DGP: Dipilihnya Ganjar Tunjukkan Nilai Demokratis PDIP

- Penulis

Minggu, 5 November 2023 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Pembina relawan Dulur Ganjar Pranowo (DGP) Andika Permadi menyebutkan bahwa dipilihnya Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden (bacapres) menunjukkan nilai demokratis PDI Perjuangan.

“Kami melihat ada poin demokrasi yang luar biasa. Ketum (PDIP) Megawati memberi kesempatan keluasan kepada Mbak Puan dan Mas Ganjar untuk bersaing secara sehat dengan dua macam parameter,” kata Andika dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (4/11) malam.

Dia menjelaskan ada dua parameter yang digunakan Megawati sebelum memilih Ganjar yaitu elektabilitas dan popularitas. Menurut dia, elektabilitas Ganjar terus naik mengungguli Puan.

“Drama babak pertama diunggulkan Mas Ganjar Pranowo sebagai capres hingga diumumkan pada 21 April 2023,” ujarnya, dilansir dari antara.

Dia menilai Megawati memiliki nilai demokratis yang kuat dengan memberikan kesempatan kepada kadernya bersaing secara sehat tanpa nepotisme.

Baca Juga:  Peringatan Keras Kapolri Terhadap Anggorta Lantas yang Melanggar

Sementara itu menurut dia, Mahfud MD dipilih sebagai bakal calon wakil presiden (bacawapres) yang mendampingi Ganjar setelah menyingkirkan lima tokoh Nahdlatul Ulama (NU) lain.

Menurut dia, DGP sudah bergerak sejak Desember 2020 dan terus memopulerkan Ganjar Pranowo agar terpilih pada Pilpres 2024. DGP sudah membentuk 140 kepengurusan mulai dari tingkat provinsi, kota, hingga kabupaten.

“Kemenangan pasangan Ganjar-Mahfud MD di pemilu 2024 itu ditentukan dari seberapa besar kinerja dari pada pasukan tempur darat secara efektif dan efisien guna menambah suara dengan hadirkan program Gardunisasi untuk menaikkan nama capres dan cawapres serta melakukan sosialisasi,” katanya. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dukung Penegakan Hukum di KPK, Iskandar Bantah Lakukan Obstruction of Justice
IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC
Keren, Kolaborasi Bank Jakarta dan Bapenda DKI di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak
Polda Metro Jaya Siapkan 6.088 Personel Jelang Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa
Wacana Ubah DSI Jadi BLU, Mantan Jenderal Ini Usulkan Lahirnya Otoritas Analisis Perdagangan Komoditas Nasional
BGN di Pusaran Korupsi: Pembersihan Nyata atau Sekadar Rebranding?
STY Latih Persija, Pras: Itu Pelatih Bagus
Dirjen Keuangan Daerah Agus Fatoni Dorong Daerah Perkuat Kemandirian Fiskal Lewat Inovasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:48 WIB

Dukung Penegakan Hukum di KPK, Iskandar Bantah Lakukan Obstruction of Justice

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:42 WIB

IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:59 WIB

Polda Metro Jaya Siapkan 6.088 Personel Jelang Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:38 WIB

Wacana Ubah DSI Jadi BLU, Mantan Jenderal Ini Usulkan Lahirnya Otoritas Analisis Perdagangan Komoditas Nasional

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:59 WIB

BGN di Pusaran Korupsi: Pembersihan Nyata atau Sekadar Rebranding?

Berita Terbaru