LSM Tri Nusa Kembali Pertanyakan Keberadaan ASN Pasangan Suami Istri di Dinas Pendapatan Daerah Kota Bekasi

- Editor

Senin, 9 September 2024 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandor Baya saat menyambangi kantor BKN di Jakarta.

Mandor Baya saat menyambangi kantor BKN di Jakarta.

KOTA BEKASI, Mediakarya – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Triga Nusantara atau Tri Nusa Kota Bekasi, kembali

menyambangi Badan Kepegawaian Nasional (BKN) di Jakarta, menanyakan soal tindak lanjut laporan perpindahan ASN pasangan suami istri yang berkantor sma di Dinas Pendapatan Daerah Kota Bekasi.

Ketua LSM Tri Nusa Kota Bekasi, Maksum alias Mandor Baya mengungkapkan, maksud kedatangannya di kantor BKN mempertanyakan soal adanya pasangan suami istri berstatus ASN yang bekerja di dinas atau organisasi perangkat daerah (OPD) yang sama, namun hingga saat ini pihak Pj. Wali Kota Bekasi belum juga mengambil sikap tegas.

Padahal kata Baya, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 tahun 2017, pada poin 5 menyebutkan bahwa mutasi PNS sebagaimana dimaksud pada ayat (2) bahwa penempatan ASN dilakukan dengan memperhatikan prinsip larangan konflik kepentingan.

Sementara jika mengacu Undang-Undang nomor 5 tahun 2014 Pasal 73 ayat (7), menjelaskan mutasi PNS dilakukan dengan memperhatikan prinsip larangan konflik kepentingan.

“Tapi faktanya yang terjadi di Kota Bekasi tidak demikian, pihak Pemkot Bekasi sepertinya mengabaikan prinsip-prinsip itu. Dan kami menduga ada konflik kepentingan dalam proses rotasi dan mutasi tersebut,” kata Mandor Baya kepada Mediakarya, Senin (9/9/2024).

Baca Juga:  LSM Tri Nusa Bekasi Raya Pertanyakan Pj. Wali Kota Bekasi yang Tunjuk Kusnanto Sebagai Plt. Dinkes

Sementara, lanjut Baya, banyak persoalan yang perlu mendapat perhatian khusus di Dinas Pendapatan Daerah tersebut.

Di antaranya menurunnya pencapaian pendapatan. Bahkan hingga adanya kejadian salah input. Belum lagi persoalan lain yang pada gilirannya Dinas Pendapatan Daerah Kota Bekasi tak mampu mendongkrak capaian kinerjanya.

Untuk itu LSM Tri Nusa meminta PJ Wali Kota Bekasi agar mengevaluasi kembali posisi pasangan suami istri yang bekerja di OPD yang sama itu.

“Jika ini dibiarkan maka akan menjadi preseden buruk terhadap pemerintahan Kota Bekasi pada umumnya, dan khususnya bagi Dinas Pendapatan Daerah. Jika ada suami, istri ponakan dan menantu kerja di dinas yang sma maka rentan dengan konflik kepentingan,” katanya.

“Kami meminta ada tindakan tegas dari Pj. Wali Kota Bekasi, bukan hanya mendengarkan informasi sepihak BKPSDM, namun Pj harus kroscek ke lapangan. Sebab hingga saat ini pasangan suami istri itu masih bercokol bekerja di dinas yang sama,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dua Kontingan Muaythai Kota Bekasi Lolos Final, Gasak Kabupaten Bekasi Dan Depok
Praktisi Hukum Herdiyan Saksono Bedah Skandal Penyadapan Ilegal Pejabat Tinggi: Puncak Gunung Es Rusaknya Demokrasi
Atlit Nasional Peraih Emas PON Di KO Atlet Muaythai Kota Bekasi
BTS 4G di Wilayah 3T Mulai Beroperasi, Kontraktor Klaim Tagihan Ratusan Miliar Belum Dibayar
Dukung Penerimaan Negara Melalui Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perusahaan, PAM Jaya Raih Penghargaan di Tax Gathering 2026
Mahfud MD Tegaskan Pasal Makar Mengintai Mantan Kapolri, Bisa Hukuman Mati!
Tak Hanya Presiden: Listyo Sigit dan 2 Irjen Juga Sadap Tokoh Politik, Media, Ormas, Hingga Pengusaha
Penyadapan Prabowo Diduga Upaya Kudeta Antarkan Gibran Jadi RI-1 Demi Selamatkan Jokowi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:43 WIB

Dua Kontingan Muaythai Kota Bekasi Lolos Final, Gasak Kabupaten Bekasi Dan Depok

Kamis, 5 November 2026 - 13:44 WIB

Praktisi Hukum Herdiyan Saksono Bedah Skandal Penyadapan Ilegal Pejabat Tinggi: Puncak Gunung Es Rusaknya Demokrasi

Kamis, 5 November 2026 - 09:00 WIB

Atlit Nasional Peraih Emas PON Di KO Atlet Muaythai Kota Bekasi

Rabu, 4 November 2026 - 17:34 WIB

BTS 4G di Wilayah 3T Mulai Beroperasi, Kontraktor Klaim Tagihan Ratusan Miliar Belum Dibayar

Rabu, 4 November 2026 - 13:31 WIB

Dukung Penerimaan Negara Melalui Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perusahaan, PAM Jaya Raih Penghargaan di Tax Gathering 2026

Berita Terbaru