Kebijakan Pj Gubernur DKI Dinilai Ngawur, Politisi NasDem Ikut Angkat Bicara

- Penulis

Rabu, 19 April 2023 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono

Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono

JAKARTA, Harnasnews –  Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono terus menghapus sejumlah kebijakan yang pernah diterapkan oleh gubernur Anies Baswedan. Salah satunya adalah wacana penghapusan jalur sepeda.

Kebijakan Heru yang yang saat ini kontroversi adalah terkait dengan rekayasa lalu lintas di persimpangan dekat Pasar Santa, Jakarta Selatan.

Kebijakan Heru yang dinilai yang penting berbeda dengan gubernur sebelumnya, akhirnya menimbulkan cibiran dan cemoohan dari sejumlah pihak.

Bahkan akibat kebijakan Heru yang dinilai politis itu mendapat reaksi keras dari Anggota DPR RI Dapil DKI III Ahmad Sahroni. 

Menurut Sahroni, penutupan akses putar balik (u turn) hingga penghapusan jalur sepeda dan pejalan kaki dinilai tidak menyelesaikan masalah dan menilai kebijakan tersebut tidak berpihak kepada pejalan kaki dan pesepada. Sebab, mementingkan pengendara kendaraan pribadi.

“Justru membuat Jakarta semakin mundur. Kita kembali lagi pada orientasi pembangunan yang bertumpu pada pengutamaan kendaraan pribadi,” kata Sahroni dalam keterangan tertulisnya Rabu (19/4/2023).

Nyatanya, lanjut Sahroni, kebijakan itu justru menjadi masalah baru bagi pengguna kendaraan pribadi. Bahkan, mereka terjebak macet selama berjam-jam akibat kebijakan tersebut. “Ada ribuan mobil dan motor yang terjebak berjam-jam di area Santa dan sekitarnya akibat rekayasa baru ini,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPR RI ini.

Baca Juga:  Segera Diresmikan Pj Gubernur Heru, PAM Jaya Tuntaskan Bangun 4 Reservoir Komunal

Penutupan akses putar balik itu pun sudah dievaluasi pengambil kebijakan. Sahroni meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya lebih berhati-hati membuat kebijakan.

“Rancangan kebijakannya dikaji sampai matang dulu agar proyeksinya terlihat jelas. Jangan buat rakyat jadi bahan uji coba seenaknya seperti ini,” tegas Politisi Fraksi Partai NasDem ini.  

Selain itu, Sahroni berpesan kepada Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono agar melihat hasil pekerjaannya kembali. Meskipun akses putar balik di dekat Pasar Santa sudah dibuka, hal itu dinilai belum selesai. Masih ada kebijakan yang harus dievaluasi. Yakni, penghapusan akses pejalan kaki dan pesepeda tetap harus dikaji ulang.

“Kalau bapak tidak ada waktu, coba Pak Heru buka Twitter dan ketik di kolom search dengan keyword Santa. Silahkan bapak lihat jeritan para pengguna jalan dari (Twitter) situ. Sebab luar biasa pak, baru (kali) ini Jakarta macet bukan karena hujan lebat atau banjir,” tutupnya. **

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Harga Pertamax Naik 32 Persen, Ketua BPKN RI: Konsumen Berhak Mendapat Transparansi Pemerintah
WTP Kota Bekasi Dipertanyakan Publik, Ini Penjelasan Pakar Komunikasi Politik
PERMAHI Jakarta Timur dan BEM FH UNKRIS Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran di Kemayoran
Sambut HUT DKI Jakarta ke-499, PLN UID Jakarta Raya Luncurkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen
Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Asembagus 
Penyidik Dalami Kerja Sama Publikasi di Kementan, Beberapa Pegawai Jalani Pemeriksaan
Polri Libatkan Eksternal Dalam Assessment Jenderal
Bea Cukai Ungkap Jutaan Batang Rokok Ilegal, Total Kerugian Negara Rp8,66 Miliar
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:38 WIB

Harga Pertamax Naik 32 Persen, Ketua BPKN RI: Konsumen Berhak Mendapat Transparansi Pemerintah

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:42 WIB

WTP Kota Bekasi Dipertanyakan Publik, Ini Penjelasan Pakar Komunikasi Politik

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:37 WIB

PERMAHI Jakarta Timur dan BEM FH UNKRIS Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran di Kemayoran

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:34 WIB

Sambut HUT DKI Jakarta ke-499, PLN UID Jakarta Raya Luncurkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:27 WIB

Penyidik Dalami Kerja Sama Publikasi di Kementan, Beberapa Pegawai Jalani Pemeriksaan

Berita Terbaru