Faisal Basri Sebut BEM UI Pantas Muak dengan Keadaan Negeri Ini

- Editor

Selasa, 29 Juni 2021 - 05:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ekonom senior Faisal Basri. (Istimewa)

Ekonom senior Faisal Basri. (Istimewa)

Jakarta, Mediakarya.id – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) diminta agar tidak gentar menghadapi dugaan intimidasi dari pihak rektorat kampus tersebut usai melayangkan kritik pada Presiden Jokowi.

Dukungan tersebut salah satunya diungkapkan Ekonom senior Faisal Basri lewat beberapa cuitan yang ia unggah di akun Twitternya.Bahkan ia menyebut BEM UI pantas muak dengan keadaan negeri.

Faisal juga menyebut jika para dosen bersikap kritis, maka akan dipersulit untuk menjadi guru besar.

“Leon, dkk. jangan gentar. Kalian pantas muak dengan keadaan negeri. Tahu kan mengapa rektor takut dengan sikap kalian,” tulis Faisal Basri seperti dikutip dalam cuitannya, Senin (28/6/2021).

“Para dosen ketakutan karena kalau kritis dipersulit jadi guru besar,” tulisnya lagi.

Baca Juga:  Akademisi Apresiasi Gagasan Fikih Peradaban Gus Yahya

Lebih lanjut Faisal Basri menyebut selalu melakukan riset ilmiah dan tidak asal bicara saat melayangkan kritik pada pemerintah.

“BEM UI sekarang dan sebelumnya banyak melakukan riset ilmiah, tidak asal ngomong,” lanjutnya.

Dilansir dari Suara.com, tak hanya itu, ekonom yang juga alumni FEB UI tersebut juga menjelaskan bahwaBEM UI memiliki departemen kebijakan strategis yang juga terdapat di level fakultas.

“Mereka punya departemen kajian strategis. Di level fakultas juga ada. Hebatnya lagi, di level universitas, pendekatannya lintas ilmu, lintas fakultas,” tulisnya lagi. **

 

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dua Wajah Kepemimpinan Daerah: Pramono Anung Merajut Kerja, Dedi Mulyadi Membangun Citra
Haidar Alwi Sebut Arah Kerja KSP Sejalan Mandat Perpres, Kunci Urai Hambatan Karhutla dan Akses Keuangan Rakyat
Fenomena Fatsun Ganda, Sejumlah Anggota DPRD Golkar Brebes Diduga Lebih Tunduk ke Bupati Ketimbang Partai
PT NSHE Bangun Jembatan Arboreal Jaga Habitat Satwa Batang Toru
Jangan Umumkan Kebijakan Mentah, Legislator Ini Desak Prabowo Benahi 3 Program Dinilai Bermasalah
Petugas Gabungan Ungkap 1,2 Ton Sabu Cair dan Laboratorium Narkoba Raksasa di Pidie, 2 WNA Tiongkok Diamankan
Andre Rosiade: MBG Masih Dibutuhkan di Daerah, Evaluasi Jangan Hanya Karena Ramai Penolakan di Jakarta
Dugaan Surat Pernyataan Eka Hospital Tahun 2022 Beredar, Kuasa Hukum Berharap Putusan MA Dipatuhi

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Dua Wajah Kepemimpinan Daerah: Pramono Anung Merajut Kerja, Dedi Mulyadi Membangun Citra

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Haidar Alwi Sebut Arah Kerja KSP Sejalan Mandat Perpres, Kunci Urai Hambatan Karhutla dan Akses Keuangan Rakyat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:22 WIB

PT NSHE Bangun Jembatan Arboreal Jaga Habitat Satwa Batang Toru

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Jangan Umumkan Kebijakan Mentah, Legislator Ini Desak Prabowo Benahi 3 Program Dinilai Bermasalah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:47 WIB

Petugas Gabungan Ungkap 1,2 Ton Sabu Cair dan Laboratorium Narkoba Raksasa di Pidie, 2 WNA Tiongkok Diamankan

Berita Terbaru