Misteri Kampung Mati Di Kota Bekasi

- Penulis

Jumat, 21 Januari 2022 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi kampung mati yang berada di Jl. Narogong, kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi

Kondisi kampung mati yang berada di Jl. Narogong, kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi

KOTA BEKASI, Mediakarya – Beredar video di sebuah Chanel YouTube tentang sebuah perkampungan yang seperti desa mati karena tidak berpenghuni. Rupanya, lokasi tersebut berada di Jalan Raya Narogong, tepatnya berada di Rt 01, Rw 08, Kelurahan Bantar Gebang, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi.

Video viral tersebut telah di tonton oleh lebih dari 200 ribu penonton di akun Bucin Tv. Dalam video itu, ia menjelaskan setiap sudut kampung mati dan menjelaskan salah satu rumah yang dikatakan sebagai rumah janda yang tewas karena bunuh diri.

Dikutip dari tvOnenews.com yang menyambangi lokasi tersebut pada Kamis (20/1/2022) pagi. Disana terdapat sekitar sembilan rumah dengan kondisi kosong. Di dalam rumah rumah tersebut, masih terlihat berbagai barang yang tidak ikut dibawa pindah seperti kasur, lemari dan juga sofa.

Nur Ali, Ketua RT 01, RW 08, mengatakan pemberitaan mengenai kampung mati dinilai salah kaprah. Menurutnya rumah di lokasi tersebut ditinggalkan penghuninya lantaran sudah dibeli oleh pengembang Perumahan. Sebelum ditinggalkan hanya ada sekitar 6 Kepala Keluarga.

Baca Juga:  Joker Pertanyakan Kades Cantik Yang Terlibat Korupsi Belum di Nonaktifkan

“Ditinggalkan penghuninya karena sudah dijual ke perumahan Vida. Ini salah kaprah, gak ada apa apa disini, gak seram,” ujarnya.

Banyaknya pepohonan di sekitar lokasi menurutnya karena tanaman disana tumbuh subur saat musim hujan seperti sekarang ini.

“Karena musim hujan rumputnya numbuh cepat. Ini baru dua tahun ditinggalkan,” tambahnya.

Syarifudin, Pelaksana Kelurahan Bantar Gebang memastikan pemberitaan mengenai kampung mati tidak benar.

“Kami dari kelurahan Bantar Gebang memastikan di wilayah Bantar Gebang ini tidak ada yang namanya kampung mati. Hanya saja memang rumahnya belum dihancurin atau dikelola oleh pengembang Vida, mungkin karena masih pandemi,” paparnya. (Mme)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

H. Darkam Resmi Jadi Kandidat Tunggal Calon Ketua Karang Taruna Kota Bekasi
BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini
Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi
Tim Satgas Pengawasan MBG Setu Tinjau SPPG Cijengkol 02, Ingatkan Pemisahan Sampah
Jaga SPMB di Jakarta, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Apresiasi Kinerja Kepala Disdik
Bawa Isu Nasional, Aliansi Mahasiswa Kota Bekasi Geruduk DPRD
Akselerasi Layanan Digital, Bank Jakarta Kembali Hadir di Jakarta Fair 2026
Pemprov Disarankan Gandeng Polda Metro Hapus Denda ETLE
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:27 WIB

H. Darkam Resmi Jadi Kandidat Tunggal Calon Ketua Karang Taruna Kota Bekasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:09 WIB

BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:48 WIB

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:33 WIB

Tim Satgas Pengawasan MBG Setu Tinjau SPPG Cijengkol 02, Ingatkan Pemisahan Sampah

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:12 WIB

Jaga SPMB di Jakarta, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Apresiasi Kinerja Kepala Disdik

Berita Terbaru

Foto; Mediakarya

Daerah

BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini

Rabu, 17 Jun 2026 - 18:09 WIB

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi, (foto; Mediakarya)

Daerah

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi

Rabu, 17 Jun 2026 - 17:48 WIB