Bayar Layanan Kesehatan di RSUD Tarakan Bisa Pakai QRIS Tap NFC Lewat JakOne Mobile Bank DKI

- Editor

Sabtu, 15 Maret 2025 - 05:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Bank DKI terus memperkuat komitmennya dalam mendukung digitalisasi pembayaran di sektor layanan kesehatan dengan menghadirkan fitur QRIS Tap NFC pada aplikasi JakOne Mobile, yang baru saja dilaunching oleh Bank Indonesia di Jakarta pada Jumat (12/3/2025).

Inovasi ini memungkinkan masyarakat untuk melakukan transaksi pembayaran layanan kesehatan dengan lebih mudah, cepat, dan aman, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Jakarta, yang pilot project nya dilakukan di RSUD Tarakan. Penerapan QRIS Tap NFC ini merupakan bagian dari dukungan Bank DKI terhadap program digitalisasi sistem pembayaran yang diinisiasi oleh Bank Indonesia.

Direktur Teknologi & Operasional Bank DKI, Amirul Wicaksono, menyampaikan bahwa kehadiran QRIS Tap NFC melalui aplikasi JakOne Mobile Bank DKI untuk transaksi di RSUD merupakan langkah nyata dalam mendukung inklusi keuangan serta meningkatkan efisiensi transaksi di sektor kesehatan.

“Bank DKI terus berupaya menghadirkan solusi pembayaran digital yang inovatif dan inklusif, termasuk di sektor kesehatan. Dengan fitur QRIS Tap NFC pada JakOne Mobile, masyarakat dapat melakukan transaksi secara mudah hanya dengan menempelkan perangkat selularnya pada mesin pembayaran yang mendukung fitur NFC. Hal ini juga sejalan dengan upaya Bank DKI dalam meningkatkan kenyamanan dan kemudahan transaksi bagi warga Jakarta,” ujar Amirul.

Baca Juga:  Bank DKI Menyikapi Proses Hukum Terkait Kredit kepada PT Sritex

Sebelumnya, Bank DKI telah mendukung digitalisasi pembayaran di sejumlah RSUD di Jakarta melalui berbagai layanan perbankan digital, termasuk penerapan pembayaran dengan QRIS melalui aplikasi JakOne Mobile, hingga Cash Management System bagi pengelolaan keuangan rumah sakit, sebagai upaya meningkatkan efisiensi operasional rumah sakit serta memberikan kemudahan bagi pasien dalam transaksi pembayaran di rumah sakit.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi, menambahkan bahwa digitalisasi pembayaran di RSUD juga bertujuan untuk mengurangi penggunaan uang tunai, meningkatkan transparansi keuangan, serta meminimalisir risiko penyebaran uang fisik sebagai media transaksi.

“Kami berharap implementasi QRIS Tap NFC melalui aplikasi JakOne Mobile ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pasien dan keluarga yang berkunjung ke RSUD di Jakarta. Setelah pilot project di RSUD Tarakan, kedepannya Bank DKI akan terus memperluas penggunaan teknologi pembayaran digital di RSUD dan RS Swasta, serta berbagai sektor lainnya untuk mendukung Jakarta sebagai kota yang semakin modern dan digital,” tutup Arie.

Selain di sektor kesehatan, implementasi pembayaran QRIS Tap NFC melalui aplikasi JakOne Mobile juga dapat digunakan untuk pembayaran pada sektor layanan publik lainnya, termasuk transportasi umum seperti MRT Jakarta, TransJakarta, dan LRT Jakarta.(dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Di Balik Seruan “Patungan Beli Kembali Indonesia” Antara Stabilitas Ekonomi dan Ancaman Kedaulatan
Direktur INDEF Eisha Rachbini: Ekonomi Indonesia Tidak Baik-Baik Saja, Tiga Jalur Guncangan Global Mengancam
INDEF GTI Desak Pemerintah Fokus Insentif BEV, Bukan Hybrid: Tiap Mobil Listrik Berarti Satu Kendaraan Tak Antre BBM
Ketua Kadin Kota Bekasi Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
Jadi Modus Baru Peredaran Narkoba, Komisi III DPR Dukung Kapolri Gandeng MUI Fatwakan Haram Vape
Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Juliana Raih Penghargaan 4th Indonesia Most Innovative CFO Awards 2026
BPKN RI Dorong AED Tersedia di Ruang Publik: Jangan Tunggu Ada Korban Baru Bergerak
Belanja Ratusan Triliun MBG dan Kopdes Merah Putih Belum Mengalirkan Manfaat ke UMKM Lokal

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Di Balik Seruan “Patungan Beli Kembali Indonesia” Antara Stabilitas Ekonomi dan Ancaman Kedaulatan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Direktur INDEF Eisha Rachbini: Ekonomi Indonesia Tidak Baik-Baik Saja, Tiga Jalur Guncangan Global Mengancam

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:52 WIB

INDEF GTI Desak Pemerintah Fokus Insentif BEV, Bukan Hybrid: Tiap Mobil Listrik Berarti Satu Kendaraan Tak Antre BBM

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Ketua Kadin Kota Bekasi Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Jadi Modus Baru Peredaran Narkoba, Komisi III DPR Dukung Kapolri Gandeng MUI Fatwakan Haram Vape

Berita Terbaru

PT NSHE memperkuat konservasi lingkungan dengan menambah jembatan arboreal di PLTA Batangtoru demi menjaga konektivitas habitat dan keselamatan satwa liar.

Headline

PT NSHE Bangun Jembatan Arboreal Jaga Habitat Satwa Batang Toru

Minggu, 25 Okt 2026 - 12:22 WIB