Kadisnaker Kabupaten Bekasi Dituding Tidak Pro Buruh 

- Penulis

Jumat, 8 Oktober 2021 - 06:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Aliansi BBM, Suparno, dalam sambutannya, Cikarang Selatan

Koordinator Aliansi BBM, Suparno, dalam sambutannya, Cikarang Selatan

BEKASI, Mediakarya – Tuntutan buruh soal pencopotan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, Suhup, ditempuh secara serius.

Hari ini, Aliansi Buruh Bekasi Melawan (BBM) resmi melayangkan surat audiensi kepada DPRD Bekasi soal pencopotan kepala Disnaker.

Ketegangan antara Suhup dan Koordinator Aliansi BBM Suparno, terjadi di Hotel Sakura saat sesi pertemuan informal pada Selasa (5/10/2021).

Aliansi BBM merupakan aliansi yang terdiri atas 19 serikat pekerja se-Kabupaten Bekasi.

“Di sana kita sampaikan hal yang sama masalah Udum, Pak Bupati tanggapan sangat bagus tentang UDUM Tapi ketika berbicara selalu dipotong oleh Kadisnaker dan bahkan hampir terjadi insiden, bukan adu mulut bahkan hampir adu fisik, dipisahin sama pak Bupati dan Bang Obon,” kata Suparno ketika diwawancarai wartawan, Kamis (7/10/2021).

Baca Juga:  Presiden Kembali Singgung Pendanaan Iklim Saat Buka Sidang Ke-144 IPU

Menurut parno. Seharusnya kepala disnaker, harus arif dalam penyampaian kepada massa buruh.

“Menurut kami patut diduga Kadisnaker dalam penyampaian etika kurang bagus, termasuk dalam rapat – rapat dewan pengupahan sama. Seharusnya penyampaian secara bijak dan arif,”kata dia.

Kata Parno. Akumulasi kekecewaan buruh, semakin bertambah lantaran sejak dijabat Suhup tidak ada kebijakan Disnaker Bekasi yang pro terhadap buruh.

“Sama sekali tidak ada, selama pandemi tidak ada satupun program kerja Disnaker, program Disnaker ya bukan program pusat seperti kartu prakerja atau bantuan, itu program pemerintah pusat,” demikian dia. (Sgy)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dukung Penegakkan Hukum di KPK, Iskandar Bantah Lakukan Obstruction of Justice
IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC
Keren, Kolaborasi Bank Jakarta dan Bapenda DKI di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak
Kolaborasi Bank Jakarta & Bapenda DKI Jakarta di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak
Polda Metro Jaya Siapkan 6.088 Personel Jelang Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa
Jakarta On The Spot Oleh Polres Metro Bekasi Kota Disambut Hangat Warga
Truk Besar Parkir Sembarangan Di Kolong Fly Over Cipendawa, Pemerintah Tutup Mata
Wacana Ubah DSI Jadi BLU, Mantan Jenderal Ini Usulkan Lahirnya Otoritas Analisis Perdagangan Komoditas Nasional
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:48 WIB

Dukung Penegakkan Hukum di KPK, Iskandar Bantah Lakukan Obstruction of Justice

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:42 WIB

IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:00 WIB

Keren, Kolaborasi Bank Jakarta dan Bapenda DKI di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:01 WIB

Kolaborasi Bank Jakarta & Bapenda DKI Jakarta di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:59 WIB

Polda Metro Jaya Siapkan 6.088 Personel Jelang Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa

Berita Terbaru