PMPRI Minta Pemerintah Perbaiki Program MBG atau Dihentikan secara Permanen

- Editor

Rabu, 18 Maret 2026 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Penolakan dari masyarakat terhadap program makan bergizi gratis (MBG) terus menguat. Hal tersebut menyusul dengan berbagai kasus keracunan siswa dan ditemukannya menu makanan yang dituding tidak sesuai dengan standar gizi.

Ketua Umum Pemuda Mandiri Pedli Rakyat Indonesia (PMPRI) Rohimat alias Joker menilai bahwa program MBG yang ada saat ini menghadapi masalah serius. Hal itu dipicu karena lemahnya pengawasan dan sistem tata kelola, sehingga menyebabkan kasus keracunan makanan di berbagai daerah.

Menurut dia, masalah utama dalam program tersebut di antaranya kurangnya pengalaman dapur (SPPG) dalam higienitas skala besar, kualitas bahan baku rendah, serta adanya indikasi mal-administrasi dan manipulasi anggaran.

“Berbagai kasus keracunan di beberapa daerah melaporkan siswa muntah-muntah dan sakit perut akibat makanan yang basi atau tidak layak konsumsi, seperti di Jawa Timur dan Jawa Tengah serta berbagai wilayah di Indonesia sudah ramai diperbincangkan di medsos. Namun anehnya pejabat Badan Gizi Nasional seolah acuh, bahkan mereka saling lempar tanggung jawab,” ungkap Joker kepada Mediakarya, Rabu (18/3/2026).

Joker menilai persoalan tersebut terus berulang lantaran lemahnya pengawasan dan tata kelola. BGN dinilai hanya mengutamakan kuantitas daripada kualitas. Selain itu diperparah kurangnya keterlibatan ahli gizi untuk mengawasi dapur SPPG.

Baca Juga:  Sosialisasi PMBG Sambil Bukber di Masjid Besar Al-Muhajirin, Keterbatasan Dapur MBG Masih Jadi Kendala

Potensi Maladministrasi

Bahkan, lanjut Joker, berdassrkan temuan Ombudsman RI, adanya penundaan berlarut, diskriminasi, kelemahan kompetensi, dan penyimpangan prosedur dalam program ini.

Ironisnya, meskipun terdapat berbagai masalah tersebut, pemerintah mengklaim tingkat keberhasilan program tetap tinggi, dengan persentase kejadian keracunan yang dianggap kecil dibandingkan total penerima manfaat.

Pihaknya pun mendukung wacana pembubaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) muncul akibat kasus keracunan makanan dan desakan evaluasi tata kelola anggaran

“Mungkin bukan hanya PMPRI, beberapa pihak, termasuk akademisi, menyoroti kasus keracunan di berbagai daerah dan menyarankan penghentian untuk memperbaiki desain program serta tata kelola keuangan agar lebih efisien,” kata Joker.

Guna memperbaiki program tersebut, lanjut Joker, pihaknya meminta pemerintah memperketat standar operasional prosedur (SOP) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), memaksimalkan makanan segar, dan membentuk tim investigasi untuk menangani insiden kesehatan.

“Jika tidak bisa, kami sarankan agar pemerintah menghentikan program tersebut secara permanen,” tutup Joker.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Penyidik Jampidsus Geledah 2 Ruangan Di Bapenda Kota Bekasi, Sejumlah Berkas Turut Dibawa
Dapur MBG Bermasalah, Guru dan Wartawan Jadi Pihak Tertuduh
Kasus Perkara Suap Summarecon Bogor KPK Geledah Kementerian ATR/BPN
DPR Alokasi 23 T Untuk Gaji PPPK APBN 2027
Istana Tunggu Sinyal KPK Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Korupsi Lahan Pengembang
Prabowo Bertekad Beli Ratusan Pesawat Mitigasi Bencana Alam
Koalisi Partai Pendukung Pemerintah Sepakat Dukung Batas Parlemen 5 Persen
Udang Impor Masuk Jawa Timur, HPP Petambak Lokal Jadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 20:30 WIB

Penyidik Jampidsus Geledah 2 Ruangan Di Bapenda Kota Bekasi, Sejumlah Berkas Turut Dibawa

Kamis, 17 September 2026 - 18:07 WIB

Dapur MBG Bermasalah, Guru dan Wartawan Jadi Pihak Tertuduh

Kamis, 17 September 2026 - 14:15 WIB

Kasus Perkara Suap Summarecon Bogor KPK Geledah Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 - 00:40 WIB

DPR Alokasi 23 T Untuk Gaji PPPK APBN 2027

Kamis, 17 September 2026 - 00:07 WIB

Istana Tunggu Sinyal KPK Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Korupsi Lahan Pengembang

Berita Terbaru

Tim penyidik Kejaksaan Agung telah melaksanakan serangkaian tindakan hukum, meliputi penggeledahan di sejumlah tempat, termasuk di beberapa kantor perusahaan yang diduga terlibat.  (Foto: Mame)

Hukum

Kejaksaan Agung Geledah Kantor Wali Kota Bekasi

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:23 WIB

Ekonomi & Bisnis

Dapur MBG Bermasalah, Guru dan Wartawan Jadi Pihak Tertuduh

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:07 WIB

Idrus Mony (Foto: HNN)

Opini

Negeri Para Bandit

Kamis, 17 Sep 2026 - 17:50 WIB