Bantah Ingin Turunkan Airlangga, Ridwan Hisjam: Saya Siap Jadi Panglimanya Jika Maju Capres

- Penulis

Selasa, 18 Juli 2023 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Politisi senior partai Gokar Ridwan Hisjam.

Politisi senior partai Gokar Ridwan Hisjam.

 

JAKARTA,Mediakarya- Anggota Dewan Pakar Ridwan Hisjam membantah ingin menurunkan Airlangga Hartarto dari posisi Ketua Umum Partai Golkar. Ridwan Hisjam memenuhi panggilan Dewan Etik Partai Golkar terkait wacana musyawarah nasional luar biasa (munaslub), pada Selasa (18/7/2023).

Ridwan Hisjam menegaskan, kecintaannya pada Golkar dan Ketua Umumnya tak pernah goyah. Bahkan, ia mengaku siap menjadi panglima pemenangan jika Airlangga Hartarto mendeklarasikan diri sebagai calon presiden 2024.

“Kalau Airlangga maju, capres, kita akan fight, saya tidak ada mau menurunkan Airlangga (dari Ketum Golkar),” tutur Ridwan Hisjam, Selasa (18/7/2023).

“Kecintaan terhadap Partai Golkar, saya tidak pernah goyang sama sekali. Saya tidak pernah kemana-mana,dan kecintaan saya kepada Ketua Umum (Airlangga Hartarto). Karena saya satu korps sama Pak Airlangga di persatuan Insinyur,” kata dia menambahkan.

Ridwan Hisjam mengatakan, rekomendasi Dewan Pakar hanya meminta Airlangga untuk mendeklarasikan diri sebagai capres 2024. Selain itu, Dewan Pakar juga menyarankan Airlangga membuat poros baru dalam Pilpres 2024 agar lebih mudah memiliki kendaraan politik untuk maju di Pilpres 2024. Ia mengaku siap berjuang untuk kemenangan Golkar dan Airlangga di Pemilu 2024 mendatang.

“Kalau Airlangga maju, saya siap jadi panglimanya Airlangga, saya bilang gitu. Dan tadi saya ulang, saya siap jadi penglimanya Airlangga kalau dia maju jadi capres. Sudah jelas, tidak ada abu-abu,” ujarnya.

Baca Juga:  DPR dan Pemerintah Bahas Percepatan Huntap Korban Bencana Aceh dan Sumatra

Ridwan Hisjam juga mengakui, Dewan Pakar tidak memiliki kekuasaan atau hak untuk menggelar munaslub. Ia mengatakan, Dewan Pakar hanya berwenang memberikan masukan kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto. Bahkan, Dewan Pakar juga tidak berwenang masukan yang direkomendasikannya dijalankan Ketua Umum Golkar.

“Dia tidak punya hak Dewan Pakar, dia hanya memberikan masukan kepada Ketua Umum, bukan kepada DPP. Oleh ketua umum mau dipakai atau tidak dipakai, itu hak ketua umum,” tegas Ridwan.

Politikus asal Jawa Timur ini menegaskan, dirinya tidak ingin ada munaslub Golkar. Dalam rekomendasi yang dikeluarkan Dewan Pakar, hanya terkait masukan agar Airlangga Hartarto segera mendeklarasikan diri menjadi calon presiden. Sebab, hal itu merupakan keputusan Munas 2019. Selain itu, juga rekomendasi soal membuat poros baru di Pilpres 2024.

Hingga saat ini, Golkar masih tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Di KIB, Golkar bersama Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Namun, KIB belum juga mengumumkan siapa bakal capres yang ingin mereka usung, meskipun sudah memenuhi syarat ambang batas pengusungan capres sebesar 20 persen.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dukung Penegakan Hukum di KPK, Iskandar Bantah Lakukan Obstruction of Justice
IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC
Keren, Kolaborasi Bank Jakarta dan Bapenda DKI di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak
Polda Metro Jaya Siapkan 6.088 Personel Jelang Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa
Wacana Ubah DSI Jadi BLU, Mantan Jenderal Ini Usulkan Lahirnya Otoritas Analisis Perdagangan Komoditas Nasional
BGN di Pusaran Korupsi: Pembersihan Nyata atau Sekadar Rebranding?
STY Latih Persija, Pras: Itu Pelatih Bagus
Dirjen Keuangan Daerah Agus Fatoni Dorong Daerah Perkuat Kemandirian Fiskal Lewat Inovasi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:48 WIB

Dukung Penegakan Hukum di KPK, Iskandar Bantah Lakukan Obstruction of Justice

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:42 WIB

IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:59 WIB

Polda Metro Jaya Siapkan 6.088 Personel Jelang Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:38 WIB

Wacana Ubah DSI Jadi BLU, Mantan Jenderal Ini Usulkan Lahirnya Otoritas Analisis Perdagangan Komoditas Nasional

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:59 WIB

BGN di Pusaran Korupsi: Pembersihan Nyata atau Sekadar Rebranding?

Berita Terbaru