Ahmad Muzani: Kita Jangan Sampai Jadi Blantik Politik

- Editor

Minggu, 3 Oktober 2021 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIMALUNGUN, Mediakarya – Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mengingatkan kadernya untuk menjaga idealisme dalam perjuangan politik.

Menurut Muzani, regenerasi kepemimpinan di level organisasi sayap partai perlu dilakukan untuk menjaga eksistensi Partai Gerindra agar perjuangan politik dapat berumur panjang sepanjang Republik Indonesia berdiri. Maka idealisme perjuangan tetap perlu dijaga. Hal ini yang menjadi semangat pergerakan.

“Itu sebabnya kontinuitas kepemimpin, regenerasi, dan kaderisasi sangat diperlukan untuk menjaga perjuangan kita. Idealisme adalah sebuah cara yang akan kita junjung tinggi. Cita-cita kita akan terus diperjuangkan dengan mengedepankan kepentingan rakyat,” kata Muzani, dikutip dari republika.

Menurutnya, memperjuangkan idealisme politik bukan hal mudah. Perjuang politik sering kali tergoda oleh jebakan pragmatisme.

“Usaha untuk terus memperjuangkan kepentingan rakyat harus terus kita lakukan dengan menguatkan idealisme berpolitik di Partai Gerindra. Sehingga pragmatisme politik atau orientasi kepentingan jangka pendek dapat dihindari dan perjuangan itu tidak berbelok dari jalurnya,” ujar Muzani.

“Masalahnya idealisme kita sering terbentur dengan realitas politik. Idealisme berpolitik kita itu sering bertabrakan dengan pragmatisme politik.

Inilah yang menurut dia, menyebabkan idealisme luntur dan hanya menjadi sebuah slogan. Ini yang menyebabkan politik sering dijauhi masyarakat kita. “Maka kader Gerindra harus selalu berjuang untuk rakyat, bukan atas nama rakyat,” ujar Muzani yang juga Wakil Ketua MPR itu.

Baca Juga:  Sekjen Gerindra: Prabowo Sosok Pemimpin Jalan Tengah

Dengan demikian, seluruh perjuangan kader Partai Gerindra di semua level baik eksekutif maupun legislatif, hingga pengurus pusat dan daerah tidak menjadi blantik politik.

Karena itu hanya akan menyebabkan kemunduran dan keburukan dalam upaya kita membangun bangsa dan negara Indonesia.  “Itulah mengapa regenerasi dan optimisme harus terus kita bangun,” ujar dia.

Tujuannya agar kader-kader Gerindra tidak menjadi blantik-blantik politik. “Tujuan Partai Gerindra bukan itu, tujuan kita adalah menjadi partai yang selalu hadir di tengah rakyat, memperjuang apa yang menjadi keinginan rakyat di kala senang atau sudah,” tutup Ketua Fraksi Gerindra di DPR itu.

Dalam Musda PD TIDAR Sumut itu, Tia Anggraini terpilih menjadi Ketua PD TIDAR Sumut menggantikan Ichwan Ritonga. Turut hadir sejumlah anggota DPR RI Gerindra seperti Muhammad Raden Syafii, Gus Irawan Pasaribu, dan Prof. Djohar Arifin.

Kemudian hadir pula DPP Partai Gerindra seperti Waketum Mayjen (Purn) Musa Bangun, Rahayu Saraswati, Ketum PP TIDAR Aryo Djojohadikusumo, dan Wakil Walikota Kota Medan Aulia Rachman serta Wakil Bupati Batubara Oky Iqbal Frima. (qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Penyidik Jampidsus Geledah 2 Ruangan Di Bapenda Kota Bekasi, Sejumlah Berkas Turut Dibawa
Dapur MBG Bermasalah, Guru dan Wartawan Jadi Pihak Tertuduh
Kasus Perkara Suap Summarecon Bogor KPK Geledah Kementerian ATR/BPN
DPR Alokasi 23 T Untuk Gaji PPPK APBN 2027
Istana Tunggu Sinyal KPK Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Korupsi Lahan Pengembang
Prabowo Bertekad Beli Ratusan Pesawat Mitigasi Bencana Alam
LSM Somasi Kawal Perkara Tanah Senun Bin Nikin, Pastikan Mafia Tanah Tak Terjadi Di Bekasi
Koalisi Partai Pendukung Pemerintah Sepakat Dukung Batas Parlemen 5 Persen

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 20:30 WIB

Penyidik Jampidsus Geledah 2 Ruangan Di Bapenda Kota Bekasi, Sejumlah Berkas Turut Dibawa

Kamis, 17 September 2026 - 18:07 WIB

Dapur MBG Bermasalah, Guru dan Wartawan Jadi Pihak Tertuduh

Kamis, 17 September 2026 - 14:15 WIB

Kasus Perkara Suap Summarecon Bogor KPK Geledah Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 - 00:40 WIB

DPR Alokasi 23 T Untuk Gaji PPPK APBN 2027

Kamis, 17 September 2026 - 00:07 WIB

Istana Tunggu Sinyal KPK Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Korupsi Lahan Pengembang

Berita Terbaru

Tim penyidik Kejaksaan Agung telah melaksanakan serangkaian tindakan hukum, meliputi penggeledahan di sejumlah tempat, termasuk di beberapa kantor perusahaan yang diduga terlibat.  (Foto: Mame)

Hukum

Kejaksaan Agung Geledah Kantor Wali Kota Bekasi

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:23 WIB

Ekonomi & Bisnis

Dapur MBG Bermasalah, Guru dan Wartawan Jadi Pihak Tertuduh

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:07 WIB

Idrus Mony (Foto: HNN)

Opini

Negeri Para Bandit

Kamis, 17 Sep 2026 - 17:50 WIB