Anggota DPRD DKI Harap Vaksinasi Usia 6-11 Tahun Aman

- Penulis

Selasa, 21 Desember 2021 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD DKI Jakarta dari PDIP Rasyidi.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari PDIP Rasyidi.

JAKARTA, Mediakarya – Pelaksanaan vaksinasi untuk usia 6-11 tahun yang dilaksanakan di sekolah-sekolah di Jakarta menjadi perhatian anggota DPRD DKI, Rasyidi.

Anggota Fraksi PDIP itu mengharapkan, petugas vaksinasi mengedepankan sisi kenyamanan bagi para siswa-siswi yang akan melakukan vaksinasi.

“Untuk menciptakan rasa aman dan nyaman itu kan perlu inovasi dari petugas. Bisa saja dengan menampilkan pernak-pernik film kartun yang anak-anak sukai sekarang ini,” ujar Rasyidi kepada mediakarya, Selasa (21/12).

Dengan adanya gambar-gambar kartun yang ditampilkan, hal itu dikatakan bisa menghilangkan rasa takut anak-anak pada jarum suntik atau pun hal lainya yang menimbulkan rasa khawatir.

“Insya Allah, saya harapkan pelaksanaan vaksinasi di usia 6-11 tahun ini sukses dan tidak menimbulkan efek negatif pada masyarakat yang berada pada usia 6-11 tahun,” imbuhnya.

Baca Juga:  Eri Cahyadi Saat ini Enggan Pikirkan Elektabilitas Pilkada Jatim 2024

Lebih jauh, anggota DPRD DKI yang terpilih dari dapil Jaktim itu menilai pelaksanaan vaksinasi ini bisa menyentuh seluruh murid sekolah tanpa terkecuali. “Agar tercipta kekebalan kelompok masyarakat secara masive, khususnya pada anak-anak yang berusia 6-11 tahun terhadap virus covid 19,” tandasnya.

Apalagi, kata wakil ketua Komisi C DPRD DKI itu, saat ini Indonesia mulai dimasuki varian baru omicron. Dengan vaksinasi 6-11 tahun, diharap ketahanan tubuh masyarakat akan semakin kuat.”Perlu sosialisasi yang dilakukan secara menyeluruh baik di sekolah negeri dan swasta. Tujuannya agar vaksin bisa menjadikan masyarakat memiliki ketahanan terhadap virus covid 19,” bebernya. (Ian)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Harga Pertamax Naik 32 Persen, Ketua BPKN RI: Konsumen Berhak Mendapat Transparansi Pemerintah
WTP Kota Bekasi Dipertanyakan Publik, Ini Penjelasan Pakar Komunikasi Politik
Sambut HUT DKI Jakarta ke-499, PLN UID Jakarta Raya Luncurkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen
Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Asembagus 
Penyidik Dalami Kerja Sama Publikasi di Kementan, Beberapa Pegawai Jalani Pemeriksaan
Polri Libatkan Eksternal Dalam Assessment Jenderal
Bea Cukai Ungkap Jutaan Batang Rokok Ilegal, Total Kerugian Negara Rp8,66 Miliar
Anggaran MBG Ratusan Triliun Disorot, Adi Suparto Minta Audit Menyeluruh
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:38 WIB

Harga Pertamax Naik 32 Persen, Ketua BPKN RI: Konsumen Berhak Mendapat Transparansi Pemerintah

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:42 WIB

WTP Kota Bekasi Dipertanyakan Publik, Ini Penjelasan Pakar Komunikasi Politik

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:34 WIB

Sambut HUT DKI Jakarta ke-499, PLN UID Jakarta Raya Luncurkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:29 WIB

Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Asembagus 

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:59 WIB

Polri Libatkan Eksternal Dalam Assessment Jenderal

Berita Terbaru