Pengusaha Nasional Puspo Wardoyo Akui Pernah Ingatkan Ustaz Yusuf Mansur

- Editor

Selasa, 14 Desember 2021 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yusuf Mansur

Yusuf Mansur

JAKARTA, Mediakarya – Pengusaha nasional Puspo Wardoyo mengaku sudah mengingatkan Ustaz Yusuf Mansur untuk menyelesaikan kewajibannya kepada sejumlah investor pembangunan hotel dan apartemen yang digalangnya.

Tak hanya itu, Puspo Wardoyo itu juga meminta Yusuf Mansur untuk menghentikan kegiatannya mengumpulkan uang jamaah dengan berkedok sedekah.

Namun, kata Puspo Wardoyo, nasihatnya itu diabaikan oleh ustaz yang terkenal dengan konsep sedekah tersebut.

Pernyataan itu diungkapkan Puspo Wardoyo di kanal Youtube Thayyibah Channel yang diunggah pada (22/ Oktober 2021.

“Ada 100-an orang yang mengadu ke saya. Mereka menjadi korban Yusuf Mansur. Ada patungan aset, patungan usaha, patungan saham batu bara, ada TKW. Banyak korbannya,” ujar pengusaha asal Kota Solo itu, Senin (13/12/2021).

Puspo menyebut apa yang dilakukan Yusuf Mansur dengan konsep sedekahnya itu modus mengumpulkan uang dengan memanfaatkan kebodohan umat Islam. Dia mengaku sudah bertemu Yusuf Mansur dan menyampaikan keluhan banyak orang yang mengaku sebagai korban investasi Yusuf Mansur.

“Saya bertemu dia di rumah saya. Saya sampaikan ke dia, ‘pekerjaan antum itu pekerjaan hina, jahat dan kotor. Mencari uang di atas kebodohan umat Islam’. Korbannya kan orang Islam yang miskin dan pengin cepat kaya. Saya bilang ke dia ‘selesaikan ente punya kewajiban’. Tapi bandel dia,” katanya menjawab pertanyaan wartawan.

Terkait konsep sedekah yang disampaikan Yusuf Mansur, Puspo yang dikenal sebagai pengusaha ulet level nasional ini menyatakan ajaran itu salah. Dalam Islam, umat diwajibkan berusaha semaksimal mungkin dan tidak hanya mengandalkan keajaiban.

Baca Juga:  Besok, PDIP Panggil Gibran Usai Putusan MK

“Itu kan kayak bergantung kepada keajaiban. Seperti sim salabim. Tafsir dia kan (soal sedekah) tafsir yang tidak masuk akal. Misalnya keajaiban tujuh hari sedekah, 40 hari sedekah yang dia sampaikan. Itu seperti mendekte Allah. Itu pembodohan umat. Korbannya kan rata-rata bodoh, yang percaya begitu saja dengan keajaiban sedekah versi Yusuf Mansur,” lanjutnya, sebagaimana dikutip dari solopos.

Puspo Wardoyo mengaku menjadi korban pertama Yusuf Mansur. Pada 2006 dirinya “ditodong” mobil oleh Yusuf Mansur yang katanya untuk operasional dakwah.

Puspo lantas setuju memberikan mobil tersebut namun ia memberi syarat agar stiker di mobil yang merupakan branding usahanya tidak dilepas.

“Namun dalam perkembangannya ternyata dilepas. Dan mobilnya entah di mana sekarang,” katanya.

Minta Maaf

Sementara melalui Instagramnya, Ustaz Yusuf Mansur menyampaikan sudah meminta maaf dan mengembalikan uang milik lebih dari separuh investor pembangunan hotel dan apartemen.

Kasus investasi ini bermula dari penawaran Yusuf Mansur pada 2012. Ia menawarkan program kerja sama pembangunan di salah satu hotel dan apartemen di kawasan Tangerang.

“Saya dibilang nggak mau ketemu? Nggak mau ketemu gimana? Orang saya sudah minta maaf. Tapi tidak dianggap, lupa begitu saja,” kata Ustaz Yusuf Mansur di Instagram, Sabtu (11/12/2021) seperti dilansir Suara.com, Senin (13/12/2021).

Sebagai bukti atas tanggung jawab pada bisnis investasi itu, Yusuf Mansur bersama tim mengklaim telah mengembalikan uang milik 2.500 orang investor. Total investor yang tercatat pada program tersebut 2.900 orang. ***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Heboh Apartemen Mewah di Dalam Lapas Cibinong, LPKAN: Ini Bisnis Oknum Petugas!
Bhabinkamtibmas Bukan Cuma Hadir, Tapi Harus Selesaikan Masalah Warga
Gugatan Ijazah Gibran di MK: Mahfud, Anies, Ganjar Disebut Tolak Terlibat Demi Jaga Kesantunan Politik
Persoalan Tanah Sejak 2017, G Nyoman Tio Rae Tempuh Jalur Hukum ke Mabes Polri
Kejagung Didesak Segera Periksa Wali Kota Tri Adhianto dalam Kasus PT Migas Rp 2 Triliun
Kantor Hukum Ksatria Dampingi Korban Dugaan Pencabulan, Stifan Heriyanto dan Gopur Bule Siap Kawal Proses Hukum
Kapolres Nias Selatan Terima Audensi Dari Perwakilan GMNI
Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 11:20 WIB

Heboh Apartemen Mewah di Dalam Lapas Cibinong, LPKAN: Ini Bisnis Oknum Petugas!

Jumat, 25 September 2026 - 10:03 WIB

Bhabinkamtibmas Bukan Cuma Hadir, Tapi Harus Selesaikan Masalah Warga

Jumat, 25 September 2026 - 07:22 WIB

Gugatan Ijazah Gibran di MK: Mahfud, Anies, Ganjar Disebut Tolak Terlibat Demi Jaga Kesantunan Politik

Jumat, 25 September 2026 - 00:10 WIB

Persoalan Tanah Sejak 2017, G Nyoman Tio Rae Tempuh Jalur Hukum ke Mabes Polri

Kamis, 24 September 2026 - 15:50 WIB

Kejagung Didesak Segera Periksa Wali Kota Tri Adhianto dalam Kasus PT Migas Rp 2 Triliun

Berita Terbaru

Daerah

Dana Revitalisasi SMAN 2 Mazo Cair Rp600 Juta Jadi Sorotan

Jumat, 25 Sep 2026 - 10:07 WIB