Kepala Barantin Dampingi Kunker Komisi IV DPR RI Di Bali

- Editor

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DENPASAR, Mediakarya – Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin), Sahat M. Panggabean mendampingi kunjungan kerja Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang dipimpin oleh Siti Hediati Soeharto beserta para anggota ke Provinsi Bali pada Senin hingga Selasa (27-28/10)

Rombongan meninjau sejumlah lokasi, diantaranya adalah Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali, Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar dan Perum Bulog Bali yang berlokasi di Batubulan, Gianyar.

Menurut Titiek Soeharto, kunjungan tersebut adalah bagian dari agenda penguatan sinergi antara pemerintah dan legislatif dalam upaya menjaga kelestarian sumber daya laut, tumbuhan, dan satwa liar, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Sementara itu, Sahat menyampaikan bahwa perlindungan terhadap satwa dan tumbuhan liar serta langka merupakan salah satu tugas dan fungsi yang dijalankan Barantin. Sehingga menurutnya, Barantin akan terus mendukung berbagai upaya tersebut. “Barantin tentu berkomitmen, terus mendukung dan bersinergi dengan semua pihak guna perlindungan kekayaan alam hayati kita, salah satunya lewat dukungan fasilitas dan tindakan karantina terhadap repatriasi Perkici Dada Merah ke Indonesia pada bulan Juli lalu,” ungkapnya.

Baca Juga:  Aceh Utara Miliki Tanah Wakaf Mencapai 1.723 Hektare

Demikian juga terhadap sumber daya hayati di laut, menurutnya, Barantin secara aktif telah melakukan pengawasan lalu lintas sumber daya pesisir dan laut sebagai langkah perlindungan serta pelestarian sumber daya tersebut.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Bali (Karantina Bali), Heri Yuwono yang juga turut mendampingi dalam kegiatan tersebut mrnjelaskan bahwa Karantina Bali juga mendukung ketersediaan stok pangan yang aman. Hal tersebut dilakukan melalui pengawasan dan penjaminan bahan pangan yang dilalulintaskan bebas hama penyakit serta memenuhi aspek keamanan pangan.

Lebih lanjut, Heri menjelaskan, bahwa Karantina Bali telah melakukan sertifikasi pada komoditas beras dengan data lalu lintas domestik keluar sebanyak 9 sertifikat dengan volume 5 ton, sedangkan untuk lalu lintas domestik masuk sebanyak 6 sertifikat dengan volume 41,4 ton. (Bud)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kendalikan Alih Fungsi Lahan, Pemkab Nisel Gelar Uji Publik Raperda LP2B
Lewat Program Polantas Karib, Polres Nias Selatan Tanamkan Kesadaran Berkendara Sejak Dini
Negara Darurat Cognitif Reselience
Patroli Sat Samapta Polres Nias Selatan, Ciptakan Kamtibmas Kondusif
GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN
PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap Pihak-pihak yang Fitnah Kapolri Suyudi Ario Seto
Praperadilan PT ACT Marine Transport dan PT ACT Logistik Internasional, Dua Ahli Soroti Dua Alat Bukti dan Keabsahan Penetapan Tersangka
Haidar Alwi: Legacy Listyo Sigit Jadi Fondasi Strategis Akselerasi Kepemimpinan Suyudi Ario Seto

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Kendalikan Alih Fungsi Lahan, Pemkab Nisel Gelar Uji Publik Raperda LP2B

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Lewat Program Polantas Karib, Polres Nias Selatan Tanamkan Kesadaran Berkendara Sejak Dini

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Negara Darurat Cognitif Reselience

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Patroli Sat Samapta Polres Nias Selatan, Ciptakan Kamtibmas Kondusif

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:04 WIB

GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN

Berita Terbaru

PAM JAYA raih predikat 'sangat baik',

Ekonomi & Bisnis

Raih Predikat ‘Sangat Baik’, GCG PAM JAYA Meningkat Signifikan

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:13 WIB