Kok Bisa Trans Patriot Bekasi Sepi Penumpang, Ini Penjelasan Pengelola

- Penulis

Kamis, 23 September 2021 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bus Trans Patriot

Bus Trans Patriot

KOTA BEKASI, Mediakarya – Keberadaan moda transportasi darat yang sejatinya untuk membantu warga dalam mendapatkan kemudahan dalam berkendara, nampaknya masih belum begitu terasa di Kota Bekasi.

Seperti pemandangan masih sepinya pengguna jasa moda transportasi darat yang disediakan oleh Kota Bekasi, Trans Patriot, menjadi perhatian khusus pihak pegelola PD. Mitra Patriot.

Melalui Kepala Divisi Trans Patriot, Sindula Gunawangsa mengatakan, sebelum pandemi warga Kota Bekasi yang menggunakan jasa Trans Patriot sebanyak 2.000 penumpang dalam satu hari.

“Saat memasuki pandemi penggunanya sebanyak 1.000 orang dalam satu hari,” jelasnya.

Meskipun secara data statistik menunjukan penurunan, namun, Sindu menuturkan bahwa hal tersebut bukanlah suatu penurunan.

“Ini bukan penurunan, yang pasti kami bersyukur masih berada di angka 1.000 penumpang per harinya,” katanya optimis.

Baca Juga:  KPK Sita Rp3 Miliar dari Anggota DPR Sudewo

Sindu mengakui, keberadaan Trans Patriot di Kota Bekasi sendiri sebenarnya sebagai salah satu solusi pemecah kemacetan dan sebagai alternatif bagi warga untuk beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan atau transportasi massal.

“Kehadiran Trans Patriot ini sebenarnya sebagai solusi dari kemacetan dan sebagai alternatif pilihan agar warga mau menggunakan transportasi massal saat bekerja setiap harinya,” tandasnya.

Terkait dengan adanya asumsi bahwa Trans Patriot kalah bersaing dengan pengusaha ojek online (Ojol), dirinya secara tegas mengatakan bahwa pihaknya ditugaskan untuk menyediakan sarana transportasi massal bagi warga Kota Bekasi.

“Inikan dua transportasi yang berbeda, yang satu massal yang satu individual, dan kehadiran Trans Patriot ini sebagai salah satu sarana transportasi massal,” pungkas Sindu. (gir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

AMPH RI Laporkan Kejari Sukabumi ke Kejagung dan Ajukan Perlindungan ke LPSK Terkait Dugaan Korupsi
Anies Tak Pernah Jalan Mundur
Kemenag: Tidak Ada Toleransi Bagi Pelaku Kekerasan Seksual di Pesantren
Menlu Iran dan Menlu Inggris Bahas Stabilitas Kawasan Teluk
Puluhan Penumpang Kapal Pesiar Mewah MV Hondius Terinveksi Virus Mematikan
Menaker Nilai BLK Kini Tak Sekadar Tempat Pelatihan, tapi Juga Inkubator Bisnis
Kader Posyandu Harus Dilibatkan dalam Program MBG
Wakapolri Minta, Rekomendasi KPRP Momentum Penguatan Fungsi Reskrim Polri
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:20 WIB

AMPH RI Laporkan Kejari Sukabumi ke Kejagung dan Ajukan Perlindungan ke LPSK Terkait Dugaan Korupsi

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:17 WIB

Anies Tak Pernah Jalan Mundur

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:11 WIB

Kemenag: Tidak Ada Toleransi Bagi Pelaku Kekerasan Seksual di Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:16 WIB

Menlu Iran dan Menlu Inggris Bahas Stabilitas Kawasan Teluk

Minggu, 10 Mei 2026 - 05:56 WIB

Menaker Nilai BLK Kini Tak Sekadar Tempat Pelatihan, tapi Juga Inkubator Bisnis

Berita Terbaru

Anies Baswedan (Ist)

Headline

Anies Tak Pernah Jalan Mundur

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:17 WIB

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper  (Foto: Ist)

Headline

Menlu Iran dan Menlu Inggris Bahas Stabilitas Kawasan Teluk

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:16 WIB