Masih Ingat dengan Predator Seksual, Reynhard Sinaga? Korban Seksualnya Angkat Suara dan Ngaku Trauma

- Editor

Kamis, 7 Oktober 2021 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INGGRIS, Mediakarya – Salah seorang korban pelecehan seksual yang dilakukan pelajar magister asal Indonesia, Reynhard Sinaga, angkat bicara. Tak hanya itu, dia membolehkan identitas namanya dibuka ke publik, adalah Daniel. 

Berbicara ke BBC, Dnaiel mengaku kalau dirinya amat terpukul dengan fakta kehidupan yang dialaminya. Ya, kejadian pelecehan seksual yang dialami dalam keadaan tidak sadar harus dia alami dan dia tak tahu kalau pernah mengalami bencana itu. 

Beberapa polisi menunjukan bukti kepadanya berupa foto-foto dan salah satunya menunjukan bukti kuat kalau dia memang satu dari 48 korban pelecehan Reynhard Sinaga. “Aku bisa mengenalinya dari tato yang ada di foto. Itu benar-benar aku,” kata Daniel, dikutip dari BBC, Kmis (7/10/2021). 

Daniel merasa perlu bersuara dan membiarkan publik tahu identitasnya demi kebaikan di masa depan. Ya, dia yakin bahwa dengan angkat bicara akan membuat korban pelecehan lainnya di luar sana punya kekuatan dan menjelaskan juga bahwa ‘kamu tak pernah sendiri di dunia ini’. 

Tapi, speak up sebagai pria korban pelecehan seksual bagi Daniel adalah sesuatu yang sulit. “Untuk mengatakan saya adalah pria korban perkosaan adalah hal yang sulit,” katanya. “Itu membuatmu merasa sangat rentan,” lanjutnya.

Di sisi lain, ada pertanyaan di masyarakat bahwa apakah dengan berani angkat suara atau speak up sebagai korban pelecehan seksual membantu si korban lebih mudah sembuh dari trauma yang dikatakan susah hilang sepanjang hidup? 

Baca Juga:  Terima Kasih ke PJ Gubernur dan Ketua DPRD, Majelis Amanah Persatuan Kaum Betawi Gelar Kongres di Ancol

Dalam buku berjudul ‘Trauma and Recovery’ karya Judith Herman, dikatakan di sana bahwa ketika korban pelecehan seksual bersuara, itu membuatnya tidak merasa sendirian. Tak hanya itu, korban juga akan memutus ketakutan korban lainnya yang terkungkung dalam kecemasan seumur hidup. 

“Para penyintas berjanji untuk speak up mengenai apa yang dialami ke banyak orang dengan keyakinan bahwa ini akan membantu orang lain. Dengan melakukan itu, para korban merasa terhubung dengan kekuatan yang lebih besar dari diri mereka sendiri,” kata Herman di bukunya, dikutip dari laman Atixa. 

Speak up bukan hanya melepaskan diri dari ruang ‘isolasi’, tetapi membiarkan korban membantu dirinya dari trauma yang menyakitkan. “Anda menjadi bagian dari upaya menghancurkan kekuatan yang telah merugikan dan menyakiti Anda. Ini menjadi salah satu cara terbesar untuk penyembuhan diri Anda,” ungkap buku tersebut. 

“Ini adalah cara yang bagus untuk melawan dan dapat mengurangi rasa takut serta malu pada diri sendiri.  Bahkan ada sedikit sensasi balas dendam terhadap mereka yang berusaha membungkam Anda,” tambah isi buku tersebut. 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Koalisi Partai Pendukung Pemerintah Sepakat Dukung Batas Parlemen 5 Persen
Berpeluang Jadi PNS, Status Guru PPPK dari Darah akan Ditarik ke Pusat
DPR Dukung Pelarangan Penggunaan Minuman Mengandung Susu dalam Menu MBG
Politisi NasDem: Korban Keracunan MBG Harus Dapat Penanganan Medis Tuntas dan Berkelanjutan
Ahmad Sahroni: DPR Berantas Korupsi Pasti, tapi Jangan Sewenang-wenang!
Ketua Komisi III DPR RI: RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Kekuasaan
Legislator Ini Soroti Tumpang Tindih Kewengan Konflik Agraria
Kemenhan Dapat Tambahan Anggaran APBN 2027 Jadi 189 Triliun

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:56 WIB

Koalisi Partai Pendukung Pemerintah Sepakat Dukung Batas Parlemen 5 Persen

Sabtu, 12 September 2026 - 08:19 WIB

Berpeluang Jadi PNS, Status Guru PPPK dari Darah akan Ditarik ke Pusat

Sabtu, 12 September 2026 - 04:46 WIB

DPR Dukung Pelarangan Penggunaan Minuman Mengandung Susu dalam Menu MBG

Rabu, 9 September 2026 - 14:39 WIB

Politisi NasDem: Korban Keracunan MBG Harus Dapat Penanganan Medis Tuntas dan Berkelanjutan

Selasa, 8 September 2026 - 06:01 WIB

Ahmad Sahroni: DPR Berantas Korupsi Pasti, tapi Jangan Sewenang-wenang!

Berita Terbaru

Nasional

DPR Alokasi 23 T Untuk Gaji PPPK APBN 2027

Kamis, 17 Sep 2026 - 00:40 WIB

Nasional

Prabowo Bertekad Beli Ratusan Pesawat Mitigasi Bencana Alam

Rabu, 16 Sep 2026 - 23:41 WIB