Puan Maharani Kalah Populer dengan Susi Pudjiastuti

- Penulis

Senin, 16 Agustus 2021 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puan Maharadi dan Susi Pudjiastuti (Foto: Ist)

Puan Maharadi dan Susi Pudjiastuti (Foto: Ist)

Jakarta, Mediakarya – Meski sejumlah petinggi partai politik memasang baliho di sejumlah titik strategis dalam rangka manaikan elektabilitasnya menjelang pemilihan presiden 2024 mendatang, seperti Puan Maharani, Airlangga Hartarto, Muhaimin Iskandar, namun berdasarkan hasil rilis dari lembaga survei Charta Politika ketiga nama tersebut tidak masuk 10 besar.

Bahkan, nama gubernur Jawa Tengah yang juga teman satu partai Puan Maharani, Ganjar Pranowo di posisi puncak dalam survei Charta Politika, dengan elektabilitas 20,6 persen.

“Ganjar Pranowo berada di tingkat pertama, Anies Baswedan menyusul (17,8 persen), Prabowo Subianto di posisi ketiga dengan elektabilitas 17,5 persen,” kata Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya, dalam rilis yang disiarkan secara dering baru-baru ini.

Di bawah Prabowo ada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (7,7 persen) dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (7,2 persen). Berikutnya, ada Agus Harimurti Yudhoyono (4,2 persen).

Yunarto mengungkapkan bahwa nama Puan dengan elektabilitas sebesar 1,4 persen disusul Airlangga sebesar 1,0 persen.

“Ternyata, ketika diuji di 10 nama [keduanya] berada di peringkat bawah [dengan] Puan 1,4 persen dan Airlangga 1 persen,” Yunarto menjelaskan.

Elektabilitas Puan dan Airlangga bahkan kalah dari nama-nama yang tidak memasang baliho di banyak daerah. Tepat di atas Puan ada nama Menteri BUMN Erick Thohir dengan 1,8 persen dan Menteri Sosial Tri Rismaharini dengan 3,6 persen.

Baca Juga:  Airlangga Enggan Tanggapi Isu Capres 2024

Yunarto menyatakan pilihan menggunakan baliho dengan dana sangat besar akan menjadi efek bumerang dalam situasi krisis seperti sekarang ini. “Karena ketika bicara kondisi sulit, tapi ada elite yang bisa menggunakan uang miliaran untuk kebutuhan dirinya narsis, itu akan direspons berat,” ujar Yunarto.

Charta Politika melakukan survei pada 12 hingga 20 Juli 2021, dengan jumlah responden sebanyak 1.200. Wawancara dilakukan secara tatap muka, dengan metode multistage random sampling.

Unit sampling primer survei ini adalah desa/kelurahan dengan jumlah masing-masing 10 orang dari 120 desa/kelurahan yang tersebar di Indonesia. Adapun margin of error sebesar kurang lebih 2,83 persen.

Simulasi Kandidat Capres 2024 dengan Banyak Nama: 

  1. Ganjar Pranowo: 16,2 persen
  2. Prabowo Subianto: 14,8 persen
  3. Anies Baswedan: 14,6 persen
  4. Ridwan Kamil: 5,4 persen
  5. Sandiaga Uno: 4,6 persen
  6. Agus harimurti Yudhoyono: 3,9 persen
  7. Basuki Tjahaja Purnama: 3,3 persen
  8. Tri Rismaharini: 3,1 persen
  9. Susi Pudjiastuti: 2,9 persen
  10. Khofifah Indar Parawansa: 2,8 persen
  11. Ma’ruf Amin: 1,4 persen
  12. Mahfud MD: 1,3 persen
  13. Muhaimin Iskandar: 1,3 persen
  14. Ustaz Abdul Somad: 1,2 persen
  15. Sri Mulyani Indrawati: 1,1 persen
  16. Erick Thohir: 1,0 persen
  17. Puan Maharani: 0,7 persen
  18. Gatot Nurmantyo: 0,7 persen
  19. Airlangga Hartanto: 0,7 persen. **

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Hanya Dinikmati Segelintir Pejabat, IAW Ungkap Potret Buram Pengelolaan Migas Kota Bekasi
Tepis Sentimen Negatif Kelompok Wahabi dan Salafi, Iran Tunjukan Ketangguhan Sebagai Negara Peradaban
Eks Kacab Bank Pembobol Rekening Nasabah Divonis Penjara, Pakar Audit: Hati-Hati Kelola Uang
Menuju Indonesia Emas, Ribuan Siswa Aceh Utara Nikmati Program MBG
Digitalisasi Polri Melangkah Menuju Kepolisian Global
Koalisi Masyarakat Sipil Sebut Pemaksaan Kesaksian Andri Yunus adalah Bentuk Ancaman
Hari Buruh 2026: LPKAN Desak Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan
Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:33 WIB

Hanya Dinikmati Segelintir Pejabat, IAW Ungkap Potret Buram Pengelolaan Migas Kota Bekasi

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:19 WIB

Tepis Sentimen Negatif Kelompok Wahabi dan Salafi, Iran Tunjukan Ketangguhan Sebagai Negara Peradaban

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:43 WIB

Eks Kacab Bank Pembobol Rekening Nasabah Divonis Penjara, Pakar Audit: Hati-Hati Kelola Uang

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:31 WIB

Menuju Indonesia Emas, Ribuan Siswa Aceh Utara Nikmati Program MBG

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:09 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Sebut Pemaksaan Kesaksian Andri Yunus adalah Bentuk Ancaman

Berita Terbaru