Disebut Masih Marak

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:48 WIB

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:43 WIB

Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Monel: Setiap Kader Miliki Kesempatan Sama untuk Mengabdi

Berita Terbaru

Kedelai Impor (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan

Jumat, 19 Jun 2026 - 12:10 WIB

Rismon Sianipar menyerahkan buku terkait dengan keaslian ijazah Jokowi (Foto: Ist)

Headline

Dipeluk, Bukan Dipukul

Jumat, 19 Jun 2026 - 07:42 WIB