Beranda / Megapolitan / DKI / Duet RIDO Mampu Atasi Persoalan Jakarta, KPJ Ajak Warga DKI Tak Golput

Duet RIDO Mampu Atasi Persoalan Jakarta, KPJ Ajak Warga DKI Tak Golput

JAKARTA, Media Karya – Koalisi Peduli Jakarta (KPJ) mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilih dan tidak melakukan golongan putih (golput) saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

“Kami berharap warga Jakarta justru berbondong-bondong datang ke TPS. Ini kesempatan momentum pasca UU Jakarta nomor 2 tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta (DKJ) tidak lagi menjadi ibu kota Jakarta maka masa depan Jakarta itu berada di tangan masyarakat,” ujar Ketua umum KPJ, Amos Hutauruk saat berbincang dengan wartawan, Minggu (15/9).

Amos mengungkapkan, jika masyarakat tidak hadir ke TPS saat Pilkada, suaranya juga tidak dihitung sebagai pemenang.

Amos memberikan contoh, apabila ada 100 warga, 50 orang melakukan golput dan 50 orang lainnya tidak hadir ke TPS, kemudian setelah dihitung terdapat 20 suara yang tidak sah, maka yang menentukan kemenangan adalah 30 suara lainnya.

“Kalau di Jakarta ditambah 50 persen plus satu dari total suara sah,” bebernya.

Artinya, kata Amos, gerakan golput atau gerakan coblos semua paslon ini tidak punya makna dalam Pilkada. Kata Amos, justru gerakan ini tidak mempengaruhi kemenangan paslon.

“Malah dalam hal sederhana lebih mudah paslon untuk menang karena hanya memperebutkan tadi, kira-kira 30 suara dalam analogi 100 suara tadi,” ujarnya lagi.

Amos mengungkapkan sejak selesai Pemilu, pertanyaan yang paling sering muncul di kalangan masyarakat adalah, ‘Siapa Gubernur Jakarta berikutnya?’

“Dari kampung-kampung hingga gang-gang kecil, dari berbagai profesi seperti PNS, pensiunan, pedagang, tukang bakso, ojek online, sopir taksi, hingga buruh bangunan, semua bertanya hal yang sama,” ungkapnya.

Menurut Amos, pertanyaan ini adalah gambaran nyata dari harapan warga Jakarta yang hidup di kota metropolitan yang penuh dengan tantangan besar.

Warga Jakarta, lanjut Amos, menginginkan gubernur yang mampu mengatasi berbagai persoalan seperti kemacetan, polusi, pengangguran, serta masalah-masalah kesehatan dan pendidikan.

“Apa yang diharapkan dari Gubernur Jakarta? Mereka ingin seorang pemimpin yang bisa mengatasi kemacetan, polusi, pengangguran, dan berbagai masalah lainnya. Mereka juga menginginkan pemimpin yang bisa menjaga kerukunan dan kebhinekaan di Jakarta, yang mencerminkan wajah Indonesia dengan keberagaman agama, suku, dan adat istiadat,” bebernya.

Amos mengklaim, duet ini sosok yang tepat menjawab tantangan Jakarta.

“Setelah melalui pemantauan panjang kami menilai pasangan RK-Suswono atau (RIDO) mampu mengatasi berbagai tantangan besar yang dihadapi Jakarta. KPJ yakin pasangan ini mampu menjadi solusi dan jawaban atas berbagai persoalan Jakarta yang selama ini menjadi perhatian masyarakat,” pungkasnya.(dri)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *