Kurikulum Prototipe Bakal Akhiri Sistem Penjurusan di SMA

- Penulis

Sabtu, 25 Desember 2021 - 07:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, Mediakarya – Kurikulum Prototipe atau kurikulum 2022 diprediksi bakal mengakhiri sistem penjurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Bahasa yang ada di SMA.

“Kurikulum Prototipe ini nantinya pwserta didik diberi kebebasan untuk memilih mata pelajaran sesuai minat, bakat dan aspirasi pelajar,” jelas Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek, Anindito Aditomo via instagram resminya @ninoaditomo belum lama ini.

Walau begitu, kata dia masih tetap ada mata pelajaran yang wajib ditempuh oleh siswa, seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, PKN, Penjaskes, Pendidikan Agama, Matematika, Seni Musik dan Sejarah.

“Sebagai contoh ada siswa yang berminat menjadi dokter, maka siswa dapat memilih mata pelajaran sesuai minatnya seperti Kimia, Biologi, Sosiologi dan lainnya. Dan tentunya tidak meninggalkan mata pelajaran wajib,” ujar Anindito.

Baca Juga:  Sri Mulyani Tingkatkan Bea Keluar Ekspor CPO dan Turunannya

Anindito mengakui, saat ini kurikulum prototipe sedang diterapkan secara terbatas di 2500 sekolah di seluruh Indonesia melalui Program Sekolah Penggerak.

“Jadi kurikulum prototipe atau kurikulun 2022 untuk sementara diterapkan disekolah sekolah yang biasa saja dan minim sarana,” ucapnya.

Sementara Humas SMAN 1 Cijeruk Kabupaten Bogor, Yessi Capilauri sangat mendukung dengan kebijakan pemerintah melalui Kemendikbudristek bahwa dengan kurikulum 2022 atau kurikulum prototipe yang akan menghilangkan sistem kejurusan di SMA.

“Memang untuk saat ini adanya perubahan kurikulum merupakan jalan terbaik dan akan membuka peluang bagi siswa yang akan melanjutkan kemana saja,” terang Yessi.
Yessi berharap, kalau memang pemerintah mau menerapkan kurikulum prototipe di tahun 2022 ini segera adakan sosialisasi secepatnya.

Intinya kami dibawah mengikuti,” timpal Yessi. (ded)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Funday Morning Meriahkan Semangat Warga Sambut Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi
Mertua Yuli Yanti Hutagaol, Burhanuddin Bur Maras Meninggal Dunia pada Usia 90 Tahun ‎
Bendung Katulampa Kering, Debit Air Kali Bekasi Ikut Menyusut
Kapolres Bekasi Kota Kunjungi Putra Sayuti Melik
KAMAKSI Apresiasi Komitmen Bank Jakarta Hormati Proses Hukum
Wagub DKI Rano Karno Apresiasi Bank Jakarta Dukung Anugerah Jurnalistik MHT 2026, Dorong Karya Berkualitas Sambut 5 Abad Jakarta
Bakamla RI Uji Kesiapan Alutsista Lewat Latihan Menembak di Perairan Pulau Galang
Film Anak-Anak Bambu Tayang 23 Juli 2026, Elma Theana Bawa Misi Kepedulian untuk Anak Yatim
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:57 WIB

Funday Morning Meriahkan Semangat Warga Sambut Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:11 WIB

Mertua Yuli Yanti Hutagaol, Burhanuddin Bur Maras Meninggal Dunia pada Usia 90 Tahun ‎

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:52 WIB

Bendung Katulampa Kering, Debit Air Kali Bekasi Ikut Menyusut

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:37 WIB

Kapolres Bekasi Kota Kunjungi Putra Sayuti Melik

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:39 WIB

KAMAKSI Apresiasi Komitmen Bank Jakarta Hormati Proses Hukum

Berita Terbaru

Tembakau hasil panen petani saat dilakukan proses pengeringan (Ist)

Ekonomi & Bisnis

LPKAN Sampaikan 7 Tuntutan Terkait Wacana Kebijakan Industri Hasil Tembakau

Minggu, 19 Jul 2026 - 09:44 WIB