Ormas Keroyok Jukir Di Kota Bekasi

- Penulis

Minggu, 15 Agustus 2021 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kedua korban saat diwawancara media

Kedua korban saat diwawancara media

KOTA BEKASI, Mediakarya – Aksi kekerasan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota yang melibatkan Ormas. Dua orang Juri parkir (Jukir) menjadi korbannya setelah dikeroyok puluhan anggota ormas  di depan Indomart RT 001/011 perumahan Duta Harapan, kecamatan Bekasi Utara pada Sabtu (14/08/21).

Korban Muksin (31) dan Maidin (31) telah melaporkan kejadian tersebut kepada Jatanras Polres Metro Bekasi Kota dengan Nomor LP/B/2036/VIII/2021/SPKT. Korban mengalami luka dibeberapa bagian tubuhnya diantaranya wajah serta tangan dan kaki.

Muksin menuturkan bahwa, Awalnya 15 orang mengajak korban ke markas ormas tersebut namun, korban menolak karena korban sedang bekerja. Para pelaku memaksa korban dan sempat terjadi cekcok mulut. Sekitar 15 menit kemudian datang sekitar 30 orang lebih anggota ormas melakukan intimidasi dan memukul korban, ia melihat rekannya Maidin dipukuli para pelaku dan diinjak.

“Mereka paksa saya, ada yang cekik ada yang mau ambil hp saya, ada yang tarik baju, gak lama sekitar lima belas menit mereka datang lagi ada rombongan lagi skitar 30, saya jaga badan saya saya tidak melawan di indomart,” katanya.

Baca Juga:  Jakarta Diharapkan Bisa Miliki Jaringan Komukasi Setara Kota Modern Dunia 

Maidin (31) merupakan korban yang mengalami luka cukup parah. Ia mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya hingga mengalami trauma akibat aksi pengeroyokan tersebut.

“Saya minta keadilannya saja, setelah pemukulan kemarin saya pusing-pusing dan mual,” kata Maidin.

Korban Muksin mengaku mengenal beberapa pelaku yang berasal dari ormas, satu pelaku yang dikenal dengan nama Wadon, Iyan, Bagol, Ucup, Pesok dan Zipong yang ikut melakukan aksi pengeroyokan tersebut.

Korban mengaku menjadi jukir selama 3 tahun di lokasi tersebut. Menurutnya, tindakan dari beberapa oknum tersebut untuk merebut lahan parkir yang selama ini dia kelola.

“Saya sudah lama kerja parkir disitu, mereka diduga mau merebut lahan parkir itu,” imbuhnya.

Sementara itu, Sukiman (43) keluarga berharap kasus tersebut terus berjalan dan dapat segera diproses sesuai hukum yang berlaku. Ia berharap pihak kepolisian mengambil tindakan tegas atas apa yang menimpa keluarganya tersebut.

“Saya berharap para pelaku dapat diproses secara hukum, kami keluarga akan tetap melanjutkan proses hukum agar kejadian serupa tidak terjadi lagi kepada orang lain karena ini menyangkut nyawa, bagaimana kalau itu menimpa keluarganya,”katanya. (Mme)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Tim Satgas Pengawasan MBG Setu Tinjau SPPG Cijengkol 02, Ingatkan Pemisahan Sampah
Jaga SPMB di Jakarta, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Apresiasi Kinerja Kepala Disdik
Buka Lomba Paduan Suara Dapil V, Wabup Nias Selatan Apresiasi Sinergi Bamuspernis
Optimalkan PAD Pariwisata dan Perikanan, Pemkab Nias Selatan dan Pemkab Kepulauan Mentawai Gelar Rakor Strategis
Bawa Isu Nasional, Aliansi Mahasiswa Kota Bekasi Geruduk DPRD
Akselerasi Layanan Digital, Bank Jakarta Kembali Hadir di Jakarta Fair 2026
Pemprov Disarankan Gandeng Polda Metro Hapus Denda ETLE
Jadi Juara Umum Pada Ajang Puteri Jabar 2026, Azizah Bikin Harum Nama Kota Bekasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:33 WIB

Tim Satgas Pengawasan MBG Setu Tinjau SPPG Cijengkol 02, Ingatkan Pemisahan Sampah

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:12 WIB

Jaga SPMB di Jakarta, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Apresiasi Kinerja Kepala Disdik

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:02 WIB

Optimalkan PAD Pariwisata dan Perikanan, Pemkab Nias Selatan dan Pemkab Kepulauan Mentawai Gelar Rakor Strategis

Senin, 15 Juni 2026 - 16:31 WIB

Bawa Isu Nasional, Aliansi Mahasiswa Kota Bekasi Geruduk DPRD

Senin, 15 Juni 2026 - 13:47 WIB

Akselerasi Layanan Digital, Bank Jakarta Kembali Hadir di Jakarta Fair 2026

Berita Terbaru