Ungkap Kasus Dugaan Identitas Ganda Ketua KORMI Kota Bekasi, Pihak Penyidik Mabes Polri Bakal Hadirkan Ahli

- Penulis

Kamis, 10 Juli 2025 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya –  Ketua LSM Tri Nusa Bekasi Raya Maksum Alfarizi alias Mandor Baya mengaku mendapatkan informasi terkait dengan perkembangan kasus dugaan tindak pidana identitas ganda yang menyeret nama Ketua KORMI Kota Bekasi Dwi Setyowati alias Wiwiek Hargono yang tengah ditangani Bareskrim Polri.

Menurut Mandor Baya, berdasarkan informasi dari Bareskrim Polri, penyidik telah melakukan pemeriksaaan sejumlah saksi dalam proses penyidikan dugaan identitas ganda istri Wali Kota Bekasi Tri Adhianto tersebut.

“Untuk perkembangan kasus dugaan tindak pidana identitas ganda yang menyeret istri Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, pihak penyidik telah memberikan laporan terkait dengan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan/Penyidikan atau SP2HP,” ujar Mandor Baya kepada wartawan di Kota Bekasi, Kamis (10/2025).

Baca Juga:  FKPT Kalteng: Fenomena Radikalisme Mulai Muncul di Kalangan Terdidik

Sebelumnya, kata dia, pihak penyidik telah memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangannya terkait dengan adanya dugaan penggunaan identitas ganda Ketua KORMI Kota Bekasi. Di antaranya, perwakilan Disdukcapil Kota Bekasi dan sejumlah pengurus KORMI Kota Bekasi.

Selain itu, penyidik juga telah memanggil Dwi Setyowati, meski yang bersangkutan kabarnya sempat mangkir untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi. “Jadi bukan lagi akan diperiksa, tapi yang bersangkutan memang sudah diperiksa,” ujar Mandor Baya.

Berdasarkan informasi, tim penyelidik berencana meminta pendapat ahli guna diminta pendapatnya terkait dengan adanya  dugaan identitas ganda Ketua KORMI Kota Bekasi tersebut.

“Terkonfirmasi, pihak penyidik Bareskrim Polri akan mengundang ahli dalam proses penyelidikan tersebut,” tutup Mandor Baya.**

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

MAKI Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Redam Ketegangan Polri vs Kejagung
IPW Apresiasi Mundurnya Febrie Adriansyah dari Jampidsus
Kasus Menjerat Mantan Jampidsus: Dari Dugaan Menjadi Tersangka, Perkara Dilimpahkan ke Kejagung
Pakar Ingatkan Dampak Kerusakan Hukum Terhadap Ekonomi
PMPRI: Ketegangan Polri vs Kejagung Jadi Momentum Bersihkan Lembaga Hukum dari Oknum Penyalahguna Wewenang
Alat kekuasaan dan Sampah Negara: Sebuah Telaah Kritis atas Turbulensi Penegakkan Hukum
IPPS Indonesia Desak Presiden Turun Tangan Atasi Konflik Antarpenegak Hukum
Febrie Adriansyah Resmi Mundur, Kapuspenkum Pastikan Roda Organisasi di Lingkungan Jampidsus Tetap Berjalan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:54 WIB

MAKI Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Redam Ketegangan Polri vs Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:15 WIB

IPW Apresiasi Mundurnya Febrie Adriansyah dari Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:59 WIB

Kasus Menjerat Mantan Jampidsus: Dari Dugaan Menjadi Tersangka, Perkara Dilimpahkan ke Kejagung

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:52 WIB

Pakar Ingatkan Dampak Kerusakan Hukum Terhadap Ekonomi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:12 WIB

Alat kekuasaan dan Sampah Negara: Sebuah Telaah Kritis atas Turbulensi Penegakkan Hukum

Berita Terbaru

Jampidsus Febrie Adriansyah saat memberikan keterangan pers. (Ist)

Hukum

IPW Apresiasi Mundurnya Febrie Adriansyah dari Jampidsus

Minggu, 12 Jul 2026 - 07:15 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Pakar Ingatkan Dampak Kerusakan Hukum Terhadap Ekonomi

Sabtu, 11 Jul 2026 - 20:52 WIB