Etos Indonesia Ungkap 81 Persen Masyarakat Puas dengan Kinerja Polda Sumut

- Editor

Rabu, 22 Juni 2022 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lembaga Survei Etos Indonesia Institute saat menggelar rilis hasil survei Polda Sumatra Utara di jakarta, Selasa (21/6/2022)

Lembaga Survei Etos Indonesia Institute saat menggelar rilis hasil survei Polda Sumatra Utara di jakarta, Selasa (21/6/2022)

JAKARTA, Mediakarya – Lembaga survei Etos Indonesia Institute merilis bahwa hasil surveinya sebanyak 81 persen masyarakat Sumatera Utara merasa puas dengan kinerja Polda Sumatra Utara. 

Dimana berdasarkan hasil rilis Etos, kepuasan publik terhadap kinerja kepolisian di wilayah hukum Polda Sumut itu, sebanyak 81 persen masyarakat puas dengan kinerja kepolisian, sementara 11 persen merasa tidak puas, dan sisanya tidak menjawab.

“Survei dilakukan dengan 2.000 responden yang tersebar di 25 kabupaten di Sumut,” kata Humas Etos, Ferlita Novianty dalam keterangan tertulisnya yang diterima Mediakarya, Rabu (22/6/2022).

Novi mengungkapkan, kepuasan publik terhadap jajaran kepolisian di Sumut terdongkrak oleh kepuasan publik terhadap kinerja humas yang dianggap maksimal.

Selain itu, kepuiasan masyarakat terhadap kinerja Polda Sumut itu karena kinerja propam yang makin meningkat, kemudian karena kinerja cepat Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumut.

Sementara itu, Ketua Umum Sahabat Polisi Indonesia (SPI), Fonda Tangguh menyebut Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak sebagai salah satu dari 3 polisi hebat. 

Selain itu kata Fonda, dari tiga nama yang disebut polisi hebat, dua nama lainnya yakni Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal.

“Menariknya, pernyataan tiga polisi hebat ini tidak hanya berbunyi kencang di media. Mereka bertiga menindaklanjuti pernyataan tersebut dengan tindakan nyata di lapangan. Puluhan hingga ratusan anggota Polri berani dipecat ketiganya demi menyelamatkan wajah institusi kepolisian,” kata Fonda.

Baca Juga:  Kasus Penipuan Penerimaan Bintara Polri di Polda Sumut Libatkan Mantan Anggota Polisi

Mantan Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, sebagai panelis dalam rilis tingkatv kepuasan masyarakat terhadap Polda Sumut itu menegaskan bahwa tingginya kepuasan publik pada Polda Sumut ditentukan oleh typical leadership yang kini di bawah komando Irjen Panca. 

Apalagi, kata Saut, Irjen Panca adalah bekas bawahannya di KPK yang tidak diragukan lagi integritasnya.

Saut pun berharap kinerja baik yang dicatatkan Irjen Panca di Polda Sumut terus ditingkatkan dan menginspirasi polda-polda lain. Ia memberikan apresiasi atas prestasi Irjen Panca meskipun di tengah tantangan dan isu rendahnya gaji dan tunjangan aparat kepolisian.

Sementara itu, Dir Eksekutif Lemkapi yang juga eks Komisioner Kompolnas, Edi Hasibuan menyoroti soal anggaran di Polri. Edi mengaku prihatin dengan gaji polisi yang tergolong rendah apalagi dibanding dengan pegawai di KPK.

Ia khawatir, bila gaji dan tunjangan yang rendah justru bakal membuka kesempatan penyalahgunaan kewenangan. Untuk itu ia pun mendorong adanya peningkatan anggaran termasuk juga untuk peningkatan gaji dan tunjangan serta anggaran penyidikan untuk meningkatkan mutu pelayanan. ***

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ketua MAKI Bongkar Dugaan Modus Nusron Wahid Hindari KPK, Siapkan Dinas ke Jepang Sebagai Alasan Mangkir
Inisiator GNK Sebut Kapolda Jateng Paling Bertanggung Jawab, Seharusnya Dicopot Duluan
Kelurahan Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta Rupiah, Bukti Keseriusan PAM JAYA Apresiasi Kontribusi Warga Jakarta
Gerebek Ponpes di Luar Prosedur, Kapolres Sukoharjo Akhirnya Dicopot
Tanggapi Polemik Ijazah Gibran, Prof Uceng: Mahasiswa Hukum Jadi Tak Ada Gunanya Belajar
Soal Pesantren Hamalatul Quran Digerebek, Ketua IPW Ingatkan Polwan dan DP3S Wajib Dilibatkan
Selamat Datang di Dinasti Baru Pemerintahan Kota Bekasi
IPPS Bongkar Standar Ganda Polri, Galak Gerebek Pesantren Jinak Hadapi Mafia Hutan

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:15 WIB

Ketua MAKI Bongkar Dugaan Modus Nusron Wahid Hindari KPK, Siapkan Dinas ke Jepang Sebagai Alasan Mangkir

Selasa, 3 November 2026 - 07:37 WIB

Inisiator GNK Sebut Kapolda Jateng Paling Bertanggung Jawab, Seharusnya Dicopot Duluan

Selasa, 3 November 2026 - 04:46 WIB

Kelurahan Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta Rupiah, Bukti Keseriusan PAM JAYA Apresiasi Kontribusi Warga Jakarta

Senin, 2 November 2026 - 19:06 WIB

Gerebek Ponpes di Luar Prosedur, Kapolres Sukoharjo Akhirnya Dicopot

Senin, 2 November 2026 - 09:28 WIB

Tanggapi Polemik Ijazah Gibran, Prof Uceng: Mahasiswa Hukum Jadi Tak Ada Gunanya Belajar

Berita Terbaru