Peringati HUT RI Ke-76, Bendera Raksasa Dikibarkan di Laut Nunukan

- Editor

Selasa, 17 Agustus 2021 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 NUNUKAN, Mediakarya – Momen memperingati HUT RI ke-76 di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, warga perbatasan mengibarkan bendera Merah Putih raksasa ukuran 10×15 meter di tapal batas laut negara dengan Malaysia tepatnya di perairan Sei Ular, Desa Sekaduyan Taka, Kecamatan Seimenggaris.

Camat Seimenggaris, Arif Budiman, di Nunukan, melalui sambungan telepon, Selasa, menyatakan, selain pengibaran bendera Merah Putih ukuran 10×15 meter di tapal batas laut negara juga digelar upacara pengibaran bendera di bukit perbatasan darat Indonesia dengan Malaysia.

Bukit yang dijadikan lokasi upacara itu merupakan lokasi benteng pertahanan tentara Indonesia pada saat konfrontasi dengan Malaysia pada 1963-1965 di Desa Sekaduyan Taka Kabupaten Nunukan.

Upacara pengibaran bendera Merah Putih raksasa ini terlaksana berkat kerja sama pemerintah dan pemuda-pemudi Desa Sekaduyan Taka dengan prajurit Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Indonesia-Malaysia dari Batalion Artileri Pertahanan Udara 16/Makassar yang sedang bertugas menjaga pos-pos perbatasan negara di Kabupaten Nunukan.

Ia menambahkan pada upacara peringatan HUT RI ke-76 sengaja memilih bukit yang letaknya tak jauh dari Pelabuhan Tradisional Sei Ular ini karena tempat tersebut dianggap sangat bersejarah bagi perjuangan TNI melawan Malaysia pada 1963-1965.

Pada bukit itu masih ditemukan sisa-sisa peninggalan TNI berupa pagar kawat duri dan lubang persembunyian seluas 1×2 meter dengan kedalaman sekitar 1,5 meter. “Di lokasi upacara peringatan HUT RI ke-76 ini masih ada benda-benda bersejarah saat terjadi konfrontasi dengan Malaysia,” kata dia, dilansir dari antara.

Ratusan warga setempat yang terlibat dan turut menyaksikan upacara dan pengibaran bendera merah putih ukuran 10×15 meter ini. Lokasi pengibaran bendera ukuran 10×15 meter berada di tapal batas laut negara dimana sering diklaim tentara Malaysia sebagai wilayahnya.

Bahkan, kata dia, di lokasi pengibaran bendera raksasa itu seringkali polisi dan Tentara Malaysia menangkapi WNI yang melintas atau menangkap ikan.(qq)

Baca Juga:  Fadel Sebut 39 Anggota DPD Tarik Tanda Tangan Mosi Tidak Percaya

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ketua BPKN: Blokir Rekening Mandiri Wajib Dibuka Jika Tidak Ada Dasar Hukum
Pernyataan Budi Ari Soal Pilpres Dipercepat Sebelum 2029 Diduga Atas Persetujuan Jokowi
Pembangunan PSEL Bekasi Merupakan Proyek Kedua Setelah Bali
Dorong Ekonomi Warga, Pemkab Nias Selatan Salurkan 121 Ekor Bibit Babi Kepala Kelompok Tani
Keturunan Faciako Wau Gelar Pemugaran dan Pemindahan Makam di Bawomataluo
Percasi Nias Selatan Sukses Gelar Cup I, Cetak Atlet Catur Bermental Sportif
Gerakan Eksternal Jelang Muktamar NU ke-35: Khidmah, Kontestasi, dan Independensi Jam’iyyah Dipertaruhkan
Komisi III DPR RI Pastikan RUU Perampasan Aset Rampung Pada Desember 2026

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:57 WIB

Ketua BPKN: Blokir Rekening Mandiri Wajib Dibuka Jika Tidak Ada Dasar Hukum

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Pernyataan Budi Ari Soal Pilpres Dipercepat Sebelum 2029 Diduga Atas Persetujuan Jokowi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Pembangunan PSEL Bekasi Merupakan Proyek Kedua Setelah Bali

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Keturunan Faciako Wau Gelar Pemugaran dan Pemindahan Makam di Bawomataluo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:11 WIB

Percasi Nias Selatan Sukses Gelar Cup I, Cetak Atlet Catur Bermental Sportif

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Opini

Mengapa Banyak Pemimpin Sering Berlaku Arogan?

Rabu, 26 Agu 2026 - 16:44 WIB