Mermaid & Merman Indonesia 2026 Hadirkan Wet Performance Bertema Hari Bumi di Hotel Borobudur Jakarta

- Editor

Jumat, 24 April 2026 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Ajang Mermaid & Merman Indonesia 2026 yang digelar oleh Yayasan El John Indonesia bersama El John Pageants menghadirkan inovasi unik melalui konsep “wet performance” atau penampilan bawah air. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda utama dalam proses penilaian finalis dan akan berlangsung pada 23 April 2026 di Hotel Borobudur Jakarta.

Mengusung tema “The Spirit of the Archipelago: A Tribute to Earth Day”, wet performance terinspirasi dari kekayaan bahari Indonesia sebagai negara kepulauan. Tema ini memberikan ruang bagi para finalis untuk menampilkan keindahan budaya dan laut Nusantara melalui koreografi artistik di dalam air.

General Manager El John Pageants, Bagas S Siregar, menegaskan bahwa wet performance merupakan tahap prejudging dengan bobot penilaian hingga 50 persen. Dalam sesi ini, finalis dituntut tidak hanya menguasai teknik mermaiding, tetapi juga mampu memadukan gerakan, ekspresi, kostum, dan musik secara harmonis.

“Para finalis akan menunjukkan skill mereka underwater, bukan sekadar hobi, tetapi teknik yang benar-benar harus dikuasai,” ujarnya.

Setiap finalis akan tampil maksimal selama lima menit menggunakan kostum ekor (tail), serta wajib memiliki sertifikasi kemampuan underwater dan kondisi fisik yang prima. Penilaian mencakup aspek teknis, artistik, hingga persona yang ditampilkan secara menyeluruh.

Menurut Bagas, konsep ini menjadi terobosan baru di Indonesia karena menggabungkan olahraga mermaiding dengan dunia pageant secara profesional. Selain itu, ajang ini juga membuka peluang ekonomi bagi berbagai sektor, mulai dari pengrajin kostum, pembuat tail, makeup artist, hingga penyedia perlengkapan seperti fins dan monofins.

“Mermaid & Merman Indonesia bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga industri yang melibatkan kekuatan fisik, kesehatan, dan profesionalitas,” tambahnya.

Melalui wet performance, pihak penyelenggara berharap ajang ini mampu menjadi sarana edukasi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi dan pelestarian laut Indonesia.

Baca Juga:  Deddy Mizwar Akui Banyak Pesan Moral di Sinetron Lorong Waktu

“Harapannya ini bisa menjadi gaung besar bahwa Indonesia kaya akan keindahan laut dan juga tanggung jawab untuk menjaganya,” kata Bagas.

Pelaksanaan wet performance bertepatan dengan peringatan Hari Bumi pada 22 April, sehingga momentum ini dimanfaatkan sebagai kampanye lingkungan. Ajang ini tidak hanya menampilkan estetika bawah air, tetapi juga membawa pesan penting tentang pentingnya menjaga ekosistem laut.

“Kami ingin para finalis tidak hanya tampil, tetapi juga menyampaikan pesan pelestarian lingkungan dalam setiap penampilan mereka,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program tematik “Discover The Natural Treasures: Ternate & Tidore” yang berlangsung di Hotel Borobudur Jakarta pada 20 April hingga 31 Mei 2026. Program ini mengangkat kekayaan sejarah jalur rempah Indonesia, khususnya dari wilayah Ternate dan Tidore.

Berbagai kegiatan turut meramaikan program ini, mulai dari pameran budaya, peragaan busana, pertunjukan seni, hingga forum bisnis dan diskusi sejarah rempah. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati kuliner khas Ternate dan Tidore yang disajikan langsung oleh juru masak dari daerah asalnya.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, pertunjukan Mermaid & Merman Indonesia turut memperkuat pesan harmoni antara manusia, budaya, dan alam, sejalan dengan semangat Hari Bumi.

Tak hanya itu, Hotel Borobudur Jakarta juga menghadirkan berbagai program pendukung, termasuk sesi meditasi menyambut Hari Waisak serta paket menginap “Borobudur Serenity Stay” yang menawarkan pengalaman relaksasi dan wisata budaya.

Dengan konsep yang menggabungkan olahraga, seni, budaya, dan kampanye lingkungan, Mermaid & Merman Indonesia 2026 diharapkan menjadi ajang inspiratif yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pelestarian laut dan budaya Indonesia. (hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Meski Sudah Minta Maaf, PWI Tetap Laporkan Hotman Paris ke Polisi
Pakar Komunikasi: Advokat dan Wartawan Setara, Wajib Dihormati
Film Anak-Anak Bambu Tayang 23 Juli 2026, Elma Theana Bawa Misi Kepedulian untuk Anak Yatim
Yayasan Vardhana Nawasena Network Luncurkan Film Dokumenter Wanam: Menanam Masa Depan di Tanah Papua
Khanzania Ulya Qira Azzizah Siap Wakili Indonesia di Kompetisi Musik Internasional Seoul 2026
Perankan Polisi di Sebening Cinta, Rizky Nazar Hadapi Tantangan Baru
TENXI Rilis Album Liga Besar, Angkat Metafora Sepak Bola untuk Kisahkan Perjalanan Hidup dan Karier
Sinetron Asmara Gen Z Capai 500 Episode, Ini Harapan Para Pemain

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:29 WIB

Meski Sudah Minta Maaf, PWI Tetap Laporkan Hotman Paris ke Polisi

Senin, 20 Juli 2026 - 12:54 WIB

Pakar Komunikasi: Advokat dan Wartawan Setara, Wajib Dihormati

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:01 WIB

Film Anak-Anak Bambu Tayang 23 Juli 2026, Elma Theana Bawa Misi Kepedulian untuk Anak Yatim

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:28 WIB

Yayasan Vardhana Nawasena Network Luncurkan Film Dokumenter Wanam: Menanam Masa Depan di Tanah Papua

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:14 WIB

Khanzania Ulya Qira Azzizah Siap Wakili Indonesia di Kompetisi Musik Internasional Seoul 2026

Berita Terbaru

Megapolitan

Usia 14 Tahun, IWO Mengisi Kegiatan Dengan Tanam Ribuan Mangrove

Jumat, 31 Jul 2026 - 21:05 WIB

Megapolitan

TCL Menjadi Bagian Narasi Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia

Jumat, 31 Jul 2026 - 14:22 WIB