Lonjakan Ramadan–Lebaran, Paxel Ungkap Tren Baru: Pengiriman Non-Food Kian Mendominasi

- Editor

Selasa, 28 April 2026 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya — Momentum Ramadan hingga Lebaran 2026 mendorong lonjakan signifikan aktivitas pengiriman di Paxel. Menariknya, peningkatan tidak lagi didominasi kategori makanan, tetapi mulai bergeser ke barang non-food.

Kategori seperti elektronik, gadget, peralatan rumah tangga, hingga obat-obatan menjadi penyumbang utama pertumbuhan selama periode festive. Pergeseran ini mencerminkan perubahan perilaku masyarakat yang semakin mengandalkan layanan logistik untuk berbagai kebutuhan, termasuk barang bernilai dan sensitif.

Chief Commercial Officer Paxel, Howard Nugraha Gani, menyebut tren ini sebagai sinyal meningkatnya kepercayaan publik terhadap kualitas layanan logistik.

“Kami melihat adanya pergeseran pola pengiriman. Tidak hanya makanan, tetapi juga non-food yang membutuhkan penanganan khusus kini semakin meningkat,” ujarnya.

Bagi pelaku usaha, terutama UMKM, aspek distribusi kini menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas produk dan reputasi brand. Keterlambatan atau kerusakan dalam pengiriman dapat berdampak langsung pada kepuasan pelanggan hingga penurunan repeat order.

Baca Juga:  Saat Libur Nataru, BMKG Ingatkan Masyarakat akan Potensi Cuaca Ekstrem

Menjawab kebutuhan tersebut, Paxel mengandalkan layanan “Cepat dan Aman” dengan sistem operasional yang memastikan setiap paket ditangani secara konsisten, baik untuk makanan maupun non-food. Perusahaan juga melengkapi layanan dengan perlindungan asuransi untuk meminimalkan risiko selama proses pengiriman.

Dengan tren ini, Paxel melihat peluang ekspansi di segmen non-food yang terus berkembang, sekaligus memperkuat posisinya sebagai mitra logistik lintas kategori di Indonesia.

“Kami berkomitmen memastikan setiap pengiriman tiba dalam kondisi terbaik, sehingga pelanggan dan pelaku usaha merasa lebih tenang,” tutup Howard. (hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

F-SPGI Adukan Dugaan PHK Sepihak 11 Pekerja PT Indonesia Epson Industry
BPKN RI Dukung Total Wajib Halal, Minta Pedagang Kaki Lima Diberi Keringana
Pajak E-Commerce Berlaku, BPKN: Jangan Bikin Konsumen Kaget Saat Checkout Harbolnas 10.10
KADIN Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Konkret dengan Produsen Motor Listrik Saige di Karawang
FAST Indonesia Siap Bersinergi dengan BRAN Perbaiki Tata Kelola Pertanahan Nasional
Raih Predikat ‘Sangat Baik’, GCG PAM JAYA Meningkat Signifikan
Green Energy Partnership Forum 2026, PLN EMI Perkuat Kolaborasi Dorong Pemanfaatan Energi Hijau
Polemik Proyek Jalan Poros Brebes Menguat, Daksinapati UI: Lelang APBD Harus Transparan

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:21 WIB

F-SPGI Adukan Dugaan PHK Sepihak 11 Pekerja PT Indonesia Epson Industry

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:35 WIB

BPKN RI Dukung Total Wajib Halal, Minta Pedagang Kaki Lima Diberi Keringana

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Pajak E-Commerce Berlaku, BPKN: Jangan Bikin Konsumen Kaget Saat Checkout Harbolnas 10.10

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

KADIN Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Konkret dengan Produsen Motor Listrik Saige di Karawang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:07 WIB

FAST Indonesia Siap Bersinergi dengan BRAN Perbaiki Tata Kelola Pertanahan Nasional

Berita Terbaru

Siswa SMK Tinta Emas Indonesia sedang antri MBG Prasmanan

Daerah

MBG Dengan Sistem Prasmanan, Terobosan Atau Pemborosan?

Senin, 12 Okt 2026 - 15:37 WIB

Ketua Bidang Advokasi F-SPGI, Purijan Karismandely

Ekonomi & Bisnis

F-SPGI Adukan Dugaan PHK Sepihak 11 Pekerja PT Indonesia Epson Industry

Senin, 12 Okt 2026 - 14:21 WIB