Film Anak-Anak Bambu Tayang 23 Juli 2026, Elma Theana Bawa Misi Kepedulian untuk Anak Yatim

- Penulis

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para pemain dan kru film Anak-Anak Bambu saat press screening di Epicentrum. (Foto: Hab)

Para pemain dan kru film Anak-Anak Bambu saat press screening di Epicentrum. (Foto: Hab)

JAKARTA, Mediakarya – Aktris Elma Theana resmi melebarkan sayap ke balik layar dengan menjadi produser film Anak-Anak Bambu. Film produksi perdana rumah produksinya, Theana Pictures, tersebut terinspirasi dari kisah nyata anak-anak yatim di Rumah Bambu yang selama ini didampinginya.

Elma mengungkapkan, ide memproduksi film tersebut lahir dari pengalaman lebih dari 15 tahun mengelola komunitas Sisters Sholehah yang aktif mendampingi anak-anak yatim. Melalui film ini, ia ingin menghadirkan karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga membawa manfaat sosial.

“Ini adalah film pertama saya yang memang terinspirasi dari kisah-kisah nyata di Rumah Bambu,” ujar Elma saat press conference dan press screening Anak-Anak Bambu di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (15/7/2026).

Menurut Elma, kehadiran Theana Pictures menjadi salah satu upaya untuk menciptakan sumber dukungan yang berkelanjutan bagi anak-anak yatim.

“Film ini dibentuk dari komunitas saya, Sisters Sholehah. Sudah 15 tahun saya mengurus anak yatim. Saya membuat PH ini agar bisa menjadi dapurnya anak-anak yatim,” katanya.

Pemeran Fairuz A. Rafiq yang turut membintangi film tersebut mengaku mengetahui alasan Elma memproduksi Anak-Anak Bambu. Menurutnya, kepedulian Elma terhadap anak-anak yatim telah lama ia tunjukkan melalui berbagai kegiatan sosial.

“Mungkin belum banyak yang tahu bahwa Kak Elma membuat film ini karena begitu mencintai anak yatim. Kak Elma sering sekali mendukung mereka hingga akhirnya lahirlah film ini,” ujar Fairuz.

Elma menegaskan setiap film yang diproduksi Theana Pictures akan mengusung nilai-nilai kebaikan. Baginya, sebuah film tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga harus mampu menyampaikan pesan positif kepada masyarakat.

“Saya ingin setiap produksi Theana Pictures memiliki nilai-nilai kebaikan. Kalaupun komedi, tetap harus ada pesan yang bisa disampaikan kepada masyarakat,” tuturnya.

Ia mengaku tidak menjadikan keuntungan sebagai tujuan utama dalam memproduksi film.

“Saya bukan karena cuan. Yang penting apa yang bisa kita sampaikan lewat film. Kalau ada nilai kebaikan, itu menjadi pahala juga buat saya,” katanya.

Meski demikian, Elma mengakui proses menjadi produser bukan hal yang mudah. Setelah bertahun-tahun berkarier sebagai aktris, ia merasakan tekanan besar karena harus mengawal seluruh tahapan produksi film.

“Jujur, saya stres jadi produser. Saya sampai sempat mengaca dan bertanya, ‘Kenapa ya muka saya jadi galak begini?’ Ternyata temperamen saya berubah karena stres mengurus produksi film,” ungkapnya sambil tertawa.

Baca Juga:  Cak Imin Tidak Daftar Bacaleg Karena Fokus Pilpres 2024

Namun, pengalaman tersebut justru membuatnya semakin bangga karena berhasil menghadirkan film yang membawa misi sosial.

“Tujuan kami ingin mengetuk hati penonton agar tidak menjadikan anak yatim sebagai komoditas musiman saja,” tegasnya.

Film Anak-Anak Bambu mengisahkan kehidupan para penghuni Rumah Anak-Anak Bambu, sebuah rumah sederhana yang menjadi tempat berlindung bagi anak-anak yatim. Kehidupan mereka berubah ketika tempat tinggal tersebut terancam hilang akibat berbagai kepentingan yang mengincar lahan tempat mereka tinggal.

