Kalau AMIN Menang, Muhaimin Sebut Kebutuhan Pangan akan Aman

- Penulis

Sabtu, 30 Desember 2023 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar mengatakan apabila pasangan calon presiden dan wakil presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) memenangi Pilpres 2024, maka kebutuhan pangan dalam negeri akan aman dan petani menjadi sejahtera.

“Semua menyaksikan bahwa persoalan petani sudah puluhan tahun dibiarkan dan diabaikan,” kata Muhaimin dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Menurut Muhaimin, jika pasangan calon AMIN menang dalam kontes pilpres, maka dia bersama Anies Baswedan akan membawa perubahan termasuk masalah pangan di Indonesia yang saat ini masih menjadi masalah.

Dia menyebutkan permasalahan pangan yang terjadi di Indonesia bukan hanya di hulu atau tingkat petani, tetapi juga di hilir. Sehingga, masalah itu menjadikan harga kebutuhan pangan sering terjadi ketidakpastian setiap tahun.

Oleh karena itu, Muhaimin memastikan ketersediaan pangan dalam negeri bisa mencukupi tanpa harus terus impor dari luar negeri.

“Kami siap untuk mengurangi impor sekecil-kecilnya dan memberikan petani harga sebaik-baiknya. AMIN 2024 ingin menang dalam rangka menyelamatkan nasib pangan kita,” kata pria yang akrab disapa Cak Imin itu saat kampanye di Madiun, Jawa Timur, Sabtu.

Baca Juga:  Dukung Kader PDI-P Jadi Capres 2024, Laksar Ganjar - Puan Terus Bergerak

Dia mengatakan persoalan yang dihadapi para petani, peternak, dan nelayan di daerah sudah terjadi sejak dahulu. Namun, hingga kini belum ada keberpihakan dari Pemerintah yang serius untuk menangani masalah tersebut.

Pasangan calon AMIN juga berupaya agar bidang pertanian kembali diminati oleh anak-anak muda, dengan cara petani bisa menabung dan mendapatkan untung.

“Tidak boleh lagi ada pembiaran yang dilakukan pemerintah, seperti permasalahan pupuk, solar, harga murah dari hasil panen, irigasi; semua selalu terulang puluhan tahun dan pemerintah membiarkan seolah-olah tidak terjadi masalah apa-apa. Kini, saatnya tidak ada jalan lain, lakukan perubahan,” ujar Muhaimin, dilansir  dari antara.
​​​​​​​
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menerima pendaftaran tiga bakal pasangan capres-cawapres, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
​​​​​​​
Masa kampanye pemilu ditetapkan mulai tanggal 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, sementara pemungutan suara dijadwalkan pada tanggal 14 Februari 2024. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

PMPRI Soroti Dugaan Maladministrasi Lelang BRI Bandung
Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG
KPK Ditantang Ungkap Pemain Besar Dalam Kasus Suap PT Blueray Cargo
Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Terkoneksi
Kisah Djaka Budi Utama, Dirjen Bea Cukai Lulusan Terbaik Kopassus Berani Bongkar Gurita Korupsi
Sikapi Film Pesta Babi, LPKAN Ajak Seluruh Elemen Tempatkan Fakta di Atas Prasangka
Yayasan dan Mitra yang Berafiliasi dengan Mantan Kepala BGN Bakal Diperiksa Kejagung?
Bawa Sejumlah Bukti, Korban Penipuan Hanania Travel Datangi Kantor BPKN RI
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:22 WIB

PMPRI Soroti Dugaan Maladministrasi Lelang BRI Bandung

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:14 WIB

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:33 WIB

Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Terkoneksi

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:33 WIB

Kisah Djaka Budi Utama, Dirjen Bea Cukai Lulusan Terbaik Kopassus Berani Bongkar Gurita Korupsi

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:19 WIB

Sikapi Film Pesta Babi, LPKAN Ajak Seluruh Elemen Tempatkan Fakta di Atas Prasangka

Berita Terbaru

Ketum PMPRI, Rohimat alias Joker..

Ekonomi & Bisnis

PMPRI Soroti Dugaan Maladministrasi Lelang BRI Bandung

Minggu, 7 Jun 2026 - 09:22 WIB

Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana saat  hendak digelandang ke mobil tahanan.

Ekonomi & Bisnis

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Jun 2026 - 21:14 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Rupiah Murah, Rasuah Meriah

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:17 WIB