Aksi Peduli Mahasiswa Pelita Bangsa untuk Banjir Bandang Di Kabupaten Sukabumi

- Editor

Senin, 9 Desember 2024 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN BEKASI, Mediakarya – Pengurus bersama Anggota Organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Pelita Bangsa Kabupaten Bekasi mengadakan kegiatan penggalangan dana untuk membantu korban bencana banjir bandang yang melanda sebagian daerah di Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 7 hingga 8 Desember 2024 kemarin, yakni menerjunkan mahasiswa untuk turun ke lapangan di area kampus dan di jalan-jalan,  seperti ke lampu merah Lemah Abang Kabupaten Bekasi.

“Aksi kemanusiaan bersama mahasiswa se-Kabupaten Bekasi ini dalam rangka membantu saudara saudara kita yang terdampak musibah bencana banjir,” ungkap Ketua Komisariat PMII UPB, M. Romdhon, Ahad (8/12/2024).

Selain turun ke jalan, Komisariat PMII UPB juga membuka donasi bencana dan menerima bantuan transfer via rekening. Hingga saat ini dana yang telah terkumpul sebesar Rp 1.691.000 dari penggalangan dana yang dilakukan sejak Sabtu lalu. Menurut rencana, dana yang telah terkumpul akan disalurkan pada Minggu yang akan datang.

Saat ini kondisi korban banjir di Kabupaten Sukabumi masih sangat memprihatinkan, dengan banyak rumah dan kendaran pribadi yang terbawa banjir. Sehingga aktifitas warga pun jadi terhambat karena akses jembatan kini rusak diterjang Banjir Bandang.

Baca Juga:  Bali Bentuk Satpol PP Pariwisata Pelengkap Kebijakan Pungutan Wisman

“Beberapa korban terpaksa mengungsi, mereka sangat membutuhkan bantuan dan sebagai bentuk kepedulian sosial, kita diharapkan saling membantu,” tutur M. Romdhon.

Banjir yang melanda daerah Kabupaten Sukabumi ini terjadi akibat luapan air Sungai Cikaso. Tidak hanya banjir, Kabupaten Sukabumi juga mengalami bencana tanah longsor dan pergeseran tanah akibat cuaca ekstrem.

Untuk diketahui. Hujan dan angin kencang sudah berlangsung dari Selasa (3/12/2024) hingga Rabu (4/12/2024) dikarenakan adanya cuaca ektrem ada di banyak tempat di Kabupaten Sukabumi.

Wilayah yang terkena dampak banjir bandang meliputi 7 Kecamatan dan 7 Desa, antara lain :

Kampung Lembur, Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja; Kampung Palasari, Desa Cileungsing, Kecamatan Cikakak; Kampung Cijoneng, Desa Ubrug, Kecamatan Warungkiara; hingga Kampung Bangkongreang, Desa Benda, Kecamatan Cicurug. Selain itu, cuaca ekstrem ditemukan pula di wilayah Kampung Balekambang, Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung; Kampung Cipamingkis, Desa Sukalarang, Kecamatan Sukalarang; dan Kampung Sindangsari, Desa Cimenteng, Kecamatan Curugkembar. (Sygy)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pengurus PDNI Kepulauan Nias Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Teluk Dalam
NCW Endus Dugaan Kongkalikong Lelang Jalan Lingkar Waduk Penjalin, Desak KPK Masuk Brebes
Pom Bensin Di Amandraya Diduga Layani BBM Subsidi Dengan Jerigen
Lelang Jalan Lingkar Waduk Penjalin Brebes Disorot, Peserta Pertanyakan Transparansi Evaluasi
Jembatan Merah Putih Presisi di Nias Selatan Diresmikan dan Siap Dibangun Permanen Pada 2027
Diduga Buka Lowongan Kerja Palsu, Ruko Di Bekasi Timur Disidak Disnaker
Hari Kesaktian Pancasila, Polres Nias Selatan: Berbeda dalam Keberagaman, Bersatu dalam Pancasila
Raih Juara 1 Pencak Silat, Siswa Terput Global 1 Dapat Apresiasi

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:32 WIB

Pengurus PDNI Kepulauan Nias Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Teluk Dalam

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:56 WIB

NCW Endus Dugaan Kongkalikong Lelang Jalan Lingkar Waduk Penjalin, Desak KPK Masuk Brebes

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Pom Bensin Di Amandraya Diduga Layani BBM Subsidi Dengan Jerigen

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Lelang Jalan Lingkar Waduk Penjalin Brebes Disorot, Peserta Pertanyakan Transparansi Evaluasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi di Nias Selatan Diresmikan dan Siap Dibangun Permanen Pada 2027

Berita Terbaru