Di tengah konflik tersebut, film ini mengajak penonton merenungkan makna keluarga, penerimaan, kasih sayang, serta arti sebuah rumah bagi mereka yang tidak memiliki hubungan darah, tetapi tumbuh bersama dalam kebersamaan.

“Film ini bukan hanya tentang sebuah rumah atau panti asuhan. Ini adalah cerita tentang manusia yang ingin diterima, dicintai, dan memiliki tempat untuk pulang. Kami berharap pesan tersebut dapat dirasakan oleh seluruh penonton Indonesia,” ujar Elma.

Sutradara Dyan Sunu Prastowo mengatakan ketertarikannya menggarap film ini didorong oleh pesan kemanusiaan yang diusung, termasuk filosofi bambu sebagai simbol ketangguhan dan kebersamaan.

“Film ini ingin menunjukkan bahwa setiap anak berhak mendapatkan kasih sayang, harapan, dan masa depan. Filosofi bambu menjadi simbol bagaimana kita saling menopang dan tetap kuat menghadapi ujian hidup,” kata Dyan.

Selama masa promosi, Theana Pictures juga akan menggelar kegiatan sosial di 10 kota dengan mengajak anak-anak yatim menonton film di bioskop.

“Kami ingin film ini bukan hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi ruang untuk berbagi perhatian, kasih sayang, dan harapan kepada mereka yang membutuhkan,” ujar Elma.

Film Anak-Anak Bambu merupakan kolaborasi Theana Pictures, PT Armada Bumi Investama, dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Film ini dibintangi Ayushita, Irgi Fahrezi, Fairuz A. Rafiq, Sonny Septian, Muhammad Adhiyat, Abah Jatnika, Indra Birowo, Maya Wulan, Renzy Milano, Nadhira, dan King Faaz.

Anak-Anak Bambu dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 23 Juli 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional. Film ini diharapkan menjadi tontonan keluarga yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap anak-anak yatim dan pentingnya membangun lingkungan yang penuh kasih sayang. (Hab)

Penulis : Hadits Abdillah

Editor : Hadits Abdillah

Komentar ditutup.

Berita Terkait

KAMAKSI Apresiasi Komitmen Bank Jakarta Hormati Proses Hukum
Wagub DKI Rano Karno Apresiasi Bank Jakarta Dukung Anugerah Jurnalistik MHT 2026, Dorong Karya Berkualitas Sambut 5 Abad Jakarta
Bakamla RI Uji Kesiapan Alutsista Lewat Latihan Menembak di Perairan Pulau Galang
KORMI Sumatera Utara Resmi Lantik Pengurus Se-Kepulauan Nias
Mantan Kabid Pasar Disdagperin Kota Bekasi Ditetapkan Jadi Tersangka Oleh Kejari
KPK Ajak Jurnalis Berperan Aktif dalam Pemberantasan Korupsi
Pokja Wartawan Setu Audiensi ke Baznas Bekasi, Bahas Sinergi Program Kemanusiaan
Imigrasi Tanjung Priok Perkenalkan JANGKAR PRIOK, Inovasi Pengaduan Terintegrasi bagi Masyarakat
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:39 WIB

KAMAKSI Apresiasi Komitmen Bank Jakarta Hormati Proses Hukum

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:00 WIB

Wagub DKI Rano Karno Apresiasi Bank Jakarta Dukung Anugerah Jurnalistik MHT 2026, Dorong Karya Berkualitas Sambut 5 Abad Jakarta

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:15 WIB

Bakamla RI Uji Kesiapan Alutsista Lewat Latihan Menembak di Perairan Pulau Galang

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:01 WIB

Film Anak-Anak Bambu Tayang 23 Juli 2026, Elma Theana Bawa Misi Kepedulian untuk Anak Yatim

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:34 WIB

KORMI Sumatera Utara Resmi Lantik Pengurus Se-Kepulauan Nias

Berita Terbaru