BNPT Kecam Segala Bentuk Aksi Kekerasan dan Ingatkan Bahaya Radikal Terorisme

- Editor

Rabu, 13 April 2022 - 01:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengecam segala bentuk aksi kekerasan yang merugikan masyarakat sipil baik secara individu maupun kelompok  dalam bentuk apapun.

Kepala BNPT Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar, pada Selasa (12/4/2022), menyatakan kekerasan bukanlah jati diri bangsa Indonesia, jadi sangat mengkhawatirkan apabila kekerasan dan kebencian dianggap wajar maka sangat berbahaya bagi negeri ini karena memperlebar pintu masuk paham radikal terorisme.

“Kami mengecam keras segala aksi kekerasan dalam bentuk apapun, mari kita saling menjaga, saling mengingatkan dan saling memperlakukan sesama manusia dengan berlandaskan pri kemanusiaan yang adil dan beradab,” kata Boy.

Dia mengingatkan sepatutnya sebagai anak bangsa kita saling bergandengan tangan dan memperlakukan sesama dengan sebaik-baiknya.

Kepala BNPT menyesalkan aksi kekerasan yang terjadi dari sebagian pengunjuk rasa saat dimana jutaan umat Muslim Indonesia sedang menjalankan ibadah suci Ramadhan.

“Ramadhan seharusnya dijadikan sebagai saat yang tepat memperkuat keimanan sekaligus memperkuat persatuan kita sebagai anak bangsa Indonesia,” katanya, dikabarkan dari republika.

Seperti diketahui bersama, seorang dosen bernama Ade Armando dipukuli hingga babak belur oleh sekelompok pengunjuk rasa non mahasiswa pada saat unjuk rasa besar-besaran di depan kompleks parlemen DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/4).

Baca Juga:  KPU Jakpus Komit Tingkatkan Kualitas Petugas KPPS Pemilu 2024

Aksi tersebut digelar guna menolak wacana penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden. Mereka mendesak DPR agar tak menggunakan hak konstitusinya untuk mengamandemen UUD yang mengatur penundaan pemilu dan memperpanjang masa jabatan presiden.

Namun pada sekira pukul 15.50 WIB, kericuhan terjadi dan Ade Armando menjadi sasaran pukul dari sejumlah peserta.

Ade mengenakan kaos hitam bertuliskan “Pergerakan Indonesia untuk Semua” dibopong oleh petugas kepolisian. Wajahnya terlihat babak belur dan celananya terlihat sudah dilucuti.

Sebelum kejadian tersebut, Ade mengaku tak berniat ikut dalam aksi unjuk rasa bersama mahasiswa. Namun, dia mendukung aspirasi yang menolak wacana penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden.

“Saya tidak ikut demo. Saya mantau dan ingin mengatakan ‘saya mendukung’,” ujar Ade di depan Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (11/4/2022).    (qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Direktur Etos Indonesia Institute Desak Disnaker dan Polres Bekasi Sikat Mafia Loker Bodong
Effendi Gazali Gedor PKB Soal Ijazah Gibran: Dorong Hak Angket, Stop Kebohongan! PSI Saja Bilang Good Luck
Ahmad Doli Ngamuk Diserang Hasyim Asy’ari: Dia Lupa Pernah 2 Kali Dipecat Karena Munafik! Komisaris BUMN Hadiah dari Siapa?
Yusuf Blegur Skakmat Pernyataan Bakom Syahganda: Kasihan Pembantunya Prabowo, Klarifikasi Terus dan Kelewat Offside
Bakom RI: Wapres Gibran Tidak Bisa Di-impeachment, Penurunan Foto Kurang Baik
Di Podcast Akbar Faizal, Bos Charta Politika Bongkar Alasan Berseberangan dengan Jokowi
Ketum LPKAN Apresiasi Gebrakan Kapolri Jenderal Suyudi: Agresif Berantas Narkoba dan Pelototi APBD
Ketua NCW Bekasi: Pejabat Boleh Tolak Wawancara, Tapi Tidak Boleh Hina Wartawan

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Direktur Etos Indonesia Institute Desak Disnaker dan Polres Bekasi Sikat Mafia Loker Bodong

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Effendi Gazali Gedor PKB Soal Ijazah Gibran: Dorong Hak Angket, Stop Kebohongan! PSI Saja Bilang Good Luck

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Ahmad Doli Ngamuk Diserang Hasyim Asy’ari: Dia Lupa Pernah 2 Kali Dipecat Karena Munafik! Komisaris BUMN Hadiah dari Siapa?

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Yusuf Blegur Skakmat Pernyataan Bakom Syahganda: Kasihan Pembantunya Prabowo, Klarifikasi Terus dan Kelewat Offside

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Bakom RI: Wapres Gibran Tidak Bisa Di-impeachment, Penurunan Foto Kurang Baik

Berita Terbaru