Desakan Muktamar Luar Biasa Menguat, PBNU Diambang Perpecahan

- Editor

Sabtu, 7 September 2024 - 07:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Nahdlatul Ulama (Ist)

Logo Nahdlatul Ulama (Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Perseteruan antara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan ormas islam Nahdlatul Ulama (NU) sepertinya bakal terus berlanjut. Hal tersebut menyusul dengan isu akan digelarnya muktamar tandingan PKB oleh kelompok di luar kubu Ketua Umum Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Namun tidak berhenti di situ, kelompok ulama yang pro terhadap gerbong PKB Muhaimin Iskandar dan sebagian anggota Nahdlatul Ulama juga mendesak agar segera diselenggarakan percepatan muktamar luar biasa PBNU.

Sebagaimana diungkapkan Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar, Jombang, Jawa Timur, KH Abdussalam Shohib mengaku siap menampung sejumlah keluhan pengurus dan warga NU di tingkat bawah yang merasa resah terhadap arah kepemimpinan PBNU saat ini.

Dikutip dari Antara, KH Abdussalam Shohib merupakan Presidium Penyelamat Organisasi (PO) dan Muktamar Luar Biasa (MLB) NU, pihaknya juga membuka hotline bagi warga dan pengurus NU untuk menyampaikan aduan, masukan, saran, maupun kritik, terkait pelanggaran yang dilakukan PBNU secara terstruktur, sistematis, dan masif.

Anggota Presidium Penyelamat Organisasi dan MLB NU KH Abdussalam Shohib dalam keterangan diterima di Surabaya, Jawa Timur, Kamis, mengatakan pihaknya sudah menampung dukungan lebih dari 300 PCNU dan PWNU se-Indonesia yang memiliki keresahan dan kegelisahan terhadap pelanggaran PBNU dan bersepakat untuk bersama-sama menggelar MLB NU demi menyelamatkan jam’iyyah NU.

“Kami meyakini mayoritas warga dan pengurus NU sebenarnya ingin mengadukan pelanggaran dan kritik atas tindakan penyalahgunaan institusi PBNU, tapi ya agak sungkan. Kebijakan PBNU yang tidak menyenangkan, penuh pelanggaran dan merusak. Ini tidak boleh dibiarkan,” ujar KH Abdussalam Shohib.

Baca Juga:  PBNU Pecah?, Yahya Cholil Staquf Didesak Mundur dari Ketum 

Gus Salam, sapaannya, memahami bahwa seringkali warga NU mendiamkan pelanggaran yang dilakukan PBNU dan pengurus pun memiliki ketakutan tersendiri saat menyampaikan persoalan. Karena itu Presidium Penyelamat Organisasi dan MLB NU membuka hotline agar warga dan pengurus dapat menyampaikan aduan seluas-luasnya.

Gus Salam menekankan tiap laporan yang masuk ke Presidium PO dan MLB NU akan dilihat klasifikasinya mana yang dapat disampaikan terbuka atau tidak, dan pasti dijamin kerahasiaan identitas pelapor.

Adapun hotline yang disiapkan yakni Call Center dan WhatsApp (WA) di nomor 087839539999, email aduanmlbnu@gmail.com, serta bisa disampaikan langsung ke Sekretariat Presidium di Ndalem Kasepuhan PP Mambaul Maarif Denanyar Jombang.

“Konteksnya Presidium ini adalah sama dengan aspirasi warga dan pengurus yang selama ini diam, agar NU ini segera diselamatkan dari praktek pelanggaran yang dilakukan oleh PBNU. Ayo berikan masukan, kritik, dan saran. Mudah-mudahan niat dan semangat bersama ini segera terwujud dengan MLB NU ke depan,” ujar Gus Salam.

Gus Salam menambahkan saluran komunikasi ini disiapkan untuk memudahkan warga dan pengurus NU menyampaikan pertanyaan, kritik, dan saran, terhadap PBNU dan menjadi bagian dari upaya menyelamatkan organisasi NU.

Layanan pengaduan aktif mulai 6 September 2024 sampai dengan 30 September 2024 setiap hari pukul 08.00-22.00 WIB. **

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

IPPS: Jangan Harap Kondisi Ekonomi dan Hukum Membaik Jika Menteri Warisan Joko Masih Bercokol di KMP
BPKN RI: Meski ada Satgas Keamanan Pangan, Negara Perlu Hadir atasi Keracunan MBG dan Cemaran Lainnya
4 Tips Presentasi Menarik untuk Gaet Banyak Klien di Era 360 Marketing
RUU Penyiaran Diharapkan Tidak Batasi Kreativitas Para Kreator Digital
IPPS Indonesia: Masyarakat Jabar Butuh Lapangan Kerja Bukan Kepala Daerah Penuh Citra
Sambut HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Nias Selatan Gelar Open Turnamen Tenis Meja Ganda Putra
Dinilai Sosok Humanis, Etos Indonesia Dukung Komjen Asep Edi Suheri Gantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo
BPA pada Air Minum Dalam Kemasan Aman? Begini Tanggapan Ketua BPKN RI

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:08 WIB

IPPS: Jangan Harap Kondisi Ekonomi dan Hukum Membaik Jika Menteri Warisan Joko Masih Bercokol di KMP

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:46 WIB

BPKN RI: Meski ada Satgas Keamanan Pangan, Negara Perlu Hadir atasi Keracunan MBG dan Cemaran Lainnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:13 WIB

4 Tips Presentasi Menarik untuk Gaet Banyak Klien di Era 360 Marketing

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:22 WIB

RUU Penyiaran Diharapkan Tidak Batasi Kreativitas Para Kreator Digital

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:02 WIB

IPPS Indonesia: Masyarakat Jabar Butuh Lapangan Kerja Bukan Kepala Daerah Penuh Citra

Berita Terbaru