Arus Mudik Meningkat, Menhub Pastikan Rekayasa Lalu Lintas Berjalan Efektif

- Penulis

Rabu, 18 Maret 2026 - 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIKAMPEK, Mediakarya – Pergerakan arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan signifikan di ruas Tol Jakarta–Cikampek. Seiring dengan itu, pemerintah mulai mengimplementasikan kebijakan pengendalian arus melalui rekayasa lalu lintas one way lokal Tahap I sebagai langkah antisipatif terhadap lonjakan kendaraan di jalur utama mudik.

Untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif di lapangan, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho dan Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono meninjau langsung kondisi arus lalu lintas di KM 29 pada Selasa malam (17/3/2026). Peninjauan ini menjadi bagian dari evaluasi awal atas penerapan rekayasa lalu lintas yang telah diberlakukan sejak siang hari.

Menhub Dudy menyampaikan bahwa kebijakan rekayasa lalu lintas yang diterapkan merupakan bagian dari strategi terpadu pemerintah dalam menjaga kelancaran sekaligus meningkatkan keselamatan perjalanan mudik. Ia menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas telah mulai diterapkan sesuai dengan ketentuan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB).

“Tadi siang Korlantas Polri telah memberlakukan atau memulai rekayasa lalu lintas one way lokal sepenggal tahap pertama yaitu dari kilometer 70 sampai kilometer 263. Harapannya bahwa dengan pemberlakuan ini maka masyarakat dalam melakukan perjalanan bisa berjalan lancar,” ujar Menhub Dudy.

Menhub menegaskan bahwa pelaksanaan rekayasa lalu lintas ini telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Ini dilakukan untuk mengantisipasi dan juga sesuai dengan yang termuat di dalam SKB bahwa pada tanggal 17 Maret, dilakukan rekayasa lalu lintas,” jelasnya.

Lebih lanjut, Menhub Dudy menambahkan bahwa penerapan kebijakan dilakukan secara bertahap dan terukur dengan mempertimbangkan kondisi riil di lapangan. Hingga malam hari, arus lalu lintas terpantau dalam kondisi terkendali.

Baca Juga:  Keponakan Taufik Kiemas Siap Pasang Badan Bela Tukang Bakso

“Alhamdulillah, sampai dengan saat ini arus lalu lintas terpantau terkendali dan berjalan lancar,” kata Menhub.

Ia pun berharap kebijakan rekayasa lalu lintas ini dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. “Kami mohon doa agar pelaksanaan one way ini dapat berjalan dengan baik dan lancar,” tuturnya.

Kebijakan rekayasa lalu lintas merupakan bagian dari manajemen lalu lintas terpadu yang mencakup penerapan contraflow, one way, serta pembatasan operasional angkutan barang. Seluruh kebijakan dijalankan secara fleksibel, adaptif berbasis kondisi lapangan.

Korlantas Polri mencatat bahwa implementasi kebijakan ini memberikan dampak positif, dengan penurunan angka kecelakaan sebesar 15,5 persen dan penurunan fatalitas hingga 38,9 persen.

Sementara itu, Jasa Marga melaporkan hingga sore hari (17/3), sekitar 1,1 juta kendaraan telah keluar dari Jakarta atau sekitar 32 persen dari total proyeksi, dengan tren yang terus meningkat menuju puncak arus mudik.

Menhub juga kembali mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap pembatasan operasional angkutan barang, khususnya kendaraan sumbu tiga ke atas, guna menjaga kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik.

“Pada kesempatan ini juga saya ingin sekali lagi, mungkin sudah dalam beberapa hari, mengimbau kepada para pengusaha maupun perusahaan yang mengoperasikan kendaraan truk sumbu tiga ke atas agar menghentikan pengoperasiannya untuk sementara waktu sesuai dengan pembatasan demi menjaga kelancaran maupun keselamatan dari saudara-saudara kita yang akan melakukan perjalanan mudik,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah
Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?
BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan
Dibajak di Laut, Diabaikan di Darat: Ironi Perlindungan Pelaut di Hari Buruh
ITPLN Genjot Akreditasi Unggul, Rektor Iwa Garniwa Pastikan Lulusan Siap Kerja di Era Transisi Energi
Peringatan May Day 2026, Mbak Yuke Pastikan DPRD Akan Arahkan Kebijakan Anggaran Agar Lebih Berpihak Pada Buruh
Pakar Audit Ungkap Risiko Himbara dalam Kelola Rekening Dormant
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:20 WIB

Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:52 WIB

Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:34 WIB

BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:57 WIB

Dibajak di Laut, Diabaikan di Darat: Ironi Perlindungan Pelaut di Hari Buruh

Berita Terbaru

Seluruh rakyat Indonesia turut berduka atas terjadinya kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur wilayah Kota Bekasi-Jawa Barat yang menyebabkan korban meninggal dan luka. Peristiwa memilukan yang terjadi pada 27 April 2026

Headline

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Reshuffle Kabinet Pemerintahan Prabowo-Gibran (Foto: Int)

Headline

Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:52 WIB

Sekretaris Pendiri Indonesia Audit Watch (IAW) Iskandar Sitorus (Foto: Mediakarya)

Ekonomi & Bisnis

BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:34 WIB