Komisi IIII DPR RI Soroti Tewasnya 3 TKA Asal Cina di Lokasi Tambang PT SDE 

- Editor

Jumat, 31 Maret 2023 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi Tambang milik PT SDE (Foto: Ist)

Lokasi Tambang milik PT SDE (Foto: Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Kasus tewasnya tiga Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China di tambang bawah tanah milik PT Sumber Daya Energi (SDE) di Desa Magalau Hulu Kecamatan Kelumpang Barat, Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan mendapat perhatian serius Komisi III DPR RI.

Sebagaimana diungkapkan Ketua Tim Kunspek Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh usai melakukan pertemuan di Kantor Polda Kalsel, Jumat (31/3/2023).

“DPR RI menyoroti tewasnya tiga TKA di tambang bawah tanah PT. SDE untuk memastikan bahwa penyelidikan kasus tersebut berjalan sesuai prosedur dan terungkap apa yang menjadi penyebabnya,” terang Wakil Ketua Komisi III Pangeran Khairul Saleh usai melakukan Kunjungan Kerja Spesifik ke Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kalsel).

Sebagaimana diketahui, ketiga WNA Tiongkok itu berinisial JY (51), XT (42) dan LD (46). Meregang nyawa pada Senin 13 Maret 2023 lalu. Saat bekerja di tambang terowongan di Desa Magalau Hulu Kecamatan Kelumpang Barat. “Kami mendukung langkah Kapolda Kalsel dan jajarannya yang menghentikan penambangan untuk sementara waktu, selama proses penyelidikan berlangsung,” imbuh mantan Bupati Banjar itu.

Politisi PAN ini juga meminta Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) turun ke lapangan. Bekerja sama dengan Polda Kalsel untuk mengungkap penyebab kecelakaan kerja tersebut. Hingga aparat menindak tegas pihak yang bertanggungjawab. “Baik dari sisi kesalahan prosedur, maupun dari sisi amdal. Khususnya sisi pemantauan atau pengendalian lingkungannya,” terangnya.

Dengan penegakan hukum yang tegas, maka kita bisa berharap perbaikan menyeluruh atas pertambangan di Indonesia. “Baik yang underground maupun open pit, sehingga peristiwa semacam ini tidak lagi terjadi di kemudian hari,” tandas Legislator Dapil Kalimantan Selatan I ini.

Baca Juga:  Ketua IPW Dilaporkan Aspri Wamenkumham ke Bareskrim Polri

Sementara itu Kapolda Kalsel Brigjen Pol Andi Rian mengungkapkan bahwa proses penyelidikan kasus tewasnya tiga TKA masih terus berjalan dan dalam tahap pemeriksaan saksi-saksi. “Hari ini juga sedang dilakukan visum terhadap tiga jenazah TKA di RS Bhayangkara Banjarmasin, mudah-mudahan dalam beberapa hari ke depan akan keluar hasilnya dan diketahui apa penyebab utama kematiannya,” jelasnya.

Kapolda menambahkan, dalam waktu dekat akan meminta jajarannya menginventarisasi perusahaan tambang di Kalsel untuk berkoordinasi terkait SOP pengamanan agar peristiwa kecelakaan kerja serupa tidak terulang kembali. “Jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa penambangan bawah tanah menjadikan alasan kepolisian turun tangan untuk mengusut tuntas kasus ini,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Inspektur Tambang telah menyetop operasional PT SDE. Sampai adanya rekomendasi dari KemenESDM. PT SDE memiliki izin usaha pertambangan sejak 2014 lalu. Namun, hingga kini belum masuk tahap operasi produksi. Kegiatan perusahaan memang baru dimulai sejak 2021. Pada tahun itu baru tahap pembangunan infrastruktur. Baru pada 2022 lalu, PT SDE mulai menggali terowongan.

Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III DPR RI dipimpin oleh Pangeran Khairul Saleh didampingi Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond J Mahesa dan Anggota Komisi III yaitu Novri Ompusunggu, Bambang Heri Purnama, Habiburokhman, Taufik Basari, Heru Widodo, Hinca IP Pandjaitan, Achmad Dimyati Natakusumah, Sarifuddin Suding, dan Arsul Sani. ***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Wacana Pemakzulan Wapres, Pengamat Ingatkan Konstitusi Bukan Alat Politik Sesaat
Musda Golkar Kota Bekasi di Ambang Perpecahan, Etos Indonesia Usul Jalan Tengah
Musda Golkar Kota Bekasi di Ujung Mata, Beringin Institut: Pilih Ketua Nomor Dua, Bersih-bersih yang Utama
Pakar Komunikasi Politik Nilai Manuver Dedi Mulyadi: Investasi Menuju 2029, Berpotensi Picu Gejolak di Tubuh Gerindra
Negara Darurat Cognitif Reselience
IPW: Setelah Gebrakan Radikal Ganti 19 Kapolda, Kini Saatnya Kapolri Suyudi Fokus Benahi Pelayanan Publik
Ekonom INDEF Didik J Rachbini Sebut Sidang MK Buktikan Drama Politik dan Berakhirnya “Shadow Politics” Jokowi
Prabowo Jokowi Makan Malam Bersama Saat Putusan Sidang MK

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:35 WIB

Wacana Pemakzulan Wapres, Pengamat Ingatkan Konstitusi Bukan Alat Politik Sesaat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

Musda Golkar Kota Bekasi di Ambang Perpecahan, Etos Indonesia Usul Jalan Tengah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Musda Golkar Kota Bekasi di Ujung Mata, Beringin Institut: Pilih Ketua Nomor Dua, Bersih-bersih yang Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Pakar Komunikasi Politik Nilai Manuver Dedi Mulyadi: Investasi Menuju 2029, Berpotensi Picu Gejolak di Tubuh Gerindra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Negara Darurat Cognitif Reselience

Berita Terbaru