Kendalikan Harga Minyak Goreng, Pemkot Bekasi Andalkan Operasi Pasar

- Editor

Jumat, 7 Januari 2022 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Mediakarya – Melambungnya harga minyak goreng dipasaran, membuat warga Kota Bekasi terus mengeluhkan mahalnya harga-harga kebutuhan pokok tersebut.

Menanggapi keluhan warga, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bekasi Tedi Hafni menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sudah melakukan komunikasi yang intensif dengan Kementerian Perdagangan perihal tersebut.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan terkait hal tersebut, karena kejadian ini bukan hanya dialami di Kota Bekasi saja, melainkan di Indonesia,” tutur Tedi, Jumat (7/1/2022).

Lanjut Tedi mengatakan, pihak Kementerian Perdagangan nantinya akan melakukan langkah penstabilan harga minyak goreng dengan melakukan operasi pasar.

Terkait di Kota Bekasi sendiri, operasi pasar tersebut akan dikoordinasikan ke Dinas Perdagangan Provinsi Jawa Barat yang kemudian diteruskan ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bekasi.

Baca Juga:  Bersama Mahasiswa, Wakapolrestro Bekasi Kota Bagikan Sembako Kepada Ojol

“Nanti akan ada operasi pasar dan untuk Kota Bekasi sendiri menunggu instruksi dari Dinas Perdagangan Provinsi Jawa Barat, karena Kementerian Perdagangan berkoordinasi dengan mereka,” ungkapnya.

Untuk kemasannya sendiri, Tedi mengakui, minyak goreng bersubsidi tersebut nantinya akan dikemas dalam bentuk khusus dan sederhana dan untuk harganya sendiri akan dilepas dipasaran dikisaran harga Rp14.000 ribu.

“Minyak goreng bersubsidi tersebut akan dikemas dalam bentuk yang sederhana dan untuk harganya sendiri dikisaran Rp14.000 ribu,” tambah Tedi.

Untuk itu, pihaknya juga sudah menyiapkan sejumlah lokasi jika nantinya operasi pasar ini akan dilakukan di Kota Bekasi.

“Untuk teknisnya, kami sudah menyiapkan sejumlah lokasi penyelenggaraan operasi pasarnya,” tandasnya. (apl)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati
Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga
Apel Kebangsaan di Monas, 11.000 Peserta Serukan “Jaga Jakarta untuk Indonesia”
IPPS Indonesia: Penempatan Jabatan dari Unsur Keluarga Wali Kota Berpotensi Terjadinya Abuse of Power
Hasut Warga Pakai Toa Masjid, Tokoh Masyarakat Dilaporkan Ke Polisi
Kompak Teriakkan “Lanjutkan”, Ratusan Warga Cijengkol Antar H.A. Saepuloh Daftar Calon Kades
Usai Insiden Kecelakaan Di Jalan Raya Narogong, Kapolres Kunjungi TPST Bantargebang
DOB Bogor Selatan Mencuat, 3 Kecamatan di Sukabumi Ingin Bergabung

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Apel Kebangsaan di Monas, 11.000 Peserta Serukan “Jaga Jakarta untuk Indonesia”

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:14 WIB

IPPS Indonesia: Penempatan Jabatan dari Unsur Keluarga Wali Kota Berpotensi Terjadinya Abuse of Power

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Hasut Warga Pakai Toa Masjid, Tokoh Masyarakat Dilaporkan Ke Polisi

Berita Terbaru

PAM JAYA memperkuat budaya K3 bersama mitra kerja untuk memastikan keselamatan pekerja, masyarakat, dan keberlanjutan pembangunan jaringan perpipaan Jakarta.

Ekonomi & Bisnis

PAM JAYA Perkuat Komitmen K3 Bersama Mitra Kerja

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:26 WIB

Amos Hutauruk menilai Erick Thohir harus bertanggung jawab dan mendesak Ketua Umum PSSI mundur.

Headline

Timnas Garuda Keok, Erick Thohir Didesak Mundur

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:08 WIB