ETOS: Konfigurasi Politik Di Kota Bekasi Menarik

- Editor

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah

Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah

JAKARTA, Mediakarya – Konfigurasi politik Kota Bekasi dinilai sangat menarik, pasca gagalnya Muchtar Muhammad untuk maju sebagai salah satu kontestan dan bergabungnya politisi Partai Golkar Nofel Saleh Hilabi dalam barisan Heri Koswara-Solihin.

Padahal sebelumnya Partai Golkar memberikan surat rekomendasi pada Nofel Saleh Hilabi untuk mendampingi Tri Adhianto. Namun jelang pendaftaran, Tri lebih memilih berpasangan dengan politisi Gerindra Harris Bobihoe.

Selanjutnya, pasca Munaslub, Partai Golkar kembali mengeluarkan surat rekomendasi pada mantan Kadisdik Kota Bekasi Uu Saeful Mikdar untuk maju sebagai calon Wali Kota dan didampingi Nurul Sumarheni sebagai calon wakil Wali Kota.

Foto: Istimewa

Dengan terbitnya surat rekomendasi Golkar yang jatuh pada Uu – Nurul maka secara otomatis menghentikan langkah Nofel Saleh Hilabi untuk maju pada Pilkada Kota Bekasi.

Namun, meski gagal maju menjadi salah satu kontestan, ternyata tidak menghentikan niat Nofel untuk mewarnai kontestasi politik di Kota Bekasi.

Bukannya mendukung paslon yang diusung oleh partai yang selama ini ikut membesarkan dirinya di panggung politik, justru sebaliknya Nofel bergabung dengan Heri Koswara-Solihin yang diusung oleh PKS-PPP.

“Buat saya ini biasa, itulah politik yang bisa berubah dalam hitungan menit atau detik, dan ini saya melihatnya sangat dinamis,” kata direktur eksekutif Etos Indonesia, Iskandarsyah dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (31/8/2024).

Baca Juga:  Menguji Integritas Polri dalam Kasus Pengingkapan Polisi Tembak Polisi

Menurut Iskandar, bergabungnya Nofel ke barisan Herkos di Pilkada Kota Bekasi diyakini akan memendamkan kekuatan lawan-lawannya.

Terlebih, kata Iskandar, posisi incumbent (Tri Adhianto) tengah dirundung sejumlah masalah hukum. Terkait dengan laporan dugaan tindak pidana korupsi yang telah dilaporkan ke KPK dan Kejagung.

“Partai Golkar justru mengusung calon yang tak tahu arahnya. Dan bergabungnya Bang Nofel menambah kekuatan Heri Koeswara makin bertambah. Sehingga langkahnya menuju Bekasi 1 diprediksi sangat mudah,” katanya.

“Karena apa?, karena konfigurasi yang ditimbulkan tak berarti semua, Lain cerita kalau Pak Mochtar Muhammad (M2) jadi maju menjadi kontestan di Pilkada itu, saya rasa akan lebih berwarna dan jauh lebih menarik,” sambung Iskandar.

Iskandar juga menilai dengan absennya M2 dan kader militan Golkar untuk maju pada kontestasi politik kali ini, diyakini kekuatan Heri Koeswara tak bisa terbendung.

“Sebab, baik itu Tri atau maupun Uu bukan lawan yang tangguh buat Bang Heri Koeswara di Pilkada ini,” tutup Iskandar. (Aep)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Golkar di Ujung Badai, Rapor Merah Bahlil dan Rentetan Kasus Korupsi Kader Jadi Alarm Keras
GMNI Kecewa Kepada Disnaker Kota Bekasi Yang Tidak Tegas Tindak Loker Palsu
Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia
Sakti! Sudah Diminta Plt Bupati Bekasi Hadir, Donny Sirait Tetap Tak Mau Temui Massa Wartawan, Cuma Kirim Kuasa Hukum
Ikut Aksi, Prabu Peduli Lingkungan dan Pokja Wartawan Setu Desak Kepala DLH Donny Sirait Dicopot
Soroti Dana Hibah Golkar Bekasi, LI-TPK Dorong Kejari dan BPK Lakukan Penelusuran
Empat Kali Aksi Belum Ada Penyelesaian, Warga Ciangsana Soal Tanah Kota Wisata Ecovia Siap Geruduk DPR RI dan Istana
Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:59 WIB

GMNI Kecewa Kepada Disnaker Kota Bekasi Yang Tidak Tegas Tindak Loker Palsu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Sakti! Sudah Diminta Plt Bupati Bekasi Hadir, Donny Sirait Tetap Tak Mau Temui Massa Wartawan, Cuma Kirim Kuasa Hukum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Ikut Aksi, Prabu Peduli Lingkungan dan Pokja Wartawan Setu Desak Kepala DLH Donny Sirait Dicopot

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Soroti Dana Hibah Golkar Bekasi, LI-TPK Dorong Kejari dan BPK Lakukan Penelusuran

Berita Terbaru

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Tamsil Linrung.

Opini

Menemukan Arah Baru Politik Umat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:50 WIB