Kemajuan Teknologi Harus Diimbangi Dengan Bijak Bersosial Media

- Penulis

Selasa, 26 Oktober 2021 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Webinar bertajuk Media Sosial dan Kreativitas di Era Digital yang diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Jakarta, Senin (25/10).

Webinar bertajuk Media Sosial dan Kreativitas di Era Digital yang diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Jakarta, Senin (25/10).

JAKARTA, Media Karya – Literasi digital menjadi bagian penting dalam kemajuan teknologi yang saat ini berkembang dengan pesat. Ruang digital memberikan keleluasaan bagi warganet untuk berekspresi, berbagi, dan memproduksi konten. Meski begitu, kemajuan teknologi tersebut juga harus diimbangi dengan kecerdasan dan bijak dalam bersosial media.

Demikian salah satu kesimpulan dari hasil webinar bertajuk Media Sosial dan Kreativitas di Era Digital yang diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Jakarta, Senin (25/10).

Acara yang diikuti 150 mahasiswa dari wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Jabodetabek melalui zoom itu menghadirkan Ketua Komisi 1 DPR Meutya Hafid sebagai keynote speaker, Content Creator Jonathan Jorenzo dan Product Manager Eight Code Indonesia, Adam Antony sebagai narasumber.

Dalam paparanya, Meutya Hafid mengungkapkan ada hal-hal yang mesti diupayakan agar ruang digital tetap berada pada kondisi yang aman dan nyaman.

Ia menjelaskan bahwa untuk menjadi warganet yang bijak dalam bermedia perlu kecakapan literasi di ranah digital. Yaitu bagaimana warganet memahami dan menggunakan informasi dalam berbagai format dan beragam sumber yang disajikan melalui perangkat digital.

“Literasi digital menjadi penting untuk mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan dalam berinternet, literasi digital juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia karena kemajuan teknologi juga harus dihadapi dengan cerdas dan bijak,” ujarnya.

Baca Juga:  Ketua Komisi I Sebut Ruang Digital Sarana Efektif dalam Membangun UMKM

Di tempat yang sama, Product Manager Eight Code Indonesia, Adam Antony menilai tidak bisa dimungkiri, geliat bisnis Usaha Kecil Menengah (UKM) yang semakin bergairah, tak lepas dari campur tangan teknologi.

“Berkat teknologi, berbagai jenis upaya dan bisnis UKM bisa dilaksanakan lebih mudah dan terstruktur,” jelasnya.

Menuruta Adam, kehadiran teknologi bisa digunakan sebagai instrumen untuk menopang bisnis UKM.

“Kehadiran teknologi informasi bisa membuat setiap usaha dapat dibuat sistemnya untuk menerima pemesanan dan pelanggan secara otomatis. Dengan kemungkinan kesalahan catat pemesanan dan gagal pemesanan dapat diminimalisir,” katanya.

Sementara itu, Jonathan Jorenzo selaku content creator juga menyampaikan bahwa ia memanfaatkan media sosial untuk membuat konten. Teknologi internet, menurut dia, selain menjadikan pekerjaannya lebih simple dan mudah, ia juga merasa sangat terbantu dalam berkarya dan mencari informasi.

Tetapi, ia juga mengakui masih banyak hal-hal negatif di luar sana akibat penyalahgunaan internet. Ia mengingatkan untuk harus bisa waspada dan lebih cerdas saat berselancar di dunia maya. ***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dukung Penegakan Hukum di KPK, Iskandar Bantah Lakukan Obstruction of Justice
IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC
Keren, Kolaborasi Bank Jakarta dan Bapenda DKI di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak
Kolaborasi Bank Jakarta & Bapenda DKI Jakarta di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak
Wacana Ubah DSI Jadi BLU, Mantan Jenderal Ini Usulkan Lahirnya Otoritas Analisis Perdagangan Komoditas Nasional
BGN di Pusaran Korupsi: Pembersihan Nyata atau Sekadar Rebranding?
Pengelolaan Superblock Betos Habis, Pemkot Bekasi Diminta Ambil Alih
STY Latih Persija, Pras: Itu Pelatih Bagus
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:48 WIB

Dukung Penegakan Hukum di KPK, Iskandar Bantah Lakukan Obstruction of Justice

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:42 WIB

IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:01 WIB

Kolaborasi Bank Jakarta & Bapenda DKI Jakarta di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:38 WIB

Wacana Ubah DSI Jadi BLU, Mantan Jenderal Ini Usulkan Lahirnya Otoritas Analisis Perdagangan Komoditas Nasional

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:59 WIB

BGN di Pusaran Korupsi: Pembersihan Nyata atau Sekadar Rebranding?

Berita Terbaru