Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Maklumi Pernyataan Ade Sebagai Pembelaan Anak Terhadap Ayah

- Editor

Rabu, 12 Januari 2022 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono. (Ist)

Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono. (Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono angkat bicara soal pernyataan Ade Puspitasari yang mengatakan bahwa penangkapan Rahmat Effendi itu sebagai pembunuhan karakter dan partainya tengah diincar.

Senior partai berlambang pohon beringin itu tidak sependapat dengan pernyataan Ade Puspitasari yang juga Ketua DPD Golkar Kota Bekasi.

Selain itu Agung juga tidak sepakat bahwa partainya “sedang diincar” dalam beberapa kasus hukum.

Agung menegaskan bahwa pernyataan Ade itu hanya pendapat personal Ade sendiri tidak mewakili Partai Golkar.

“Saya yakin secara formil tidak seperti itu. Itu semua adalah personal-personal, tindakan pribadi-pribadi,” ujar Agung di kantor DPP Golkar, Selasa (11/1/2022)

Sosok yang saat ini menjabat sebagai Watimpres ini pun berpandangan bahwa pernyataan Ade tersebut sebagai reaksi seorang anak.

“Kalau itu disampaikan oleh Ade, itu harus dilihat sebagai pembelaan seorang putri terhadap seorang ayah, jadi saya kira boleh-boleh saja bicara seperti itu,” pungkasnya.

Baca Juga:  Betulkah Prabowo Itu "Gemoy" dan Menggemaskan, Begini Kata Pakar Komunikasi Politik

Sebelumnya, Ketua DPD Golkar Kota Bekasi, yang juga putri kandung Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Ade Puspitasari, memberi pernyataan soal operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap ayahnya.

Dia menilai KPK telah melakukan pembunuhan karakter. Pernyataan tersebut disampaikan Ade dalam agenda pelantikan Pengurus Kecamatan Partai Golkar Se-Kota Bekasi di Graha Girsang Jatiasih, Bekasi Selatan, Sabtu (8/1/2022).

Di hadapan kader Golkar Kota Bekasi, Ade menyebut tidak ada uang sepeser pun yang dibawa KPK saat melakukan penangkapan terhadap ayahnya, yang akrab disapa Pepen. Dia menilai penangkapan ini adalah upaya menjatuhkan nama baik ayahnya.

“Saksinya banyak, stafnya yang di rumah itu saksi semua. Bagaimana Pak Wali dijemput di rumah, bagaimana Pak Wali hanya membawa badan. KPK hanya membawa badan Pak Wali, tidak membawa uang sepeser pun,” kata Ade dalam potongan video agenda ini beredar di media sosial (medsos).**

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

GNK Apresiasi Kapolri Suyudi Kedepankan Integritas, Ingatkan Bahaya Oknum Jual Nama Kapolri Berjubah Agama
Pendapat Para Pakar Jelang Putusan MK Tentang Syarat Pendidikan Calon Pemimpin Neggara
Dari Anwar Usman Hingga Rocky Gerung, ETOS: Negara Ini Banyak Pelacur Politik
Pecah Kongsi Prabowo-Jokowi? Reshuffle Ketujuh Geser Geng Solo dari Pos Strategis
Agus Wahid: Reshuffle Prabowo Paradoks, Copot Purbaya hingga Mutasi Sigit dan Dudung
Pengamat Sebut Reshuffle Ala Ketapel, Sarat Akomodasi Politik
GNK Soroti Komposisi Wantimpres, Singgung Gaya Komunikasi Rocky Gerung
Dilantik Jadi Wantimpres Rocky Gerung Kritis Terhadap Kebijakan

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:50 WIB

GNK Apresiasi Kapolri Suyudi Kedepankan Integritas, Ingatkan Bahaya Oknum Jual Nama Kapolri Berjubah Agama

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Pendapat Para Pakar Jelang Putusan MK Tentang Syarat Pendidikan Calon Pemimpin Neggara

Minggu, 4 Oktober 2026 - 03:09 WIB

Pecah Kongsi Prabowo-Jokowi? Reshuffle Ketujuh Geser Geng Solo dari Pos Strategis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Agus Wahid: Reshuffle Prabowo Paradoks, Copot Purbaya hingga Mutasi Sigit dan Dudung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Pengamat Sebut Reshuffle Ala Ketapel, Sarat Akomodasi Politik

Berita Terbaru