Banjir Bandang Aceh dan Sumatra, IGR: Pengusaha Hitam Harus Ikut Bertanggungjawab

- Editor

Jumat, 5 Desember 2025 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Indonesia Green Road (IGR) Qadar Ruslan Siregar

Ketua Umum Indonesia Green Road (IGR) Qadar Ruslan Siregar

JAKARTA, Mediakarya – Ketua Umum Indonesia Green Road (IGR) Qadar Ruslan Siregar menyayangkan narasi yang berkembang bahwa bencana Aceh dan Sumatra Barat dan Sumatra Utara merupakan akibat dari kebijakan Menteri Kehutanan pada era Kepemimpinan Zulkifli Hasan di 2010 silam.

Ruslan menduga ada kelompok “pengusaha hitam” yang berkolaborasi dengan oknum pejabat, yang selama ini mengekspolrasi hutan secara ugal-ugalan, ketika bencana ini melanda, mereka berusaha cuci tangan dan mengkambinghitamkan pejabat sebelumnya.

“Kami menduga ada upaya secara sistematis dari kelompok pengusaha hitam dan oknum tertentu untuk menyudutkan Pak Zulkifli Hasan secara pribadi, maupun terhadap Partai Amanat Nasional (PAN). Karena jika dilihat dari narasi yang dibangun itu isunya sama, dan seolah bencana itu terjadi karena ulah mantan menteri kehutanan. Jelas ini narasi yang menyesatkan,” tegas Ruslan kepada Mediakarya, Jumat (5/12/2025).

Padahal, kata Ruslan, di era kepemimpinan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan banyak program yang membangun pelestarian hutan. Antara lain program penanaman satu miliar pohon dan program reboisasi lainnya.

“Saat itu, saya selaku Ketua Umum IGR yang menjadi saksi bagaimana Pak Zulkifli Hasan menata kembali hutan yang sebelumnya pascareformasi itu, hutan dijarah dan dibabat secara membabibuta, bukan hanya oleh masyarakat tapi juga oleh kelompok pengusaha hitam yang selama ini masih bercokol,” tegas Ruslan.

Baca Juga:  Kaukus Lingkungan Hidup Bekasi Raya Ungkap Masalah Serius di TPA Burangkeng, TPA Sumur Batu dan TPST Bantargebang

Sebagai saksi sejarah, IGR juga ikut serta dalam penanaman 1 miliar pohon yang saat itu digalakkan oleh Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan. “Saat itu kami ikut terlibat dalam program peneneman satu miliar pohon dan pengembangan Kebun Bibit Rakyat (KBR),” beber Ruslan yang juga Ketua Kamar Dagang dan Industri Kota Bekasi ini.

Ruslan juga menduga, dengan berbagai jabatan penting yang diamanatkan kepada Zulkiifli Hasan dari Presiden Prabowo Subianto, setidaknya ada pihak-pihak yang tidak suka. Menurut dia, dalam konteks politik itu hal biasa.

Ruslan juga menyayangkan jika ada pihak-pihak yang menuding bahwa kerusakan hutan di Aceh dan Sumatra yang mengakibatkan banjir bandang itu karena kebijakan Pak Zulkifi Hasan.

“Tudingan bahwa Pak Zul sebagai penyebab terjadinya bencana di Aceh dan Sumatra sangat tidak mendasar. Publik tentu tahu siapa pemain dan pemilik perusahaan yang bergerak di bidang perkayuan. Jadi opini ini jangan dipelintir. Coba cek saja siapa pemain-pemain besarnya. Ya tentunya kelompok yang sama, kemudian untuk menghindari jerat hukum, mereka menggunakan buzzer dengan menyerang mantan menteri kehutanan di era SBY. Istilahnya mereka itu lempar batu sembunyi tangan,” pungkasnya. (Ag)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Jubir KPK Diperiksa Polda Metro Jaya Dicecar Puluhan Pertanyaan
Panitia Kerja RUU Pemilu Resmi Dibentuk Komisi II DPR
Praperadilan Silmy Karim Ditolak KPK Sah Tetapkan Penahanan
Halangi Tugas Pejabat Ombudsman RI Saat Sidak, Pegawai Lapas Cibinong Terancam Dipidana
Ichsanuddin Noorsy: Krisis Legitimasi Adalah Krisis Kepercayaan, Harus Dicegah Jadi Disintegrasi
KAI Buka Opsi Impor KRL Bekas, Senayan Wanti Wanti Soal Keselamatan
APBN 2027 DPR Ketok Palu 4.106 Triliun Rupiah
Prabowo Gratiskan 164 Ribu Sekolah Negeri Demi Pendidikan Gratis TK Hingga Perguruan Tinggi

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 23:34 WIB

Jubir KPK Diperiksa Polda Metro Jaya Dicecar Puluhan Pertanyaan

Selasa, 29 September 2026 - 23:29 WIB

Panitia Kerja RUU Pemilu Resmi Dibentuk Komisi II DPR

Selasa, 29 September 2026 - 23:21 WIB

Praperadilan Silmy Karim Ditolak KPK Sah Tetapkan Penahanan

Selasa, 29 September 2026 - 22:47 WIB

Halangi Tugas Pejabat Ombudsman RI Saat Sidak, Pegawai Lapas Cibinong Terancam Dipidana

Selasa, 29 September 2026 - 15:51 WIB

Ichsanuddin Noorsy: Krisis Legitimasi Adalah Krisis Kepercayaan, Harus Dicegah Jadi Disintegrasi

Berita Terbaru

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo

Nasional

Jubir KPK Diperiksa Polda Metro Jaya Dicecar Puluhan Pertanyaan

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:34 WIB

Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda

Nasional

Panitia Kerja RUU Pemilu Resmi Dibentuk Komisi II DPR

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:29 WIB

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim

Nasional

Praperadilan Silmy Karim Ditolak KPK Sah Tetapkan Penahanan

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:21 WIB