Ketua DPRD DKI Terancam Mosi Tidak Percaya dari Anggota Dewan

- Editor

Rabu, 29 Maret 2023 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi

Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi

JAKARTA, Mediakarya – Kepemimpinan Prasetio Edi Marsudi di DPRD DKI mulai dipertanyakan. Kabar yang beredar, jika politisi PDIP itu bakal dimosi tidak percaya oleh anggota DPRD DKI.

Hal itu lantaran Pras selaku Ketua DPRD DKI saat melakukan fit and proper test calon Walikota tidak melibatkan anggota Komisi A yang merupakan mitra kerja walikota.

“Tidak menutup kemungkinan kita akan mengajukan mosi tidak percaya terhadap ketua dewan,” ujar salah satu anggota DPRD DKI yang tidak ingin namanya ditulis, kepada Mediakarya, Rabu (29/3).

Seperti diberitakan, adanya fit and proper test yang digelar tanpa kehadiran anggota Komisi A dikabarkan pula merusak harmonisasi kerja Pj Gubernur dan DPRD DKI. Hal itu diungkapkan politisi Golkar, Jamaludin atau akrab disapa Bang Jago.

Penyebab lainya, dipicu oleh rotasi besar-besaran yang dilakukan Pj Gubenrur DKI Jakarta, tanpa melibatkan Komisi A.

“Misalnya, fit and proper test calon Wali Kota itu kan harus dilakukan di Komisi A terlebih dahulu, lalu hasilnya dilaporkan ke Ketua DPRD DKI. Bukan ujuk-ujuk fit and proper test di ruang Ketua DPRD tanpa kehadiran anggota Komisi A,” keluh Jamaludin anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Golkar.

Baca Juga:  Sri Mulyani Ajak Bank Dunia Terlibat Agenda Prioritas Indonesia

Bang Jago, panggilan akrab Jamaludin juga mengatakan bahkan saat rotasi besar-besaran, dirinya sebagai anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta tidak menerima sosialisasi yang benar.

“Begitu pun saat ada mutasi eselon 2, kami anggota Komisi A sebagai komisi pemerintahan tidak menerima sosialisasi yang bena,” ujar politisi Golkar asli anak Betawi asal Rawa Bambon, Ciracas, Jakarta Timur ini.

Bang Jago menegaskan, jika terus menerus seperti itu, lantas fungsi Komisi A apa? “Masa kami sebagai anggota dewan yang duduk di Komisi A cuma datang, duduk, diam, duit datang. Tdak bisa seperti itu dong, kami duduk di DPRD DKI mengemban amanat dan aspirasi warga dan masyarakat di dapil kami masing-masing,” tegas Bang Jago.

Seterusnya Bang Jago berharap agar Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono bisa lebih bersinergi dengan seluruh Fraksi dan Komisi di DPRD DKI Jakarta, tidak eksklusif hanya ke satu fraksi saja. (ian)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Analis Politik Irwan Suhanto: Kasus Febrie Adriansyah Jangan Dijadikan Alasan Melemahkan Supremasi Sipil
Pakar Komunikasi Inii Ungkap Bahayanya Narsisisme Birokrasi
Petugas Sensus Ekonomi di Kota Bekasi Terbentur di Kawasan Elit
Menko Zulhas Jelaskan Kopdes Merah Putih Cuma Untung Rp 78 Ribu
Megawati Peringati Peristiwa Berdarah Kudatuli
Sudaryono Bersih Bersih BGN Ratusan Pegawai Dipecat
Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar
Fenomena Kepala Daerah Andalkan Medsos Jadi Sarana Pencitraan: Menara Pasir Popularitas Pemimpin Populis

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:30 WIB

Analis Politik Irwan Suhanto: Kasus Febrie Adriansyah Jangan Dijadikan Alasan Melemahkan Supremasi Sipil

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:13 WIB

Pakar Komunikasi Inii Ungkap Bahayanya Narsisisme Birokrasi

Senin, 27 Juli 2026 - 20:17 WIB

Menko Zulhas Jelaskan Kopdes Merah Putih Cuma Untung Rp 78 Ribu

Senin, 27 Juli 2026 - 19:01 WIB

Megawati Peringati Peristiwa Berdarah Kudatuli

Senin, 27 Juli 2026 - 15:22 WIB

Sudaryono Bersih Bersih BGN Ratusan Pegawai Dipecat

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Nasional

Pakar Komunikasi Inii Ungkap Bahayanya Narsisisme Birokrasi

Selasa, 28 Jul 2026 - 12:13 WIB

Opini

Nasionalisme Bung Karno: Perspektif Sosiologi Politik

Selasa, 28 Jul 2026 - 11:42 WIB