Blusukan ke PCNU Galang Dukungan Pencapresan, PBNU Ingatkan Cak Imin

- Editor

Rabu, 26 Januari 2022 - 07:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin diminta memiliki etika dalam berorganisasi.

Hal tersebut menyusul dengan pernyataan Cak Imin yang mengklaim mendapatkan dukungan dari Gus-gus se-Jawa Timur untuk maju dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2024.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Cak Imin saat silaturrahmi sekaligus konsolidasi bersama para gus dan kiai di PCNU Banyuwangi.

Terkait upaya safari PKB ke kalangan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama untuk meraih dukungan pencapresan, Wakil Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Rahmat Hidayat Pulungan mengingatkan agar tidak salah kaprah dalam berorganisasi.

“Ini menunjukkan PKB ingin mengerdilkan NU dan PBNU. Cara berorganisasi yang salah kaprah seperti ini harus diingatkan,” kata Rahmat.

Ia menyampaikan, sejarah mencatat bahwa PKB adalah organisasi politik yang dilahirkan oleh PBNU, dengan aktor utamanya adalah Abdurahman Wahid atau Gus Dur.

Rahmat menjelaskan, dalam teori organisasi, PBNU membentuk sebuah organisasi di bidang politik bernama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Jika mengacu ke teori organisasi modern, menurutnya, maka pemegang saham utama berhak mengendalikan dan mengaudit mulai dari keuangan, operasional hingga kinerja PKB.

Baca Juga:  Kultur Elit PKB yang Wajib Ditinggalkan: Tantangan bagi Masa Depan Partai Kebangkitan Bangsa

Atas dasar itu, menurutnya, PKB secara etika seharusnya membuat surat untuk audiensi kepada Rais Aam dan Ketum PBNU hasil Muktamar PBNU pada Desember 2021 silam.

“Untuk memberikan laporan, program kerja dan agenda politik ke depan,” ujarnya.

Rahmat menyayangkan Cak Imin dan jajarannya malah langsung masuk ke PCNU atau MWC NU tanpa mendahulukan etika atau permisi ke PBNU.

“NU dengan semua tingkatan dari PBNU, PWNU dan PCNU berhak mengaudit (kinerja, operasional dan keuangan PKB),” sambungnya.

Rahmat mengingatkan kembali PKB adalah institusi politik yang dibuat PBNU untuk menjadi alat perjuangan PBNU. Sepantasnya, kata dia, semua yang dikerjakan oleh PKB harus mendapat restu dari pihaknya.

Melansir CNN, ia menilai tingkah PKB dalam beberapa waktu terakhir memperlihatkan bahwa PKB lebih hebat dan berjasa dibandingkan NU.

“Ini kok lama kelamaan kita lihat semakin salah menempatkan dirinya di depan PBNU. PKB. Seolah-olah lebih hebat dan berjasa dari NU,” tuturnya.**

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pendapat Para Pakar Jelang Putusan MK Tentang Syarat Pendidikan Calon Pemimpin Neggara
Dari Anwar Usman Hingga Rocky Gerung, ETOS: Negara Ini Banyak Pelacur Politik
Pecah Kongsi Prabowo-Jokowi? Reshuffle Ketujuh Geser Geng Solo dari Pos Strategis
Agus Wahid: Reshuffle Prabowo Paradoks, Copot Purbaya hingga Mutasi Sigit dan Dudung
Pengamat Sebut Reshuffle Ala Ketapel, Sarat Akomodasi Politik
GNK Soroti Komposisi Wantimpres, Singgung Gaya Komunikasi Rocky Gerung
Dilantik Jadi Wantimpres Rocky Gerung Kritis Terhadap Kebijakan
Syahganda Nainggolan Dilantik Kepala Bakom Fokuskan Peran AI Komunikasi Pemerintah

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Pendapat Para Pakar Jelang Putusan MK Tentang Syarat Pendidikan Calon Pemimpin Neggara

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Dari Anwar Usman Hingga Rocky Gerung, ETOS: Negara Ini Banyak Pelacur Politik

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Agus Wahid: Reshuffle Prabowo Paradoks, Copot Purbaya hingga Mutasi Sigit dan Dudung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Pengamat Sebut Reshuffle Ala Ketapel, Sarat Akomodasi Politik

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:51 WIB

GNK Soroti Komposisi Wantimpres, Singgung Gaya Komunikasi Rocky Gerung

Berita Terbaru