Front PKR Ingatkan Pemerintahan Prabowo Jangan Hanya Mengekor pada Anasir Kekuasaan Rezim Jokowi

- Penulis

Senin, 9 Desember 2024 - 07:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yusuf Blegur, Analis Politik dari IPPS Indonesia (Foto:  dok. Mediakarya)

Yusuf Blegur, Analis Politik dari IPPS Indonesia (Foto: dok. Mediakarya)

JAKARTA, Mediakarya – Front Penyelamat Kedaulatan Rakyat (FPKR) siap memberikan konseptual dan praksis sebagai supporting sistem bagi pemerintahan Prabowo Subianto dalam pengambilan kebijakan yang pro rakyat.

Sekjen FPKR Yusuf Blegur berharap agar mantan Danjen Kopassus itu dapat mewujudkan sikap nasionalis dan patriotis dalam menghadapi krisis multidimensi kebangsaan yang dihadapi rakyat dan negara Indonesia.

“Jangan sampai pemerintahan Prabowo hanya mengekor dan menghamba pada anasir kekuasaan rezim Jokowi,” ujar Yusuf dalam keterangan tertulisnya yang diterima Mediakarya, Senin (9/12/2024).

Lebih lanjut, kata Yusuf, Front PKR secara spartan dan masif akan terus mengawal, mendorong dan sekaligus ikut menggerakkan kebijakan populis Prabowo Subianto yang mengimplementasikan dirinya sebagai pemimpin yang mengayomi, melayani, membela dan melindungi segenap tumpah darah Indonesia serta jiwa raga rakyat Indonesia.

Baca Juga:  Menlu Iran Sebut Selat Hormuz Tetutup Hanya untuk Kapal Musuh

Selain itu, pihaknya juga mendorong Presiden Prabowo agar sungguh-sungguh bertekad mengabdikan dirinya untuk keselamatan dan keberlangsungan negara bangsa Indonesia.

Yusuf mengingatkan, jangan sampai pemerintahan Prabowo justru membiarkan dirinya tak berdaya dan terpuruk menjadi budak oligarki dan mendukung kolonialisme modern.

“Prabowo Subianto jangan diam tunduk dan takluk terhadap oligarki. Jangan mundur dan jangan menyerah. Sebab dalam darah anda mengalir spirit prajurit patriotis,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi
Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Monel: Setiap Kader Miliki Kesempatan Sama untuk Mengabdi
Kasus Blueray Bea Cukai: IAW Soroti 20 Forwarder yang Belum Naik Penyidikan
Kukuhkan Fondasi Indonesia Emas 2045, Haidar Alwi: Polri Semakin Profesional, dan Dipercaya Rakyat
Tanggapi Pernyataan Mantan Ketua BEM UGM, Idrus Marham “Dirujak” Netizen
Inilah Kabid Humas Polda Terbaik 2026 Berdasarkan Survei ETOS Institute
Ketika Bea Cukai Menjadi Medan Pertarungan Kekuasaan
Lima Tuntutan, Satu Pertanyaan: Negara Masih Mendengar atau Tetap Abai?
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:48 WIB

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:43 WIB

Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Monel: Setiap Kader Miliki Kesempatan Sama untuk Mengabdi

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:51 WIB

Kasus Blueray Bea Cukai: IAW Soroti 20 Forwarder yang Belum Naik Penyidikan

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:43 WIB

Kukuhkan Fondasi Indonesia Emas 2045, Haidar Alwi: Polri Semakin Profesional, dan Dipercaya Rakyat

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:33 WIB

Inilah Kabid Humas Polda Terbaik 2026 Berdasarkan Survei ETOS Institute

Berita Terbaru

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi, (foto; Mediakarya)

Daerah

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi

Rabu, 17 Jun 2026 - 17:48 WIB