JAKARTA, Media Karya – Koalisi Peduli Jakarta (KPJ) mengapresiasi kinerja Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono sejak dilantik menggantikan Anies Baswedan, Oktober 2022 lalu
Menurut ketua umum KPJ Amos Hutauruk selama memimpin Pemprov DKI Jakarta, Heru memberikan kesan baik.
“Dalam mengatasi persoalan banjir, Pj Gubernur sudah melakukan langkah nyata untuk akselerasi percepatan penyelesaian Sodetan dan Normalisasi Kali Ciliwung.
Pak Heru juga berkomitmen menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan memimpin langsung aksi penanaman pohon secara rutin. Saya kira ada pencapaian spektakuler yang patut kita apresiasi,” ujar Amos saat berbincang dengan wartawan, Senin (26/6).
Menurutnya, Heru telah membuktikan sebuah kepemimpinan yang efisien dan efektif.
“Sebagai seorang teknokrat yang mempunyai pemikiran sangat terbuka, Heru Budi telah memperlihatkan sebuah pemerintahan yang bersih, transparan dan bermutu,” bebernya.
Kata Amos, Heru Budi telah menunjukkan beberapa pencapaian yang berkaitan langsung dengan kerja pemerintahan dan persiapan Jakarta menuju kota global, terutama setelah ibu kota negara dipindahkan ke IKN Nusantara.
“Heru Budi, berhasil menjaga dinamika yang terjadi di Jakarta. Dibukanya kembali pos pengaduan publik secara langsung dan offline di Balai Kota dan beberapa titik adalah bukti bahwa Heru Budi ingin membuka inklusivitas bagi semua. Heru Budi sadar betul mengelola beberapa cara penyampaian keluhan, kritik dan saran dari masyarakat luas,” ungkapnya.

Menurut Amos, Heru Budi bisa duduk bersama dengan semua kalangan, mulai dari para pemuka semua agama, organisasi masyarakat dan kelompok-kelompok masyarakat yang sangat beragam lainnya. Kemampuan ini, lanjutnya, perlu selalu dipupuk mengingat kompleksnya kehidupan di Jakarta.
“Heru Budi juga adalah sosok pemimpin yang mampu membangun relasi yang baik antara pemerintah daerah (pemda) dengan pemerintah pusat seperti Kementerian BUMN dan Kementerian PUPR dalam menyelesaikan tiga tugas utama yang diamanatkan Presiden Joko Widodo, yaitu kemacetan, penataan banjir dan tata ruang,” ujarnya lagi.
Selain itu, lanjut Amos, Heru Budi Hartono memiliki visi pembangunan yang jelas dan implementatif. Hal itu bisa dilihat dari gagasan Heru yang dituangkan dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 292 tahun 2023 tentang Cita Provinsi ‘Sukses Jakarta untuk Indonesia’.
“Ada sembilan indikator yang ideal dari cita provinsi itu untuk mecapai target dan menjalankan program kerja Pemprov DKI sebagai upaya menjadikan Jakarta sebagai kota berkelas dunia, karena Jakarta merupakan daerah yang merepresentasikan kemajuan Indonesia dimata dunia,” urainya.
Dari kinclongnya kinerja Heru Budi memimpin Jakarta, lanjut Amos tak heran jika kemungkinan besar Heru akan kembali memimpin Jakarta hingga 2024 mendatang.
“Info yang saya dapatkan, jabatan Heru Budi sebagai PJ Gubernur DKI akan diperpanjang hingga 2024 mendatang,” pungkasnya.(dri)





