Prediksi ETOS 2029: Gibran Layak Jadi RI 1, PSI Disebut Siap Jadi Kendaraan Politik

- Penulis

Senin, 30 Maret 2026 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya— Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute, Iskandarsyah, menilai Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memiliki peluang besar untuk menjadi kandidat kuat dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.

Hal tersebut disampaikan Iskandarsyah di sela-sela acara halal bihalal di Jakarta, Sabtu (28/3/2026). Ia menegaskan bahwa konfigurasi politik menuju 2029 akan sangat dinamis dan membuka berbagai kemungkinan, termasuk kemunculan Gibran sebagai calon presiden.

“Meski mendapat berbagai cibiran dan kritik, hal itu tidak akan secara signifikan mengurangi peluang elektoral Mas Gibran dalam kontestasi Pilpres 2029,” ujar Iskandarsyah kepada awak media.

Menurutnya, salah satu keunggulan Gibran adalah gaya komunikasi yang cenderung tidak kontroversial dibandingkan sejumlah pejabat publik lainnya. Hal ini dinilai menjadi nilai jual (selling point) yang kuat di mata pemilih.

Iskandarsyah juga menanggapi isu mengenai latar belakang keluarga politik. Ia menilai fenomena tersebut bukan hal baru dalam sejarah politik Indonesia.

“Preseden sudah ada. Anak Presiden pertama Soekarno, yakni Megawati Soekarnoputri, juga pernah menjabat sebagai presiden. Jadi, tidak ada yang mustahil dalam politik,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa polemik terkait isu ijazah maupun tudingan lainnya dinilai tidak lagi relevan, karena hingga kini tidak terbukti secara hukum.

Baca Juga:  Giring Tak Ingin Anies Jadi Presiden 2024, Begini Tanggapan Personil Band Nidji

Lebih lanjut, ETOS berencana merilis survei elektabilitas pada April 2026 dengan simulasi Pilpres 2029. Survei tersebut akan memetakan nama-nama kandidat potensial yang diperkirakan akan muncul dalam kontestasi mendatang.

“Jika survei selesai, kami akan mengundang rekan-rekan media untuk mempublikasikannya,” tambah Iskandarsyah.

Di sisi lain, Iskandarsyah juga memprediksi bahwa Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun ke depan. Konsolidasi organisasi yang masif hingga tingkat daerah dinilai menjadi faktor utama.

Menurutnya, struktur kepengurusan PSI yang sistematis dan berbasis mekanisme organisasi membuat partai tersebut berpotensi tumbuh menjadi kekuatan politik besar.

“PSI memiliki tata kelola organisasi yang rapi dari pusat hingga daerah. Tidak serta-merta seseorang bisa menjadi pengurus hanya karena kedekatan dengan elite partai,” ujarnya.

Selain itu, faktor logistik dan dukungan internal juga disebut menjadi kekuatan tambahan bagi PSI dalam menghadapi kontestasi politik ke depan.

Iskandarsyah meyakini, jika tren ini berlanjut, PSI dapat menjadi kendaraan politik strategis bagi Gibran dalam menghadapi Pilpres 2029. (Pri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dukung Penegakan Hukum di KPK, Iskandar Bantah Lakukan Obstruction of Justice
IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC
Keren, Kolaborasi Bank Jakarta dan Bapenda DKI di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak
Polda Metro Jaya Siapkan 6.088 Personel Jelang Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa
Wacana Ubah DSI Jadi BLU, Mantan Jenderal Ini Usulkan Lahirnya Otoritas Analisis Perdagangan Komoditas Nasional
BGN di Pusaran Korupsi: Pembersihan Nyata atau Sekadar Rebranding?
STY Latih Persija, Pras: Itu Pelatih Bagus
Dirjen Keuangan Daerah Agus Fatoni Dorong Daerah Perkuat Kemandirian Fiskal Lewat Inovasi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:48 WIB

Dukung Penegakan Hukum di KPK, Iskandar Bantah Lakukan Obstruction of Justice

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:42 WIB

IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:00 WIB

Keren, Kolaborasi Bank Jakarta dan Bapenda DKI di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:59 WIB

Polda Metro Jaya Siapkan 6.088 Personel Jelang Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:38 WIB

Wacana Ubah DSI Jadi BLU, Mantan Jenderal Ini Usulkan Lahirnya Otoritas Analisis Perdagangan Komoditas Nasional

Berita Terbaru