Guyub Rukun Pedagang Cabai Dukung Pemerintah untuk Stabilkan Harga Cabai di Pasaran  

- Penulis

Jumat, 17 Juni 2022 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cabai rawit (Ist)

Cabai rawit (Ist)

GRPC Dukung Pemerintah Stabilkan Harga Cabai di Pasaran

Pemerintah Diminta Ikut Andil Stabilkan Harga Cabai di Pasaran

Guyub Rukun Pedagang Cabai Kramatjati Jakarta Dukung Pemerintah Stabilkan Harga

JAKARTA, Mediakarya – Harga komoditas cabai akhir-akhir ini terus mengalami kenaikan. Persoalan itu dipicu karena adanya cuaca ekstrem. Akibatnya berdampak pada penurunan produksi. Seperti gagal panen, tanaman terinfeksi jamur, layu fusarium. Bahkan di beberapa sentra produksi cabai terdampak banjir.

Anggota Guyub Rukun Pedagang Cabe (GRPC) Pasar Induk Kramatjati Jakarta Guntur Purwanto mengatakan akibat kekurangan produksi cabai menyebabkan distribusi/pengiriman cabai ke sejumlah daerah khususnya Pasar Induk Kramatjati Jakarta mengalami gangguan.

Guntur mengatakan, wilayah Jabodetabek memiliki tingkat konsumsi cabai yang tinggi. Bahkan pasokan cabai yang masuk ke Pasar Induk Kramatjati Jakarta, jelang hari besar keagamaan (Idul Adha 1443), mengalami penurunan mencapai 50 persen. dari biasanya (kebutuhan normal).

“Padahal dalam keadaan normal cabai yang masuk ke pasar Induk Kramatjati mencapai 10 ton, tetapi sekarang hanya sebanyak 5 Ton. Dengan adanya kondisi tersebut menyebabkan harga cabai di tingkat konsumen mengalami kenaikan yang cukup signifikan,” ucap Guntur kepada wartawan di Jakarta, Rabu (15/6/2022).

Oleh karenanya, guna mengendalikan harga cabai, Badan Pangan Nasional (BAPANAS) telah melakukan intervensi melalui bantuan subsidi biaya transportasi.

Di anataranya  pada 15 Juni 2022 BAPANAS telah membantu biaya transportasi cabai sebesar Rp 16.000,- per Kg dari Bandara Sultan Hasanudin Makasar menuju Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, cabai yang diangkut sebanyak 2 ton.

Baca Juga:  SGY: Hentikan Pembongkaran 32 Rumah Warga di Pluit 

Perlu diketahui bahwa pembelian cabai tersebut dilakukan oleh para pedagang yang tergabung dalam Guyub Rukun Pedagang Cabai Pasar Induk Kramatjati dengan petani di Wajo Makasar Sulsel.

Proses pembayarannya dilakukan secara langsung oleh pembeli dan petani cabai, sehingga BAPANAS hanya memfasilitasi (subsidi) biaya distribusinya.

Harga pembelian cabai di makasar Sulsel sebesar Rp60.000,- per Kg, pedagang Pasar Induk Kramatjati menjual dengan harga Rp65.000,- per Kg, dan selanjutnya pedagang di pasar penyangga DKI Jakarta sebesar Rp75.000,- per Kg.

Pada saat ini harga cabai yang paling murah adalah di wilyah Wajo Sulsel yaitu dengan harga di tingkat petani pada kisaran Rp50.000-55.000,- per Kg.

Untuk itu, guna mengendalikan harga cabai di pasaran, Guyub Rukun Pedagang Cabe (GRPC) Pasar Induk Kramatjati Jakarta mendukung penuh bila pemerintah pusat, daerah, asosiasi transportasi/pedagang, dan petani untuk melakukan koordinasi (duduk bersama). Sehingga dapat mengetahui adanya berbagai hambatan yang dapat menyebabkan produksi, distribusi, dan harga cabai menjadi tinggi.

“Sebab selama ini yang terjadi adalah antar pemerintah, lembaga, dan asosiasi masing-masing jalan sendiri-sendiri sehingga menyebabkan harga cabai mengalami kenaikan yang tidak wajar atau naik tinggi. Bahkan kejadiannya selalu berulang-ulang. Hal ini diperlukan campur tangan Satgas Pangan Polri agar produksi dan stabilitas harga cabai terkendali,” pinta Guntur. **

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi
Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Monel: Setiap Kader Miliki Kesempatan Sama untuk Mengabdi
Kasus Blueray Bea Cukai: IAW Soroti 20 Forwarder yang Belum Naik Penyidikan
Kukuhkan Fondasi Indonesia Emas 2045, Haidar Alwi: Polri Semakin Profesional, dan Dipercaya Rakyat
Tanggapi Pernyataan Mantan Ketua BEM UGM, Idrus Marham “Dirujak” Netizen
Inilah Kabid Humas Polda Terbaik 2026 Berdasarkan Survei ETOS Institute
Ketika Bea Cukai Menjadi Medan Pertarungan Kekuasaan
Akselerasi Layanan Digital, Bank Jakarta Kembali Hadir di Jakarta Fair 2026
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:48 WIB

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:43 WIB

Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Monel: Setiap Kader Miliki Kesempatan Sama untuk Mengabdi

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:43 WIB

Kukuhkan Fondasi Indonesia Emas 2045, Haidar Alwi: Polri Semakin Profesional, dan Dipercaya Rakyat

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:25 WIB

Tanggapi Pernyataan Mantan Ketua BEM UGM, Idrus Marham “Dirujak” Netizen

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:33 WIB

Inilah Kabid Humas Polda Terbaik 2026 Berdasarkan Survei ETOS Institute

Berita Terbaru

Foto; Mediakarya

Daerah

BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini

Rabu, 17 Jun 2026 - 18:09 WIB

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi, (foto; Mediakarya)

Daerah

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi

Rabu, 17 Jun 2026 - 17:48 WIB