Jelang Nataru 2021, Kota Bekasi Pastikan Tiadakan Penyekatan

- Editor

Kamis, 23 Desember 2021 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto didampingi Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Aloysius Suprijadi dan Dandim 0507/Bekasi Kolonel Arm Iwan Aprianto saat apel gabungan pengamanan Nataru 2021

Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto didampingi Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Aloysius Suprijadi dan Dandim 0507/Bekasi Kolonel Arm Iwan Aprianto saat apel gabungan pengamanan Nataru 2021

KOTA BEKASI, Mediakarya – Jelang perayaaan Natal dan tahun baru (Nataru) 2021, skenario pengamanan telah dirancang oleh jajaran Polres Metro Bekasi Kota bersama unsur tiga pilar Kota Bekasi.

Sebanyak 1.510 personil gabungan akan mengamankan jalannya Nataru di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota. Adapun rincian personil yang akan dilibatkan ialah 840 Polri, 460 instansi samping (Kodim 0507/Bks, Sub Denpom II, Dishub, Satpol PP dan Dinas Kesehatan) dan 210 orang dari ormas/potmas.

Polres Metro Bekasi Kota juga telah memperkirakan beberapa titik yang akan menjadi titik kumpul pada perayaan malam pergantian tahun baru mendatang. Setidaknya ada 14 lokasi yang akan mendapat perhatian lebih dari jajaran tiga pilar.

Selain itu, ada 20 rumah ibadah yang juga akan mendapat pengamanan serta 7 lokasi yang diperkirakan menjadi lokasi kegiatan ibadah jelang malam natal, yang tersebar di 12 kecamatan di Kota Bekasi.

“Titik-titik rawan terletak pada gereja-gereja besar yakni sudah ada pembatasan, mudah-mudahan tidak ada kerawanan karena memang pembatasan ini sangat efektif, sehingga umat yang datang pada gereja tersebut akan menjadi terbatas jumlahnya,”ujar Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Aloysius Suprijadi kepada media pada Kamis (23/12/21).

Pihaknya juga enegaskan, bahwa di perbatasan wilayah Kota Bekasi sendiri tidak akan diberlakukan penyekatan. Hanya saja petugas akan mengimbau pada titik perayaan malam tahun baru agar masyarakat tidak banyak berkerumun, mengingat pandemi Covid-19 dengan varian Omicron sudah masuk ke Indonesia.

Baca Juga:  Lewat Creative Center, Pemuda-Pemudi Diminta Tuangkan Ide Kreatif

“Kalau tahun baru, nanti kita himbau untuk tidak menimbulkan keramaian masyarakat termasuk alun-alun dan pembatasan malam hari nanti akan ditutup dan untuk masyarakat tidak berkumpul yang menyebabkan adanya potensi penyebaran daripada Omicron,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto usai mengikuti apel gabungan persiapan pengamanan Natal dan tahun baru 2021 bersama tiga pilar menuturkan bahwa Pemkot Bekasi bersama-sama dengan tiga pilar akan melakukan pengamanan hingga level kelurahan.

“Terutama adalah bagaimana antisipasi terkait juga penyebaran Covid-19, Omicron dinyatakan oleh bapak presiden sudah ada di Indonesia, ini yang kita antisipasi supaya tidak ada kenaikan, karena bagaimana menyeimbangkan pengamanan yang ada dengan prokes tetapi tingkat pertumbuhan ekonomi kita jaga,” katanya Tri.

Menurut dia, jelang perayaan malam tahun baru, Pemkot juga tidak mengizinkan tempat keramaian untuk melakukan perayaan secara berlebihan dengan menimbulkan kerumunan.

“Semua sesuai dengan ketentuan rumah ibadah saja kita batasi 50 persen, tidak ada satu tempat kerumunanpun yang kemudian diperkenankan, jadi kita akan menyiapkan dua pos pelayanan yang ada di mall dan sinergi dengan Polsek yang ada,” tukasnya. (Mme)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Petugas Sensus Ekonomi di Kota Bekasi Terbentur di Kawasan Elit
Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar
Pengelolaan Gedung Balai Rakyat Tak Dapat Kejelasan, Warga Desak Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD Segera Dicopot
Pemkot Bekasi Serahkan Pengelolaan Pasar Baru Bekasi Kepada PTMP
Tantangan Pengembangan TOD, Butuh Biaya Besar
Dihadapan Haji Ghoni Cs, Gubernur Pramono Berpesan Perkuat Peran Budaya Betawi Menuju Jakarta Kota Global
Pembangunan TOD, AHY; Saya Titip Kepada Pemkot Bekasi Agar Sesuai Peruntukannya
Kebakaran Lahap Sebuah Rumah Di Bekasi, Seorang Lansia Tewas

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:52 WIB

Petugas Sensus Ekonomi di Kota Bekasi Terbentur di Kawasan Elit

Senin, 27 Juli 2026 - 10:42 WIB

Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:34 WIB

Pengelolaan Gedung Balai Rakyat Tak Dapat Kejelasan, Warga Desak Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD Segera Dicopot

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:48 WIB

Pemkot Bekasi Serahkan Pengelolaan Pasar Baru Bekasi Kepada PTMP

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:22 WIB

Tantangan Pengembangan TOD, Butuh Biaya Besar

Berita Terbaru

Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus.

Ekonomi & Bisnis

Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang

Selasa, 28 Jul 2026 - 21:37 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Nasional

Pakar Komunikasi Inii Ungkap Bahayanya Narsisisme Birokrasi

Selasa, 28 Jul 2026 - 12:13 WIB