BNPT Optimalkan Deradikalisasi Lewat Pengelolaan Kebun Tebu

- Penulis

Senin, 13 November 2023 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengoptimalkan program deradikalisasi lewat pengelolaan perkebunan tebu di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Kepala BNPT Komjen Pol. Rycko Amelza Dahniel, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin, mengatakan upaya tersebut dilakukan dengan membangun reintegrasi dengan masyarakat sekitar melalui sektor wirausaha perkebunan tebu.

“Jadi, yang kami harapkan dari program kewirausahaan ini bisa terjadi reintegrasi dengan masyarakat sekitar dan bisa beradaptasi,” kata Rycko saat mengunjungi PT PG Rajawali II di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Minggu (12/11).

Rycko menjelaskan program deradikalisasi melalui sektor wirausaha di bidang perkebunan itu dapat memberikan dua manfaat kepada mitra deradikalisasi, yaitu kesempatan pekerjaan dan membangun reintegrasi.

“Program ini bukan hanya memberikan pekerjaan kepada mitra deradikalisasi, tetapi juga untuk membangun reintegrasi dalam menghadapi kehidupan yang sebenarnya,” imbuhnya, dilansir dari antara.

Dia pun berharap para mitra deradikalisasi yang nantinya melakukan kegiatan wirausaha perkebunan tebu dapat lebih mudah kembali ke kehidupan bermasyarakat setelah bebas dari lembaga pemasyarakatan (lapas).

Baca Juga:  Generasi Milenial Jadi Harapan Kemajuan Digitalisasi UMKM

Lewat program tersebut, Rycko berharap para mitra deradikalisasi menjadi jauh dari jangkauan jaringan sebelumnya dan dapat mengubah cara berpikir secara tidak langsung saat melakukan aktivitas perkebunan di wilayah perkebunan tebu PT PG Rajawali II.

Sementara itu, Direktur Utama PT PG Rajawali II Wahyu Sakti Priyonggo mendukung sinergisme dengan BNPT. Wahyu mengatakan pihaknya mendapatkan banyak hal positif, mulai dari peningkatan produksi tebu dan dapat ikut terlibat aktif dalam program deradikalisasi.

“Banyak hal positif terhadap kami, terhadap peningkatan tebu dan kami bisa membantu program program BNPT khususnya,” ucap Wahyu. (sm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Digitalisasi Polri Melangkah Menuju Kepolisian Global
Koalisi Masyarakat Sipil Sebut Pemaksaan Kesaksian Andri Yunus adalah Bentuk Ancaman
Hari Buruh 2026: LPKAN Desak Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan
Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah
Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?
BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan
Dibajak di Laut, Diabaikan di Darat: Ironi Perlindungan Pelaut di Hari Buruh
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:20 WIB

Digitalisasi Polri Melangkah Menuju Kepolisian Global

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:09 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Sebut Pemaksaan Kesaksian Andri Yunus adalah Bentuk Ancaman

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:51 WIB

Hari Buruh 2026: LPKAN Desak Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:20 WIB

Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Berita Terbaru

Personel lalu Lintas Polri saat melakukan apel (Foto: Sumber Net)

Headline

Digitalisasi Polri Melangkah Menuju Kepolisian Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:20 WIB

Seluruh rakyat Indonesia turut berduka atas terjadinya kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur wilayah Kota Bekasi-Jawa Barat yang menyebabkan korban meninggal dan luka. Peristiwa memilukan yang terjadi pada 27 April 2026

Headline

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB