Komjen Pol Suyudi Ario Seto Digadang Gadang Masuk Bursa Calon Kapolri Terkuat

- Penulis

Jumat, 19 September 2025 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komjen Pol Suyudi Ario Seto. (Ist)

Komjen Pol Suyudi Ario Seto. (Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Nama Komjen Pol Suyudi Ario Seto digadang-gadang menjadi mamsuk bursa calon Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo (LSP).

Jenderal bintang tiga yang saat ini menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) itu dinilai memiliki rekam jejak panjang dan pengalaman luas di tubuh Polri, terutama di bidang reserse.

Informasi yang beredar menyebutkan, Istana telah mengirim surat presiden (supres) ke DPR RI terkait pergantian Kapolri.

Namun, belakangan istana melalui Sekretaris Kabinet (Seskab), Letkol Inf Teddy Indra Wijaya membantah.

Promosi Bintang 2

Komjen Suyudi promosi menjadi Kapolda Banten menjelang Pilkada 2024.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menunjuknya dalam surat telegram bernomor ST/1236/VI/KEP./2024 terdapat dua jabatan Kapolda yang berganti pejabatnya.

Melansir laman Tribunnews, Brigjen Suyudi Ario Seto yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Metro Jaya dipromosikan menjadi Kapolda Banten.

Suyudi Ario Seto menjabat Kapolda Banten menggantikan Irjen Abdul Karim yang kini menjabat Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri.

Promosi Bintang 3 

Setelah setahun, lulusan Akademi Kepolisian atau Akpol 1994 ini promosi menjadi jenderal bintang.

Ia promosi menjadi jenderal bintang tiga atau komisaris jenderal.

Mantan Kapolsek Metro Pasar Minggu ini pun menjadi yang pertama dari angkatannya tembus pangkat Komjen.

Pada 12 September 2025, Suyudi resmi menyandang pangkat Komisaris Jenderal (Komjen) bersamaan dengan pelantikannya sebagai Kepala BNN.

Ia menggantikan posisi seniornya, Marthinus Hukom yang ditarik menjadi perwira Mabes Polri.

Padahal, mantan kepala Detasemen Khusus 88 ini baru pensiun dua tahun kedepan.

Jabatan ini pernah diembang oleh mertuanya, Komjen Pol (purn) Nurfaizi Suwandi.

Alumni Akpol 1971 ini adalah senior dari Presiden Prabowo Subianto di Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI).

Perjalanan Karier

Komjen Suyudi Ario Seto memulai kiprah kepemimpinan dari level bawah, yakni Kapolsek Metro Pasar Minggu.

Ia kemudian dipercaya memimpin sejumlah polsek di Jakarta, antara lain Kapolsek Tanah Abang dan Kapolsek Penjaringan.

Kariernya semakin menonjol ketika menduduki berbagai jabatan di bidang reserse, mulai dari Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, hingga Kanit Jatanras Polda Metro Jaya.

Suyudi kemudian dipercaya menjabat Kapolres Majalengka (2014), Kapolres Bogor (2015), Kapolresta Bogor Kota (2016), hingga Kapolres Metro Jakarta Pusat (2017).

Baca Juga:  Polisi Religius: Penyelamatan Diri Institusi dan Negeri

Di level polda, ia sempat menduduki posisi Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Wakapolda Metro Jaya, dan Kapolda Banten.

Lebih dari setengah kariernya dihabiskan di ibu kota. Sehingga, hal wajar jika dia disebut ‘penguasa’ ibu kota.

Kariernya di ibu kota setara dengan Jenderal Asal Makassar, Komjen Pol Fadil Imran. Karier Astamaops Kapolri ini juga banyak dihabiskan di ibu Kota Jakarta.

Posisi ini memperkuat rekam jejaknya dalam menangani isu strategis, terutama pemberantasan narkotika yang menjadi ancaman nasional.

Kiprahnya di bidang reserse, kepemimpinan di sejumlah wilayah strategis, hingga posisinya saat ini di BNN, membuat Suyudi dinilai layak masuk dalam bursa calon Kapolri.

“Komjen Suyudi punya rekam jejak panjang di dunia reserse, pernah memimpin polda besar, dan kini dipercaya sebagai Kepala BNN. Ini modal kuat jika memang Presiden ingin menunjuk figur yang berpengalaman dan relatif masih muda untuk memimpin Polri,” kata seorang pengamat kepolisian di Jakarta.

Dengan pengalaman di berbagai level, dari Kapolsek hingga Komjen, Suyudi kini disebut sebagai salah satu kandidat terkuat calon Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Nama: Komjen Pol. Drs. Suyudi Ario Seto, S.H., M.Si.

Jabatan: Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) – sejak Agustus 2025

Pangkat: Komisaris Jenderal Polisi (Komjen)

Latar Belakang Pendidikan

Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994.

Mengenyam berbagai pendidikan kepolisian lanjutan, khususnya di bidang reserse dan manajemen kepolisian.

Karier Kepolisian

Suyudi dikenal sebagai perwira polisi yang banyak berkecimpung di bidang reserse.

Ia memulai karier kepemimpinannya di level polsek, lalu meniti jenjang ke sejumlah jabatan penting di kepolisian:

  • Kapolsek Metro Pasar Minggu
  • Kapolsek Metro Tanah Abang
  • Kapolsek Metro Penjaringan
  • Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan
  • Kanit Jatanras Polda Metro Jaya
  • Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota
  • Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat
  • Kanit Resmob Bareskrim Polri
  • Kapolres Majalengka (2014)
  • Kapolres Bogor (2015)
  • Wakapolres Metro Jakarta Barat
  • Kapolresta Bogor Kota (2016)
  • Kapolres Metro Jakarta Pusat (2017)
  • Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri
  • Dirreskrimum Polda Metro Jaya
  • Wakapolda Metro Jaya
  • Kapolda Banten (menjelang Pilkada 2024)
  • Kepala BNN (2025).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Hari Buruh 2026: LPKAN Desak Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan
Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah
Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?
BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan
Dibajak di Laut, Diabaikan di Darat: Ironi Perlindungan Pelaut di Hari Buruh
ITPLN Genjot Akreditasi Unggul, Rektor Iwa Garniwa Pastikan Lulusan Siap Kerja di Era Transisi Energi
Peringatan May Day 2026, Mbak Yuke Pastikan DPRD Akan Arahkan Kebijakan Anggaran Agar Lebih Berpihak Pada Buruh
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:51 WIB

Hari Buruh 2026: LPKAN Desak Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:20 WIB

Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:52 WIB

Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:34 WIB

BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan

Berita Terbaru

Seluruh rakyat Indonesia turut berduka atas terjadinya kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur wilayah Kota Bekasi-Jawa Barat yang menyebabkan korban meninggal dan luka. Peristiwa memilukan yang terjadi pada 27 April 2026

Headline

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Reshuffle Kabinet Pemerintahan Prabowo-Gibran (Foto: Int)

Headline

Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:52 WIB

Sekretaris Pendiri Indonesia Audit Watch (IAW) Iskandar Sitorus (Foto: Mediakarya)

Ekonomi & Bisnis

BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:34 WIB