BEKASI, Mediakarya – Harga cabai rawit merah di Pasar Induk Cibitung Kabupaten Bekasi naik sejak akhir November 2021. Saat ini harganya mencapai Rp82 ribu per kilogram.
“Harga cabai rawit merah naiknya dari akhir bulan kemarin,” kata Samsudin (40), pedagang Pasar Induk Cibitung, Selasa (21/12).
Samsudin mengatakan, sebelumnya pada akhir November harga cabai rawit merah Rp38 ribu per kilogram. Kemudian naik menjadi Rp40 ribu dan sempat melonjak Rp60 ribu per kilogram
“Sekarang jadi Rp82 ribu sekilonya. Enggak tahu ya apa bakalan naik lagi atau enggak,” ucapnya.
Menurut Dia. Mahalnya harga cabai rawit merah dipicu kelangkaan barang, kelangkaan ini disebabkan gagal panen di musim hujan.
“Kita saja udah dibatasin belinya karena bagi-bagi buat pedagang lain. Satu karung kan isinya 80 kilogram. Biasanya saya dikasih 15 sampai 20 karung, sekarang maksimal boleh beli cuma 10 karung saja,” katanya.
Kasubag TU UPTD Pasar Induk Cibitung, Isep Kadarisman membenarkan harga cabai rawit merah naik drastis dalam sepekan terakhir.
“Tanggal 16 sampai 17 Desember memang sudah di angka Rp73 ribu, terus sekarang sudah naik lagi jadi Rp82 ribu per kilogram,” katanya.
Kenaikan harga cabai rawit merah di Pasar Induk Cibitung Bekasi turut memengaruhi harga di pasar kecil yang kini mencapai Rp100 ribu per kilogram.
“Karena memang pasar-pasar kecil di Kota Bekasi, Bogor, Depok dan sekitarnya ngambil sayuran di sini. Kalau di sini sudah tinggi harganya, sudah pasti di bawahnya lebih tinggi lagi,” katanya. (Sgy)






